
KOTA C!!!
MANSION BULAN!!!
" MOMMY SEDANG SIBUK..."
" MAIN PETASAN "
Ucap Hera datar - datar dingin.
Alex menatap tajam putri cantik nya.
Sedangkan,
Ken dan Jessy menatap Hera, tak mengerti.
" kak.. " seru Jessy lirih sambil mencoel lengan Ken.
" Hm.. " jawab singkat Ken tanpa menoleh ke arah Jessy.
" Hera... Mirip Mommy ya kak! "
" kata - kata yang keluar dari mulut nya boleh sederhana tapi setiap dia berbicara... Aku bisa melihat dan merasakan api biru ikut keluar bersama napas nya"
" itu kah yang kau lihat? " tanya Ken penasaran.
" Hm.. " jawab Jessy dengan wajah penuh keyakinan.
" aku malah melihat uap sedingin gunung es kutub Utara keluar bersama napas nya setiap kali dia membuka mulut nya!" Ken pasang tampang serius.
"benarkah? " tanya Jessy polos.
" Em! " jawab Ken sambil mengangguk yakin.
" hiii ii... Lama - lama aku takut kak sama Hera! " Jessy tiba - tiba merinding.
" aku juga! " Ken pura - pura.
*
*
*
" sayang.. Apa maksud mu. Apa Mommy memberitahu mu dia dan tante Stella pergi kemana? " tanya Alex lembut.
" tidak! " jawab Hera dingin.
" lalu " tanya Alex lagi penasaran.
" aku mendengar nya. Mommy bilang pada tante Stella agar menyiapkan petasan besar. Karena Mommy akan berpesta kali ini"
"begitulah kira - kira yang ku dengar tanpa sengaja tadi "
Jelas Hera polos.
Alex paham.
__ADS_1
***
Di sisi lain!.
KOTA TUA!!!
MANSION MEWAH!!!
" DOOR!!! "
SATU!!!
"DOOR!!! "
DUA!!!
" DOOR... DOOR... DOOR... DOOR!!! "
Stella memuntahkan puluhan peluru dari senjata nya.
BRUK! BRUK! BRUK!
Mafioso penjaga Mansion mewah tumbang satu persatu.
Dengan wajah iblis nya...
Klotak! Klotak! Klotak!
Suara hentakan sepatu laras terdengar tegas dan mematikan.
Bulan!
Memasuki Mansion mewah dengan wajah dingin nya.
Ternyata!
" selamat datang!!! "
BIG BOSS!!!
Sambutan ramah sang pemilik Mansion dengan wajah tenang nya tanpa menatap Bulan.
Kedatangan Bulan seperti telah di tunggu nya.
" HALLO GUMMI!!!"
Sapa balik Bulan sembari menyeringai.
"ah... Apa ini... Aku menunggu mu sangat lama Bulan. Dan Hanya kalian berdua kah? Oh Bulan kau sungguh mengagumkan! Pantas saja Leon si bodoh itu mencintai mu hingga berakhir tewas di tangan mu! Kau mengesankan Bulan. Kau sungguh idola para pria bodoh seperti LEON!! "
__ADS_1
Gummi menatap Bulan remeh.
" dan ya.. Kau sudah bertemu anak mu kah? Tak usah berterima kasih karena aku telah merawat dan menjaga nya! Aku membesarkan nya dengan senang hati! Memberi nya makan seperti anak - anak ku yang lain (sambil menatap satu sisi ruang yang berisikan lima anjing hitam berukuran besar) "
" Bukankah aku sangat berbaik hati.. "
Ucap Gummi penuh penghinaan.
" GUMMI!!!" teriak Bulan naik darah.
"yak! Yak! Berhentilah berteriak. Aku tak tuli! "
Ucap Gummi datar sambil memandang remeh Bulan.
" BANG ( sensor) SAT!!! " maki Bulan sembari berjalan cepat hendak menghantam Gummi dengan tangan kosong.
Belum sampai setengah jalan langkah Bulan..
Tiba - tiba seorang bodyguard Gummi menghadang Bulan dengan sebuah tongkat di tangan nya.
Sang bodyguard bersiap mengayunkan tongkat panjang nya hendak menghantam tubuh Bulan yang hanya fokus menatap Gummi.
DUAK!!!
SREEEEK!
Tubuh sang bodyguard terpental kebelakang.
UKH!
SALAH SASARAN!!!
Stella dengan sigap menghalau bodyguard Gummi.
Gummi tersentak!
Bulan berhenti melangkah. Tatapan nya fokus menatap wajah cantik Gummi.
Sang bodyguard kembali ke posisi siap menyerang!
"TUNGGU APA LAGI!!!"
" BUNUH ANJI (sensor) NG SIALAN ITU!!! " teriak Gummi geram.
" cih! " gumam Stella lirih.
" JIKA KAU MAMPU !!! "
" MAJULAH!!! "
Stella posisi siap bertarung!.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
HAPPY BACA READER 🌷🌷🌷
__ADS_1