
KOTA C
\= \= \= \= \= MANSION BULAN \= \= \= \= \=
RUANG BIG BOSS!!!
" temukan serum tandingan. Atau adikmu akan kehilangan kewarasan. Bahkan kehilangan nyawa! Jika kau gagal!!!"
"TEMANI ADIKMU KE NERAKA!!! "
Ucap Bulan dengan wajah iblis nya menatap putri cantik nya tajam.
Haya tak menjawab.
Namun Haya terlihat sangat tenang.
*
*
*
MASIH DI RUANGAN YANG SAMA!
Stella terus menatap Hekai sendu!.
Hekai yang menyadari sepasang mata Elang terus menatap nya, tampak cuek dan tenang.
Meski sesekali Hekai buang mata melempar pandangan nya melirik Stella.
Namun Hekai tampak tak terpengaruh sedikit pun.
Bulan menyadari sesuatu yang salah dari sikap Stella dan Hekai.
Bulan menatap Hekai dan Stella bergantian.
Sedetik kemudian!
" Hm... Jadi begitu rupanya" batin Bulan sembari tersenyum kecut.
***
"Oke! Baiklah Mom. Aku mengerti! " Ucap Haya santai sambil balik badan.
Haya berjalan santai meninggalkan ruang BIG BOSS bersama Hekai.
Kemudian disusul Alex dan Jhuna yang juga beranjak dari duduk nya.
Stella hendak mengikuti langkah yang lain.
Tiba - tiba!!!
" KAU MAU KEMANA??? "
Ucap Bulan terdengar dingin mematikan!.
Seketika bulu kudu Stella berdiri tegak lurus.
Langkah Stella terhenti mendadak.
Stella yang menghadap pintu dan membelakangi Bulan, menatap tajam sosok Hekai yang berada di luar ruang BIG BOSS.
Hekai yang merasakan tatapan tajam Stella menoleh menatap wajah cantik Stella.
Haya yang merasakan aura iblis Mommy nya turut menoleh hendak melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Namun tatapan nya terhalang oleh sosok Stella yang berdiri tepat di depan pintu.
__ADS_1
Seperti hendak menghadapi giliran menantang maut!.
Mata tajam Stella yang terus memandang wajah tampan Hekai tanpa berkedip, terhalang dengan daun pintu yang mulai tertutup.
Hekai membalas tatapan Stella sendu.
KLEK!!!
Pintu ruang BIG BOSS kembali tertutup sempurna.
Hekai terpaku menatap daun pintu yang tertutup.
Tubuhnya enggan beranjak dari depan pintu ruang BIG BOSS.
Haya menyadari ada yang salah. Haya tak Bertanya.
Haya menatap tajam Hekai sambil melipat kedua tangan nya di dada.
*
*
*
Di sisi lain..
Jhuna dan Alex yang juga sudah berada di luar ruang BIG BOSS, ikut menghentikan langkah mereka.
" Apa yang terjadi? Kau merasakan nya? " tanya Jhuna sambil menatap Alex penasaran.
" Hm! " jawab Alex singkat sambil menatap daun pintu ruang BIG BOSS yang sudah tertutup.
" Apa Stella melakukan kesalahan? " tanya Jhuna lagi masih penasaran.
Alex tak menjawab. Alex hanya menggelengkan kepala nya tanpa menatap Jhuna.
10 detik berlalu!
DAN!!!
Tiba - tiba!!!
JEBOL!!!
Stella terlempar keluar menghantam daun pintu sebelum akhirnya tersungkur.
Stella...
BABAK BELUR!!!
Jhuna dan Alex terkejut setengah mati. Kedua nya membuka mata nya lebar, menatap kondisi Stella yang sungguh miris.
Jessy, Hera dan Ken yang mendengar suara ribut - ribut berlari ke arah suara berasal.
Ketiga nya tak kalah terkejut dengan Alex dan Jhuna.
"tante Stella.. " seru Jessy lirih sambil menutup mulut nya yang mengaga membentuk huruf O.
" ukh! " rintih Stella sembari menahan sakit si dada nya.
Hekai membatu. Hekai menatap tajam Stella yang tersungkur di lantai.
Terlihat ekspresi marah yang tertahan dari wajah tampan nya.
Kepalan tangan nya mengerat.
Haya yang berdiri di samping Hekai menyadari ada yang salah dari sikap Hekai.
Haya mengernyitkan dahi nya.
Haya menatap Hekai curiga.
__ADS_1
Sedetik kemudian!
TAP! Tap! Tap! Tap!
Langkah santai Bulan keluar dari ruang BIG BOSS.
AURA IBLIS mengamuk tak TERBANTAHKAN lagi dari sosok Bulan yang muncul dengan wajah bengis nya.
Bulan menatap tajam Stella yang masih meringkuk kesakitan di bawah sana.
Hekai menatap tajam Bulan dengan tatapan tak senang.
AURA Hekai tiba - tiba berubah. Matanya seolah MENGHITAM menatap Bulan.
Haya menyadari semua yang salah pada Hekai.
Haya yang berdiri tepat di samping Hekai, merinding!.
"He! Siapa kau sebenar nya? " pertanyaan yang sama terus terngiang di benak Haya.
*
*
*
"Ukh..! " rintih sakit Stella yang berusaha bangkit dari posisi tersungkur nya.
Meski sempoyongan. Stella akhirnya berdiri kembali.
Sambil meregangkan otot nya yang terasa kaku. Stella yang dalam hitungan detik seolah tak lagi merasakan sakit, berdiri tegap di samping Bulan dengan wajah serius nya.
Aneh bukan! Tapi itulah Stella.
Seorang MONSTER yang setia pada RATU nya!.
Perubahan sikap Stella yang mendadak sehat dan berpihak pada sisi Bulan, membuat Hekai menatap Heran Bulan dan Stella bergantian.
Namun adalah hal biasa bagi Jhuna dan Alex.
Sementara Ken Jessy dan Hera yang masih polos menatap tak mengerti Mommy dan dan tangan kanan nya.
Haya pasang tampang datar masih dengan kedua tangan yang terlipat di dada.
Suasana senyap untuk beberapa saat.
Hingga akhirnya...
" SEBUAH PERNIKAHAN AKAN SEGERA DI GELAR! PERSIAPKAN DIRI KALIAN!!! "
Ucap Bulan dingin dengan wajah iblis nya.
Jhuna, Alex dan Ken serta Jessy dan Hera saling tatap.
Haya masih di posisi enak nya sambil berdiri santai menatap Mommy nya.
Hekai yang berusaha sekuat tenaga menahan amarah nya, seolah tak peduli ucapan Bulan.
" HAH! MENIKAH? " seru Ken penasaran.
" siapa Mom yang akan menikah? Musuh Mommy? Dan dimana? Kenapa kita harus bersiap diri? " Ken bertanya tanpa jeda.
" BULAN DEPAN! DI MANSION INI! "
HEKAI!!!
HAYA!!!
PERSIAPKAN DIRI KALIAN !!!
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Happy baca reader 🌷