
AUTHOR UCAPIN
" BIG TANKS "
BUAT YANG UDAH VOTE.
KALIAN TERBAIK . . . THINKIYUUUUU 🌷
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
SMA sky
Berbeda dengan Ken dan Jessy yang sejak awal sudah mencuri perhatian seisi sekolah dengan paras rupawan mereka, Haya yang memilih berdandan seperti gadis sederhana nyaris kampungan justru terlihat menikmati
drama hidup nya yang setengah menyamar.
Bisa di bilang hanya mata jeli seorang Mark yang dapat melihat sisi malaikat dari seorang Haya yang sedang menyamar dengan kaca mata tebal nya.
Entah itu sisi malaikat cinta atau malaikat maut.
Haya yang datang lebih lambat dari Ken dan Jessy memarkirkan matic pink kesayangan nya.
“ oh. . . Kau Haya si cupu kan “ sapa seorang murid laki – laki yang berdandan nyaris mirip dengan Haya.
Berkaca mata tebal.
Haya tak menjawab. Haya mengernyitkan alisnya. Haya tampak bingung.
“ah. . . Kau terlalu pendiam dan acuh pada sekitar” ucap nya lagi sembari tersenyum dan menaikan kacamata nya.
“ Kale “ jelasnya sembari mengulurkan tangan nya.
Haya tak langsung membalas uluran Kale. Haya menatap Kale makin tajam.
Kale yang sadar akan kebingungan Haya dengan santai meraih tangan Haya dan menggenggam nya paksa.
“ kita teman sekelas. . . Aku duduk di bangku pojok sejajar dengan mu” Kale berusaha sok akrab.
Haya yang mencoba mencerna penjelasan Kale, mangut - manggut.
“ ah . . . sudahlah, sebaiknya kita masuk ke kelas. Bel hampir berbunyi” ajak Kale seolah sudah lama kenal.
Haya yang tak merasakan aura ancaman dari Kale memilih mengikuti Kale sambil tersenyum paksa.
__ADS_1
Namun, langkah Haya yang acuh rupanya terganggu oleh sesuatu, sesuatu yang tanpa sengaja menarik perhatian Haya.
Kale menatap Haya yang berjalan melambat. Kale yang sadar akan apa yang membuat Haya tak fokus berkata :
“Vio. . . Anak orang kaya. Udah kita gak usah cari masalah dengan nya. REPOT”. Ucap Kale menjelaskan biodata singkat sosok Vio.
Haya yang masih menatap Vio, mengabaikan penjelasan Kale.
“ menarik. . . ” batin Haya sembari menaikan satu sisi bibir nya.
\=\=\=\=\=
Kelas Ken
Ken dan teman – teman nya tampak bergosip di meja Ken.
“eh . . . Soal Vio . . . Aku tak pernah melihat nya sebelum nya?” ucap  Ken mulai penasaran.
“ oh itu, kudengar dia mengikuti kompetisi model di luar negri. Dan baru kembali saat kau tak masuk beberapa bulan lalu ” jawab Viko menjelaskan.
“ pantasan aku tak pernah melihat nya” gumam Ken penuh sesal.
“ yah kawan, Vio memang cantik. Dia dewi di sekolah ini. Tapi sebaik nya kau tak mendekati nya” giliran Gian mengingatkan.
Viko yang mengerti arti tatapan tak mengerti Ken, mendekatkan wajah nya ke telinga  kiri Ken.
“ kudengar kekasihnya seorang mafia jahat ” jelas Viko setengah berbisik.
Ken pasang tampang datar.
“ Bos mafia. . . Bahkan kudengar lebih sadis dari ayah Nexon” imbuh Gian ikut berbisik di telinga kanan Ken.
Mendengar penjelasan Gian dan Viko, mata Ken melebar beberapa detik.
Gian dan Viko yang tau Ken pasti terkejut, menatap Ken seolah berkata :
“ udah gak usah deket –deket Vio”
Namun, kenyataan dalam benak Ken berkata :
“ pacar penjahat ya. . . Pantes saja aura hitam nya menarik perhatian ku”
Ken kemudian tersenyum aneh sembari menatap Gian dan Viko bergantian.
Gian dan Viko yang tak mengerti arti senyuman Ken saling tatap. Bingung.
__ADS_1
\=\=\=\=\=
Parkiran sekolah
Jam kelas sudah usai. Mobil Ken tak tampak lagi di halaman parkir sekolah.
Haya yang terlambat pulang melajukan matic pinky nya dengan santai.
Cukup jauh sudah jarak Haya dari sekolah. Di perempatan jalan lampu merah tanda berhenti menyala.
Haya yang patuh rambu – rambu pun berhenti.
Lampu hijau tanda berjalan, Haya bersiap melanjutkan perjalanan nya.
Dan. . .
“ CEKIIIIIIITTTT. . . . BRUUAAK ”
Sebuah mobil sporty metalic hendak menghantam motor Haya.
Haya yang cepat tanggap dengan lincah meliuk kan motor nya berusaha menghindari tabrakan langsung.
Namun sial, Haya hilang keseimbangan. . . Motor nya oleng.
Haya terseret laju motor yang mengikis aspal. Tubuh Haya berguling cukup jauh ke sisi jalan.
Haya yang masih sadar berusaha berdiri tegap.
Dengan wajah berlumur darah dan luka di sekujur kaki dan tangan nya, Haya  menatap tajam mobil yang sengaja menabrak nya.
Sepasang mata coklat tampak menyambut tatapan mematikan Haya dari dalam mobil.
“ INI BARU PERMULAAN ”
Ucap pemilik sepasang mata coklat komat kamit tanpa suara. Kemudian berlalu.
" mengejar ku sejauh ini, ku akui nyali mu "
Ucap Haya menyeringai sembari menatap pantat mobil sialan yang mencelakainya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Happy reading all 🌷🌷🌷
__ADS_1