
Malam acara,
" Tak. . . . Tak. . . Tak. . . Tak. . . Tak. . . "
Jason, tamu" kehormatan " yang di tunggu - tunggu keluarga King memasuki ruang acara.
Terkesan terlambat. Entah melambat atau sengaja ingin mencuri perhatian.
Namun yang pasti, kedatangan nya bukanlah suatu pertanda yang baik.
Jason berjalan santai mendekati Alex dn Ken.
Ken terlihat sangat marah, namun Alex memberi kode agar Ken menahan amarah nya.
Ken yang mengerti maksud Alex pun, mengepalkan tangan nya kuat.
Para tamu undangan tau, bahwa Jason mengincar kekuasaan King.
Kebanyakan dari mereka tak habis pikir, apa yang membuat Jason yakin, bahwa dia mampu bertarung melawan keluarga iblis itu.
Ya, walau pun kekejaman seorang Jason tak terbantahkan.
Namun, bertanding dengan keluarga King, owh tidak kah kau terlalu memandang tinggi diri mu (Jason).
Tak sedikit yang menyayangkan sikap arogan Jason yang tak tau batasan diri menurut mereka.
Jason, mafia muda yang berbakat. Tidak diketahui asal usul nya.
Yang mereka tau sebagai sesama mafia,
Jason adalah seseorang di usia yang terbilang bocah, mampu membangun kerajaan setan nya sendiri.
Hanya dalam waktu singkat, Jason berhasil menggeser bangku kuasa milik bos mafia di kota A.
Hal itu, menambah nilai tersendiri bagi siapapun yang memandang nya biasa - biasa saja.
Jika mafia lain, tak mengetahui tentang Jason. Tidak sama halnya dengan Haya. Info lengkap tentang Jason yang anak di luar nikah dari seorang penguasa bawah tanah kota A, membuatnya mampu bersaing dan bertahan di dunia underground.
Jason bukan menggeser tahta bos mafia kota A yang sebelumnya, lebih tepatnya Jason membantai habis keluarga bos mafia itu beserta istri - istri muda dan simpanan nya.
Bos mafia yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri.
Pengalaman pahit hidupnya, membuatnya sangat membenci ayahnya dan perempuan.
__ADS_1
Di matanya perempuan seperti sampah yang bahkan tak pantas dibuang pada tempatnya. Alangkah lebih baik dibiarkan berserak dan terlihat kumuh.
Seperti itu lah cara Jason memandang wanita.
Jason tersenyum sinis menghampiri Alex.
Alex yang berdiri didekat Ken terlihat tenang,
Sedangkan Ken naik darah. Meski terlihat tenang, tapi aura murka di wajahnya terlihat cukup jelas.
Bulan mundur perlahan. Bulan kemudian duduk di kursi tamu yang tak jauh dari suami dan putra nya berdiri.
Jessy mendekati Bulan, sambil tersenyum remeh memandang kedatangan Jason.
" itu ya Mom? " tanya Jessy yang mendongakkan dagu nya ke arah Jason.
" Hm. . . " jawab singkat Bulan menyeringai sambil meminum wine nya.
Para tamu undangan yang notabe nya bersifat setan, terlihat menikmati aura tegang yang terpancar dari kedua kubu.
" ah, ini kah raja istana King yang sekarang " Ucap Jason terdengar seperti sebuah sindiran bagi Ken.
Mata Jason memandang Ken remeh.
Bulan yang di temani Jessy hanya menonton dari kursi duduk nya sambil melipat tangan.
" cih, kau banyak omong Alex " ucap Jason kasar. Tak terlihat takut - takutnya Jason pada keluarga King.
Darah Ken makin panas. Tak terima daddy nya di hina Ken lepas kendali. Ken yang hampir meledak tertunduk. Auranya hitam pekat.
" kepar*t " Ken memaki, dingin.
" kau ke neraka saja " imbuh nya lagi masih tertunduk.
Ken yang sekuat tenaga menahan diri sejak tadi, murka.
" buak ". . . Ken menendang satu sisi wajah Jason.
Jason terkekeh. Mata Ken terbelalak lebar. Alex yang sedari tadi tampak tenang ikut melotot, rasa tak percaya.
Bulan seketika itu beranjak dari duduk nya.
Jessy mendekati mommy nya perlahan.
" mom, dia kuat " gumam Jessy memandang Jason tak kedip.
__ADS_1
Bulan tak menjawab. Tubuh Bulan menegang.
" Jason menangkis tendangan Ken yang sedang murka hanya dengan satu tangan nya, mudah"
Dan hal itu berhasil membuat mata para tamu undangan melebar singkat.
" kau terlalu buru - buru " Ucap Jason menggeser kaki jenjang Ken yang di tangkis nya.
Mata Jason dan Ken beradu. Mata beda warna itu kini terlihat sama dalam satu warna" hitam pekat ".
Aura membunuh kedua nya mendominasi ruang acara.
" siapa sih? " tanya Aron yang pada Hekai.
" mafia kota A. Jason " jawab Hekai santai.
" kuat ya " beo Aron seperti bocah.
" Hm. . . " jawab singkat Aron sambil menatap kedua iblis yang sedang bersitegang.
\=\=\=\=\=
Disisi lain,
" buak. . . Buk. . . Bak. . . Buk. . . ".
Mark terlihat sibuk baku hantam dengan beberapa orang berbadan kekar.
Mark yang merasa di buru oleh waktu menyelesaikan aksi nya cepat.
Mark yang berhasil merobohkan para penjaga nya, segera bergegas meninggalkan mansion mewah tempatnya di kurung selama di kota C.
Tampak aura cemas terpancar dari wajah Mark yang terlihat buru - buru.
Mark yang cemas memacu mobil nya kilat.
" tidak. . . Jangan. . . " batin Mark tanpa sadar menetes kan airmata nya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Jempol nya ya. . . 😉
__ADS_1
Bintang Lima nya jangan lupa GRATIS loh 😀
Happy reading all 🌷