
Mansion Ken Haya
" DOR. . . DOR. . . DOR. . . "
Haya di berbondong muntahan peluru penuh dendam.
" cih. . . Mereka banyak sekali " gumam Haya yang berlindung di balik tembok, terlihat kesal.
Mark yang berlindung di balik meja besi di sisi ruang yang bersebrangan dengan Haya menatap kekasih nya tajam.
" baby. . . Kau tak apa? " Mark berteriak pada Haya.
Haya tak menjawab. Haya hanya melirik ekor mata pada Mark.
" DOR... DOR.. DOR... " puluhan peluru menargetkan kepala Mark.
Mark dengan lincah menghindar.
" ah... Ini takkan ada habisnya" Haya makin kesal.
Tiba - tiba,
"BUUM... "
Sebuah basoka menghancurkan ruang tengah tembus taman Mansion Haya.
Haya dan Mark yang tak siap dengan serangan basoka terlempar cukup jauh dari persembunyian mereka.
" BRUAK... BRUUK... SREEEET..."
Haya dan Mark terseret cukup jauh hingga menghantam dinding Mansion Haya.
"ukh... " rintih Haya yang terlihat kesakitan di beberapa bagian tubuh nya.
" baby... Baby... Kau tak apa?? ".
" ukh.. " Mark merintih tak kalah kesakitan.
" KEPARAT... " maki Haya yang melihat taman kesayangan nya hancur berantakan.
Mark membantu Haya berdiri.
" DOR... DOR... DOR... "
Puluhan timah panas terlihat berterbangan dan sangat bernafsu menembus daging sehat Haya dan Mark.
Mark yang cepat tanggap meraih tubuh terluka kekasih nya dan berlindung di balik sekat dinding Mansion.
" baby... Siapa lawan kita kali ini. Mereka cukup gila untuk sekedar pemain iseng? ".
Tanya Mark yang mulai menganggap serius pertarungan itu.
" cih... Kau sungguh ingin tahu kah..? " jawab Haya sinis melirik tajam Mark.
Mark tak menjawab. Mark menatap balik kekasihnya dalam - dalam.
" BUKA MATA MU LEBAR - LEBAR" Ucap Haya keras sembari berdiri dari persembunyian nya.
"KALIAN CARI MATI"
Teriak Haya yang kemudian berjalan santai menembaki para penyusup sialan yang menghancurkan Mansion nya.
"DOR.. DOR... DOR... "
Haya bag dewi kematian yang kebal segala jenis senjata.
Haya berjalan santai sambil mengarahkan senjata di tangan nya seperti seseorang membuang kapas.
Gerakan nya sangat ringan dan tepat sasaran.
Dalam sekejap mata saja... Puluhan Mafioso lawan yang bersembunyi menembaki nya sedari tadi berakhir dengan meregang nyawa.
"DOR... DOR... DOR.. " seperti memiliki sepasang mata dibelakang kepala.
__ADS_1
Haya tanpa menoleh mengarahkan senjata nya menembus 3 Mafioso dari arah belakang tubuhnya.
Dan dengan cepat selusin lain yang menyerang bersamaan dari arah yang berbeda berakhir dengan lubang besar di kepala mereka.
Mark memang tau perangai kekasihnya bag dewi iblis saat bertarung.
Namun, setiap kali melihat Haya yang bag MALAIKAT MAUT pencabut nyawa di medan tempur, selalu membuat Mark terkagum kagum pada SKILL bertarung kekasihnya.
Mark fokus menatap Haya tak sadar sebuah moncong panjang sedang mengintai tengkorak kepala nya.
"DOR.. "
" BRUK"
Pem bidik moncong panjang tersungkur bersimbah darah.
Mark yang sadar hampir menghadap raja neraka menoleh tajam ke arah Mafioso tumbang itu.
"Ken.. " Seru Mark yang melihat Ken muncul tiba - tiba.
" KAU BERHUTANG PADA KU " Ucap Ken serius tanpa memandang Mark.
Disisi lain....
Haya yang menggila membantai ratusan Mafioso lawan yang menyerang Mansion nya tanpa berkedip.
Haya yang tampak bernafsu mencabut nyawa para pendosa yang dianggap nya berdosa pada nya tak fokus pada satu bidikan mematikan yang terlihat tak kalah bernafsu menembus jantungnya.
Sebuah moncong pistol dalam gelap nya ruang mengarah dalam senyap nya kebencian yang mendalam.
"DOR... "
" CLING"
Percikan api kecil menyala di udara. Sebutir peluru melesat cepat baku hantam dengan sebilah belati terbang.
