
KOTA C
SEBUAH RUANG GELAP
Seseorang sedang berbicara serius melalui sambungan telepon.
"... "
" Hm.. "?.
"..."
"lakukan! "?.
Sebuah perintah yang terdengar dingin sembari mengakhiri sambungan telepon nya.
*
*
*
RUANG KELUARGA
" Mom.. Beritahu aku.. Mommy kasih libur kemana Haya. Akan kususul Mom.. " Ken masih merengek tentang liburan.
Bulan tak menjawab. Bulan serius menatap buku nya sambil memangku kepala Alex.
Alex yang berbaring di pangkuan Bulan hanya tersenyum geli mendengar rengekan Ken yang seperti bocah.
" Dad.. Ayolah beritahu aku.. " Ken pasang tampang bayi hampir menangis.
" kik.. Kik.. Kik.. "
Alex cekikikan.
" Daddy bahkan tak tau Mommy mu mengirim adik mu kemana "
" Mommy.. " Ken pantang menyerah.
" BRUK"
Bulan menutup buku nya kasar. Dengan wajah dingin nya Bulan menatap tajam Ken. Bulan tak berkata sepatah kata pun.
Ken merinding.
Rasa takut menghampiri Ken. Bulu kudu nya mulai berdiri. Rasa horor menyelimuti.
Mata Ken yang tadi nya merengek sayu berubah tertunduk takut. Ken mati kutu.
Tiba - tiba Jessy muncul...
"Mommy... Jessy mau pulang kerumah papa. Tak usah antar. Jessy naik taxi saja " Ucap Jessy berpamitan.
"Ahhhh... Aku antar saja. Aku antar.. Aku antar ya... " Ken berusaha melarikan diri.
__ADS_1
Jessy bengong.
"Ah.. Tak us..." mulut Jessy keburu di bekap Ken.
"Em.. Em.. Uhm.. "Jessy berontak. Tapi Ken lebih kuat.
" Ah... Mom.. Aku antar Jessy dulu ya.." Ken pamit sambil menyeret tubuh pendek Jessy.
Maksudnya tubuh Jessy lebih pendek dari Ken.
Ken berhasil melarikan diri...
*
*
*
"huhft.. " Ken buang napas lega.
" His.. Kakak.. Kau apa - apaan. Kau mau membunuh ku kah..? " beo Jessy kesal.
" Ah.. Sudahlah. Tak usah di bahas. Ayo aku antar kau pulang" ajak Ken sambil merangkul pundak Jessy.
Kedua nya masuk mobil Ken.
***
MANSION JHUNA
"Ah.. Kak. Turunin di depan sj. Sudah malam begini pasti mafioso papa sudah tidur" Ucap Jessy meminta Ken menurunkan nya di depan gerbang Mansion Jhuna.
Jessy turun di depan gerbang Mansion papa nya.
"bei.. Bei.. Kak.. " Ucap Jessy melambaikan tangan nya pada Ken yang duduk di kursi kemudi.
Mobil Ken melesat pergi...
Jessy menatap pantat mobil Ken yang nyaris menghilang.
Sedetik kemudian..
Sebuah mobil hitam berhenti tepat di depan Jessy.
Jessy masuk tanpa di minta.
*
*
*
KOTA A
"QUEEN!!! "
__ADS_1
"Hm.. " jawab Haya datar melalui earphone mini yang terpasang di telinga nya.
"Kau yakin dengan ini.. " tanya Kale ragu.
" Hm.. " jawab Haya santai.
" Kau benar - benar gila Queen " Ucap Kale kagum.
" baru tahu kah... " jawab Haya masih di nada santai yang sama.
" Suatu kehormatan bekerja dengan mu Queen " puji Kale pada keberanian Haya.
"LINDUNGI AKU!!!" perintah Haya sembari beraksi menyusup masuk Mansion Vio.
"SIAP QUEEN!!! " jawab Kale yang menjadi
"MATA DEWA" untuk Haya.
HAYA... BERSIAP MENGHABISI VIO DAN PARA SEKUTU NYA!!!.
"SREEEET!!! " satu mafioso Vio tumbang dengan batang leher yang nyaris putus.
" Arah jam 3... 8 tikus mendekat. 3 membentuk segitiga.. 5 lain berjalan sejajar"
Kale memberi instruksi sedetail mungkin.
"KLEK.. SEEERT... SEERT.. SERT..." Haya memasang pengendap suara pada kedua senjata moncong pendek nya.
"SHOW TIME!!! " Ucap Haya sembari...
" SYUUUNG... SYUUUNG... SYUUUNG... "
"Bruk.. Bruk.. Bruk..." satu persatu mafioso arah jam 3 tumbang bersimbah darah.
"Jam 1.. 5 tikus sejajar mendekat " Ucap Kale cepat...
" Bruk.. Bruk.. Bruk.. " gerak cepat Haya mengikuti arahan Kale.
5 mafioso arah jam satu bernasib sama dengan 8 lain nya.
" Tepat di belakang mu.. Satu tikus bersenjata dan bersiap membidik mu" Ucap Kale santai.
DAN...
"SEEET " Haya putar balik badan menatap satu mafioso yang berdiri tepat di belakangnya.
" TIKUS BODOH!!! "
" BRUK " tikus bodoh tewas seketika.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
HAPPY BACA READER 🌷🌷🌷