
Pantai.
"Kakak.. " teriak Jessy menghampiri tubuh Ken yang masih duduk di lantai.
" 20 detik". Dan kalian bebas tugas sehari.". Suara Haya terdengar dari earphone Ken dan Jessy.
"benarkah... ". Teriak Jessy girang. Mata Jessy berbinar. Jessy mode bertarung.
Ken mengikuti.
" aah.. Kalian semua.... "MAJULAH". Ucap Ken sambil menyenggangkan otot leher nya.
Hekai dan Aron saling tatap tak mengerti.
Jessy dengan cepat melompat sembari melayangkan bogem mentah nya ke arah Hekai yang berdiri paling depan.
Hekai terkejut bocah berwajah malaikat itu bisa bertarung.
Sangat cepat.. Buak... Buak.... Buak.. Buk. Jessy menghujani Hekai dengan tendangan beruntun dan sekali bogem.
Jessy lagi lagi dan lagi... Hingga " JEDUAK".. Telapak sepatu Jessy mendarat sempurna di rahang Hekai. Hekai berputar di udara sebelum tersungkur di atas pasir pantai.
" 13 detik". Yeee... Libur sehari... ". Teriak Jessy merasa menang.
Ken yang melihat Jessy tak mau kalah.
Ken menyenggangkan otot jari tangan dan kaki nya.
"Oke giliranku....". Gumam Ken.
"BAK BUK BAK BUK BAK BUK".. Ken menyerang Aron dan beberapa teman nya membabi buta. Beberapa teman Aron tumbang sekali dua kali pukul. Tapi tidak dengan Aron.
"Sreeeeeek... ". Suara kaki Aron menyeret pasir. Aron kena tendang Ken.
Hekai yang telah bangkit berdiri membantu Aron.
Aron dan Hekai menghantam Ken bersamaan.
Ken dengan lincah menghindari dan menangkis pukulan demi pukulan..
Ken yang konsen pada serangan Aron tak fokus pada Hekai yang secara mendadak melayangkan tendangan nya.
"DUAK.... ". Ken berputar di udara sebelum terjatuh di atas pasir pantai.
Jessy yang melihat itu melotot.
"sial....". Umpat Jessy sembari meloncat hendak menghantam wajah Hekai dengan lutut nya.
Kali ini Hekai yang lebih siap dengan mudah menghindari nya.
"Duk... ". Punggung Jessy kena hantaman sikut Hekai. Jessy tersungkur. Jessy muntah darah.
__ADS_1
Ken yang melihat darah memuncrat dari mulut Jessy " MURKA".
Aura Ken menghitam.. Aron dan Hekai yang melihat perubahan aura Ken merasakan perasaan tertekan yang luar biasa.
Tubuh Aron dan Hekai tiba - tiba terasa dingin. Aron dan Hekai saling pandang.
"10 detik. Dan kalian mati"... Ucap Ken dingin menatap tajam Aron dan Hekai.
Aron dan Hekai kembali menyerang Ken bersamaan. Kali ini pukulan demi pukulan terasa lebih berat. Tubuh Ken dengan aura iblis nya terasa sekeras batu. Semakin Ken di pukul justru Ken semakin kuat.
Aron tampak ku-alahan.
Ken mencekik batang leher Aron... Wajah Aron yang tercekik merah padam.. Tubuh nya terangkat sejengkal dari atas bumi.
Hekai yang melihat napas Aron mulai tersendat Melayangkan tendangan samping yang cukup kuat ke arah wajah Ken. Dengan satu tangan Ken menangkis kaki jenjang Hekai.
Hekai tersentak.. Se detik mata Ken dan Hekai beradu. Se detik pula tubuh Hekai terasa mati rasa. Hekai merogoh sesuatu dari balik pinggangnya.
Tiba - tiba..
"JLEB... ". Darah mengalir deras dari pinggang Ken.
