
\= \= \= KOTA A \= \= \=
MANSION MEWAH!!!
Tanpa berbalik!
KELUAR LAH!!!
Zea menyapa tamu nya.
Sesosok wanita muncul dari balik gelap nya ruang!.
"hem! HALLO... "
" DEVIL!!! "
Sapa balik sosok dingin dengan wajah yang sangat cantik.
" cih! " Zea berdecih sambil buang muka.
" Bruk! "Zea membanting tubuh seksi nya di sofa coklat yang ada disisi ruang, kamar si bocah.
" Wuzzz! " Zea melempar sesuatu ke arah tamu cantik nya.
" TAP! " sebuah gerakkan gesit si tamu cantik menangkap barang pemberian Zea.
Si tamu cantik menyeringai.
" kau memang terbaik DEVIL! " puji tamu cantik nya sambil tersenyum menatap Zea.
" HEUH! " Zea duduk santai sambil menyilang kan kedua kaki nya.
Dengan kedua tangan nya yang terlipat di dada.
" DIA bukan lawan yang mudah. Juga ibu nya. Perempuan sinting itu semakin menggila beberapa tahun terakhir ini!"
"melawan nya! Kuharap kau tak kan mati! "
Ucap Zea santai - santai remeh.
" cih! Kau tau... Aku takkan pernah mati sebelum kau! " jawab si tamu cantik sambil tersenyum aneh.
" Hm! Baguslah! " Ucap Zea singkat.
5 detik berlalu!.
" Kau tak pergi? " tanya Zea yang masih melihat jelas sosok tamu cantik di hadapan nya.
" kau mengusirku? " tanya si tamu cantik sok melas.
" cih! " Zea berdecih sambil buang muka.
" a.. Baiklah.. Baiklah.. Baiklah.. Aku pergi! "
Ucap si tamu cantik sambil balik badan hendak pergi.
Tapi langkah nya tiba - tiba terhenti.
Tanpa menatap Zea!. Si tamu cantik berkata:
" jadi bocah itu putri nya! " AURA dingin si tamu cantik mendominasi ruang bernuansa Pink.
__ADS_1
Zea tak menjawab! Zea terpaku sambil terus menatap waspada tamu cantik nya.
" kau menyimpannya nya dengan baik Ze! "
" sebaiknya tetap jauhkan dia dan anak itu dari ku! Atau kau tau... "
" AKU TAK PERNAH MEMILIH - MILIH NYAWA UNTUK KU ANTAR MENEMUI RAJA NERAKA!!! "
Si tamu cantik kemudian pergi meninggalkan Zea begitu saja.
Zea terpaku menatap bayang si tamu yang telah menghilang.
" dengan ini. Ku anggap hutang di antara kita lunas! "
" QUEEN!!! "
gumam Zea dengan wajah sendu.
" Mom! Kau sedih? " tanya seorang gadis kecil yang tiba - tiba muncul dari balik pintu kamar mandi.
Zea menoleh ke arah si bocah.
" APA seseorang menyakiti mu? "tanya nya lagi sambil berjalan mendekati Zea.
" ah! Tidak sayang. Menurut mu Mommy selemah itu kah? " Zea tersenyum sayang menatap putra nya.
" mom memang tak lemah. Tapi Mom adalah Mommy ku. Dan aku adalah putra mu. Seorang putra harus melindungi Mommy nya. Mom tenang saja. Aku akan menjadi kuat saat dewasa nanti. Aku akan melindungi mu dengan nyawa ku Mom" Ucap Zean tampak bersungguh - sungguh dengan ucapan nya.
"benarkah. Bisakah ucapan mu Mommy anggap sebagai sebuah janji! " Zea menggoda Zean.
" tentu saja! I love u mom. CUP! "
Zea kemudian merapikan selimut yang menutupi tubuh mungil Zean.
Ya! Bocah yang bersama Zea adalah Zean.
Bukan putri.. Melainkan seorang putra.
Dan adalah anak kandung Lea!
Zean yang tak pernah tau ibu kandungnya telah tewas menganggap Zea yang memiliki wajah mirip dengan ibu nya adalah Mommy yang telah melahirkan nya.
Zean pun tak tau jika ibu kandung nya memiliki saudara kembar.
Zean yang lahir dan di besarkan oleh Vea, tak terlalu dekat dengan Lea semasa hidup nya.
Lea sama sekali tak perduli dengan hidup dan mati nya Zean. Tapi karena berhubung ayah Zean adalah lelaki yang membuat nya menjadi budak cinta, membuat Lea harus melahirkan dan menyimpan Zean hingga waktu yang tepat.
Sayang! Belum sempat Zean di jadikan senjata untuk membuat takluk ayah nya. Lea keburu menghadap raja neraka!.
Zean memiliki paras super tampan.
Rambut nya di biarkan godrong.
Karena nya orang sering salah mengira Zean adalah anak perempuan.
Layak nya Haya yang salah mengira tentang Zean.
"mom! Dimana daddy? Aku tak melihat nya sejak sore tadi? Dia belum memberi ku ciuman selamat tidur malam ini? " tanya Zean dengan mata 5 watt nya.
" DADDY DISINI SAYANG!!! " sang Daddy yang muncul entah darimana mendekati ranjang Zean.
" CUP! Mimpi indah! Daddy love u! " sang Daddy tersenyum sayang.
" love u too dad! " Ucap Zean kemudian terlelap dalam hitungan detik.
__ADS_1
Zea menatap daddy Zean.
Tanpa membalas tatapan Zea. Daddy Zean berkata:
" kita bicarakan di luar saja! " nada nya terdengar dingin.
Zea nurut.
*
*
*
RUANG KERJA
" kau bertemu dengan nya? " tanya Zea datar.
" Hanya melihat? " jawab singkat Daddy Zean.
" lalu wajah mu itu. Siapa yang MENGHAJAR mu? " tanya Zea lagi yang melihat wajah Daddy Zean babak belur.
" ah! Tak penting! " Daddy Zean enggan menjawab.
" HEUH! Baiklah! Terserah kau saja! " Zea malas ribut.
" apakah Haya melihat Zean? " tanya Daddy Zean.
" lebih dari melihat. Kau pikir dia bodoh! Orang tua rabun saja sekali lihat langsung tau Zean darah daging mu. Apalagi Haya yang memiliki mata bahkan di belakang kepala nya!"
Daddy Zean terdiam. Ekspresi wajah nya berubah sendu.
" baby... Maafkan aku! " gumam daddy Zean dalam hati.
****
MASIH DI KOTA A!!!
\= \= \= MANSION HEKAI \= \= \=
Kamar Haya!
" sudah kau temukan! " tanya Haya pada Kale di ujung seberang.
" QUEEN!!! Aku tak yakin kau siap mendengar nya!" jawab Kale ragu - ragu.
" aku Bukan orang yang sabar Bat! " nada Haya berubah dingin - dingin mengancam.
Kale yang berada belahan dunia lain merasakan aura membunuh tak TERBANTAHKAN hanya dari suara dingin Haya.
" Baiklah! Baiklah! Kau menang Queen"
" Bocah itu bukan anak perempuan. Dia anak laki - laki. Penampilan nya mengecoh mu bukan! "
" Bocah itu bukan putra Zea. Dia putra Lea! "
" DAN NAMA NYA ADALAH!!!...
ZEAN PUTRA MARK!!!
DENG! DENG! DENG!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
HAPPY BACA READER 🌷🌷🌷
__ADS_1