
KOTA A!!!
\= \= \= MANSION HEKAI \= \= \=
KAMAR HEKAI!!!
Haya terdiam menatap gelap nya ruang.
Lampu kamar di biarkan padam.
Haya seperti menyatu dengan keheningan.
Entah apa yang di pikirkan Haya.
Cukup lama Haya berdiam diri sejak sambungan telepon nya dengan Kale terputus terakhir kali.
Info yang Kale berikan benar - benar membuat Haya terpukul.
Namun Haya tetap lah Haya.
Gadis tangguh berdarah dingin yang memiliki sejuta misteri.
Waktu menunjukkan tengah malam !!!
Haya yang merasa haus keluar dari kamar Hekai dengan wajah datar nya.
Haya berjalan santai menuju dapur.
Tiba - tiba langkah nya melambat saat melewati ruang tengah yang memang berada di sisi kanan tangga.
Suara aneh seperti seseorang sedang bernapas terdengar samar - samar di kuping Haya.
Seketika Haya merinding!
Bulu kudu nya berdiri otomatis!
Rasa takut mendominasi kesadaran Haya.
Suasana ruang berubah "HOROR".
Tapi lagi - lagi Haya tetaplah Haya.
Rasa penasaran nya yang begitu besar berhasil menaklukkan rasa takut nya.
Haya kemudin memberanikan diri memeriksa darimana suara menakutkan itu berasal.
Haya berjalan pelan mendekati sebuah sofa panjang yang melintang membelakangi nya.
" kosong! Tak ada siapa pun! " batin nya.
Suara napas semakin terdengar jelas.
Sambil memejamkan mata nya, Haya pasang telinga tajam.
Kepala nya seperti kepala ular yang mengikuti alunan suara horor.
Sedetik kemudian!"
" He! " gumam Haya yang mendapati sosok Hekai tertidur pulas di lantai hanya beralaskan karpet bulu.
__ADS_1
Hekai yang menggunakan satu tangan nya sebagai sanggahan kepala nya, terlihat sangat kelelahan.
" huh! Bukan hantu rupanya! "gumam Haya merasa lega.
Haya menatap Hekai dari ujung kepala hingga kaki.
Entah apa yang Haya pikirkan. Tak berapa lama setelah pengamatan nya usai. Haya bergegas naik kembali ke kamar nya.
20 detik berlalu.
Haya kembali muncul di hadapan Hekai dengan membawa satu selimut tebal lengkap dengan sepasang bantal dan guling.
Tanpa basa basi dan permisi.
Haya kemudian menyelimuti tubuh kekar Hekai yang mulai menggigil.
Saat hendak menaruh bantal di kepala Hekai...
"akh! Akh! Akh! " Hekai yang terbangun tiba - tiba merintih kesakitan.
Haya kaget! Haya panik!
Haya yang tak dapat melihat jelas wajah Hekai karena gelap, kemudian menyalakan lampu.
Betapa terkejut nya Haya.
" astaga He! " seru Haya panik.
Haya kemudian berjalan cepat mendekati Hekai yang tengah mengubah posisi nya menjadi duduk.
Haya menatap tajam wajah tampan Hekai.
Sambil menyentuh wajah membiru Hekai, Haya berkata :
" ini! Apa ini? "
" Siapa yang menghajar mu? " tanya Haya terdengar sangat kesal.
Hekai tak menjawab. Hekai tampak sibuk menyembunyikan wajah babak belur nya.
" cih! " Haya berdecih kemudian berlalu meninggalkan Hekai begitu saja.
2 menit berlalu.
Haya datang membawa kotak obat di tangan nya.
Hekai menatap kaget Haya.
Hekai yang mengira Haya kesal dan memilih tidur tak menyangka Haya akan kembali dan membawakan kota P3K untuk nya.
Dengan wajah dingin nya!.
Haya yang tak berkata sepatah kata pun dengan telaten mengobati setiap sudut wajah Hekai yang membiru dan mulai bengkak.
Hekai terus menatap wajah dingin Haya yang terlihat sangat cantik.
" berhenti menatap ku! Atau ku pertebal make up biru di wajah mu! " Ucap Haya datar tanpa menatap Hekai.
__ADS_1
Haya menyelesaikan perawatan nya dengan baik.
Saat hendak pergi!
" maaf! " Ucap Hekai lirih.
Haya menghentikan aksi nya.
" maafkan aku baby! " Ucap Hekai lagi terdengar sangat menyesal.
Haya terpaku beberapa detik.
Kemudian!
" tidurlah! Kita bicarakan besok! " Haya berlalu meninggalkan Hekai begitu saja.
Hekai menatap punggung Haya sendu.
" baby! "gumam Hekai lirih.
Hekai tampak terluka lahir batin.
Hekai kemudian merebahkan tubuh lelah nya kembali.
Pikiran nya tampak kacau. Mata nya enggan terpejam.
Suasana hati nya sangat buruk.
Hekai gelisah setengah mati.
30 menit berlalu.
Tiba - tiba!!!
Srek! Srek! Seek!
" baby! " seru Hekai menatap tak percaya Haya.
" Hm! Tidurlah! " Ucap Haya cuek sambil menyusup masuk ke dalam selimut Hekai.
Hekai tertegun. Hekai mendadak membatu.
Haya meraih tubuh kekar Hekai dan memeluk nya tanpa permisi.
Hekai menatap Haya keheranan.
" berhentilah menatap ku. Aku sangat lelah hari ini! " Ucap Haya dengan mata tertutup.
Hekai tersenyum tipis.
" Baiklah!... Kita bicara lagi besok! "
Hekai membalas pelukan Haya hangat!.
" selamat tidur baby! Aku mencintai mu! "
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Happy reading 🌷