The Last Big Boss

The Last Big Boss
35


__ADS_3


"akh. . . " rintih Jason sambil memegang tangannya.


Jason yang kesal menatap tajam sosok Haya.


Seketika mata Jason melebar,


" jeder. . . " seperti tergambar petir.


Jason terpesona akan kecantikan Haya.


Haya yang mengenakan setelan hitam dengan rambut tergerai, terlihat mematikan meski tanpa make up.


Aura hitam menyelimuti tubuh Haya. Seolah tampak api hitam berkobar dari tubuh nya.


" cantik. . . " gumam Hekai tersenyum simpul.


Aron yang mendengar ucapan Hekai memandang sepupu nya itu dengan tatapan curiga.


Hekai yang sadar arti tatapan Aron cuek, sambil terus menatap Haya.


\=\=\=\=\=


Jason segera tersedar dari pesona Haya. Para tamu undangan yang sebagian besar tak mengenal Haya, memandang Haya penuh tanya.


Benar saja, Alex dan Bulan bukannya tidak mempublikasikan keberadaan Haya.


Hanya saja, kebanyakan mengira jika Bulan hanya melahirkan satu bayi kala itu.


Haya yang irit bicara dan terkesan tertutup jarang mengikuti mommy daddy nya jika sedang bertugas.


Itu sebabnya kebanyakan yang mengenal Alex dan Bulan mengira keluarga King hanya memiliki satu pewaris.


Kalau pun ada yang mengetahui adanya Haya, itu hanya sebatas desas desus tanpa bukti.


\=\=\=\=\=


Para tamu undangan tak melepas pandang dari sosok Haya yang berdiri mematung menggenggam sebilah pedang.


" kau harus membayar semua hutang mu " ucap Haya dingin, menatap Jason.


Jason yang mendengar ucapan gadis cantik berwajah malaikat di hadapan nya terkekeh.


" cih, berkata seperti itu, kau harusnya sadar diri " ucap Jason songong.


Haya menaikkan satu sisi bibirnya, masih menatap Jason.


Merasa di tertawai oleh Haya, Jason memerintahkan anak buah nya menembaki Haya.


" cih, DASAR BODOH " teriak lantang Bulan yang bangkit dari duduk nya.

__ADS_1


Aura menghitam Bulan kembali terpancar.


Kali ini seluruh isi ruang tanpa sadar bergidik ngeri.


Perasaan takut yang tak biasa di rasakan tiap individu para penguasa malam itu.


Tak sedikit dari mereka yang menodongkan pistol nya melemas. Aura iblis Bulan benar - benar mengerikan.


" benar - benar ibu dan anak " ucap Hekai yang juga merasakan tekanan kuat seorang Bulan.


Aron menelan ludah kasar.


Jason yang melihat aura kembar dari Bulan dan Haya, takut.


" BUKA MATA KALIAN " teriak Bulan lantang memecah hening.


" tak ada yang boleh keluar hidup - hidup bagi penghianat " ucapnya lagi dingin.


" cih, kau sombong Bulan. Kau lah yang harus membuka matamu " ucap Jason sembari memperlihatkan kenyataan jika Bulan kalah jumlah.


" kik. . . . Kik. . . . Kik. . . Kik. . . " jessy yang berada di belakang Bulan cekikikan.


Nyaris bersamaan,


" kik. . Kik. . Kik. . . Kik. . . " Haya ikut cekikikan sambil tertunduk.


" dasar BODOH, BODOH, BODOH. . . " Haya menghina Jason yang sombong.


" loh, bagaimana mungkin. . . " ucap Jason menatap heran Ken yang tak berefek pada virus ghost yang tadi di suntikan bodyguard nya.


Sambil meregangkan otot leher nya yang tegang, Ken pun mengaktifkan aura iblis yang ada di tubuh nya.


Aura hitam legam, dengan sorot mata mematikan, menatap benci Jason penuh


dendam.


" harusnya, kau cari tahu dulu siapa lawan mu. Kau pikir semudah itu kah meneteskan darah seorang King " Alex menyeringai.


Bulan, Ken, Alex dan jessy tampak seperti pasukan iblis pencabut nyawa yang melakukan pembantaian.


" mulai " ucap Bulan datar. Terdengar mirip sebuah perintah,


Sedetik Kemudian,


" kreeeek. . . " pintu utama mansion acara tertutup rapat.


Para tamu undangan kebingungan dengan tingkah keluarga Bulan.


Bukanya mengalah karna dikepung, malah menutup pintu utama.


Mereka hanya berlima, sedangkan Jason dan sekutu nya lebih dari setengah para tamu yang datang.

__ADS_1


" tak ada yang boleh hidup " ucap Bulan dingin.


Mendengar ucapan Bulan,


Para tamu undangan yang membelot tampak ketakutan.


Terlihat raut wajah panik dari setiap tamu undangan. Rasa takut yang melangit seakan nyawa sudah di ujung tanduk.


Dan. . . Tentu saja, tak ada yang mudah bagi seorang King.


Seketika ratusan titik merah, seolah menandai tubuh para penguasa berkhianat.


Bulan mengaktifkan sniper ghost milik shadow.


" buka mata mu lebar - lebar, Jason ".


Ucap Ken dingin dengan sorot mata menghitam.


Sedetik kemudian,


" sreeeek. . . Sreeeek. . . . Sreeeek. . . "


Suara,


Haya menyeret pedangnya. . . . Percikan api kecil muncul dari gesekan lantai dan pedang Haya.


" sreet. . . Sreet. . . . Sreet. . . Clep ".



" bruk. . . Bruk. . . . Bruk . . .. ".


Tubuh puluhan penguasa penghianat roboh bersimpah darah.


Haya. . . Sangat cepat.


Mata Jason terbelalak . . .


" inikah gadis itu " Jason bertanya - tanya dalam hati.


" MONSTER "


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


👍👍👍👍👍👍👍👍👍


And bintang lima donk GRATIS 😁😁


Komeent. . Koment. . . Koment. . .


Happy reading all 🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2