Ken yang satu tangan nya mencekik batang leher Aron dan satu lagi Menahan kaki jenjang Hekai tak bisa menghindari serangan dadakan Hekai yang menancap kan sebuah belati pada pinggangnya.
Cengkaman Ken pada leher Aron melemah.. Ken menekan kuat pinggul nya yang bocor.
Tubuh Ken roboh dengan kedua lutut nya menyentuh pasir pantai.
Haya tertegun.. Haya yang berdiri cukup jauh dari tempat mereka bertarung berjalan cukup tenang.
Hekai dan Aron yang merasa menang tersenyum puas menatap Ken dan Jessy yang tersungkur di tanah.
Aron yang yang kesal menendang tubuh Ken yang setengah duduk hingga benar - benar tersungkur. Aron menginjak - injak tubuh Ken sambil memaki nya.
Hekai dengan tenang berdiri di samping Aron.
"sialan kau.. Sok kuat berani melawan ku.. Tapi cuma begini saja keok". Umpat Aron sembari menginjak tubuh Ken yang Tengkurap.
Ken yang setengah sadar terkekeh.
Aron yang merasa di tertawakan naik pitam.
Tapi tidak dengan Hekai.
"tunggu dulu, ada yang salah". Batin Hekai.
Hekai yang menyadari ada yang tak wajar dari tawa remeh Ken memutar bola matanya memandang waspada sekelilingnya.
Dan benar saja..
Tampak dari jarak yang tak terlalu jauh namun masih jelas terlihat mata.
__ADS_1
Seseorang berjalan santai dengan aura yang tak biasa.
Aron yang dikuasai amarah nya hendak menginjak wajah Ken.
"jangan wajah nya."... Suara Haya terdengar datar.
Aron yang mendengar suara yang menyela aksinya makin kesal. Dengan marah Aron mendongak kan kepala nya melihat ke arah suara itu berasal.
Mata Aron terbelalak lebar. Hekai yang sudah melihat langkah demi langkah sosok mengerikan di depan mereka berjalan mendekati nya tak bergeming.
Haya berdiri tepat di hadapan Aron dan Hekai dengan Aura iblis yang mematikan. Seolah muncul asap hitam di sekeliling tubuhnya.
"kau siapa.. Berani sekali kau memerintah ku". Ucap Aron lantang.
Aron yang malas tau dengan peringatan Haya hendak mengulang aksinya menginjakkan kaki nya ke wajah tampan Ken.
Belom sempat telapak sepatu nya menyentuh wajah Ken..
Haya dengan cepat jongkok dengan satu lutut nya menjadi tumpuan tubuhnya, dan...
"BUK.... ". Haya menghantam kan kepalan nya ke tulang kering kaki Aron.
"KERAK....". Tulang kering Aron retak.
Aron ambruk sekali pukul. Hekai membeku sedetik.
"KUAT... Sangat kuat.. SIAPA DIA.. ". Batin Hekai menatap tajam Haya.
" sudah ku bilang jangan sentuh wajahnya.. ".
Ucap Haya dingin sembari berjalan mendekati Aron yang tersungkur di atas pasir.
Hekai mencoba menghalangi Haya. Haya hanya menatap Hekai tajam..
" mari kita sudahi ini". Ucap Hekai masih menatap wajah cantik Haya.
Tak berapa lama puluhan pria berjas hitam yang tampak terlatih datang menghampiri Hekai.
Haya menatap Hekai datar. Haya terdiam. Hekai memerintahkan anak buahnya mengangkat tubuh Aron.
Hekai dan Aron meninggalkan Haya, Ken dan Jessy.
Namun, Langkah Hekai tiba - tiba terhenti. Hekai berbalik dan menatap Haya dari jauh..
Hekai tersenyum...
"CANTIK... MEMATIKAN... ".. Gumam Hekai dalam hati sambil berlalu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1
And koment 😉.
Happy reading all 🌷