Sepasang mata terkejut keluar dari remang nya ruang minim cahaya.
Jessy pasang tampang SONGONG.
Haya yang melihat kemunculan sosok dalam gelap itu menyeringai
Haya tampak bergairah... Dengan cepat dan tanpa basa basi.
" DUAK... "
Haya menghantam kan sebuah tendangan kuat pada sosok yang membuat gairah bertarung nya mendidih.
Sosok dalam gelap itu terhuyung.
" cih... " umpat nya sembari menyeringai.
Mark dan Ken berjalan pelan mendekati Jessy yang terlihat berdiri menonton pertarungan Haya.
Seketika Mata Mark terbelalak lebar sekali.
" LEA.... " seru Mark yang mengenali wajah lawan Haya.
Jessy yang mendengar ucapan Mark menoleh menatap Mark.
" oh... Itu tunangan kak Mark" Ucap Jessy santai, baru tau.
Ken yang telah bertemu sekali dengan Lea di pusat perbelanjaan waktu itu tampak tak terkejut sama sekali.
" BUAK.. BUK BAK BUK BAK.. DUAK.. DUAK.. "
Pertarungan sengit Lea dan Haya yang terlihat tangguh di level yang sama.
" BUUUKKK"
__ADS_1
Haya dan Lea adu bogem mentah. Kedua nya terpental ke belakang.
Melihat tinju kuat Haya yang berhasil di tangkis sebuah tinju kuat dari Lea, membuat Ken yang tadinya menonton santai sambil melipat kedua tangan nya, MENEGANG.
Mata Ken kini terlihat lebih fokus pada pertarungan Haya. Ken menatap tajam sosok Lea.
Jessy yang sadar ada yang tak beres pada Ken menatap Ken tajam.
"ada apa kak...?". Tanya Jessy penasaran.
Ken tak menjawab.
"Mark.. Apakah tunangan mu memang sekuat itu? ". Tanya Ken yang merasa ada yang janggal.
" entahlah, ini pertama kali nya aku melihat Lea yang seperti ini " jawab Mark yang ternyata tak kalah terkejut nya dengan Ken.
Mendengar jawaban Mark, Ken kemudian mantap tajam sosok Lea.
" tidak.. Tidak sesederhana itu. Haya yang seperti ini hanya akan terjadi bila orang yang di sayanginya terluka... " batin Ken yang kini berpikir keras tentang sosok lawan Haya.
" tapi.. " Ken terus mengingat sesuatu penting yang tampak terlupakan.
" Oh Tuhan... Jangan - jangan DIA???? "
Seketika mata Ken membulat sempurna. Sorot mata nya tak lepas dari sosok Lea yang sedang berdiri menatap tajam Haya.
Jessy yang mendengar dan melihat Ken menyebut DIA seolah mengenali sosok lawan Haya memandang Ken penuh tanda tanya.
Mark menatap Ken tak mengerti.
" DIA...???" gumam Jessy sambil mengerut kan keningnya.
"Siapa DIA yang kau maksud bagi Haya" tanya Mark penasaran.
Ken tak menjawab. Dengan AURA membunuh yang tak biasa. Ken menatap tajam sosok Lea.
Jessy dan Mark yang tak mendapat jawaban dari bibir Ken beralih menatap Lea bersamaan.
Lea yang sadar mendapat Tatapan tajam dan mematikan dari 3 munusia iblis itu menyeringai.
" saudara kembar mu masih saja lambat" gumam sosok Lea datar dan meremehkan.
"jadi.... apa kau merindukan ku "QUEEN"??"
Lea menyeringai.
\=\=\=\=\=
"QUEEN.... " Siapa Queen. Haya kah.. ???" Ucap Mark terkejut mendengar Lea memanggil kekasihnya Queen!.
Ken dan Jessy tak menjawab.
"cih... Rindu... Padamu... ????"
"kau tau apa tentang rindu" jawab Haya dingin.
" Baiklah... KU BERITAHU KAU ARTI RINDUKU PADAMU.. "
" DEVIL "
\=\=\=\=\=\=\=
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
OKE INFO SINGKAT!!!
UNTUK EPS SELANJUTNYA AKAN UP TAHUN DEPAN .
" THOR BAKAL HOLIDAY "
SEMOGA READER FANATIK HAYA KEN TETAP SETIA MENANTI KEHADIRAN EPS LANJUTNYA .
SO , JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE NOVEL INI YA.
__ADS_1
SAMPAI JUMPA TAHUN DEPAN!!!.
Happy baca 🌷🌷