
Mansion Haya Ken
“ bruak. . .” suara pintu yang di terobos kasar.
“klotak. . . Klotak. . . Klotak. . .” terdengar langkah kaki setengah berlari memasuki mansion Haya.
“ ceklek. . .” pintu kamar Haya terbuka paksa.
“ baby. . .” ucap Mark sembari berlari kecil mendekati Haya.
Di peluknya tubuh Haya yang setengah duduk di atas ranjang sambil memegang buku.
“baby. . Kau tak apa” tanya Mark cemas setengah mati.
Haya tak menjawab. Haya acuh.
Haya menepis tangan Mark yang berusaha meraih wajah nya ke dalam pelukannya.
Mark tertegun dengan sikap dingin Haya. Mark berdiri di sisi ranjang sambil menatap
Haya.
“ baby. . . Kau masih marah pada ku kah. Maafkan aku baby, aku terlalu lemah untuk menjaga mu” ucap Mark merasa bersalah.
Haya membatu seolah tak mendengar atau melihat apapun.
Mark terlihat frustasi tak tau harus berbuat apa.
Sikap Haya benar – benar seperti manusia es. Mark terlihat hampir gila menghadapi Haya
yang serba salah.
Mark putus asa.
“ baiklah baby. . . Jika kau masih marah padaku. Aku akan menyelesaikan semua, malam ini ” ucap Mark sendu sembari berbalik meninggalkan kamar Haya.
Haya tak bereaksi.
“ semoga kau bahagia baby” Mark berbicara dalam hati sembari melangkah pergi.
Tangan Mark bersiap meraih gagang pintu kamar Haya.
__ADS_1
“BRUK”
Haya tiba – tiba memeluk erat tubuh Mark dari belakang.
Mark yang terkejut seketika menghentikan aksi nya namun tak menoleh.
Mark terpaku. . . tanpa berbalik.
“ sudah kubilang aku tak menyukai kau bersama wanita lain” ucap Haya ketus.
Mendengar ucapan Haya yang sedang cemburu, Mark dengan cepat membalikkan badannya.
Mark menatap Haya sendu.
“ kau cemburu baby. . .” tanya Mark menggoda.
“ cih. . .” jawab Haya yang malu sembari buang muka.
Mark tersenyum lucu melihat tingkah Haya yang malu – malu tak mengakui perasaan nya.
“ baby. . . Mau kah kau memaafkan ku?” tanya Mark menatap mata Haya tulus.
Haya tak menjawab. . . Haya membalas tatapan Mark sembari mengangguk.
Mark yang telah mendapat maaf dari Haya terlihat sangat bahagia.
Mata mark yang sedari tadi sendu berubah berbinar – binar.
“ baby. . . “ gumam Mark perlahan sembari mendekatkan bibir nya ke bibir haya.
Mark tanpa ragu melumat lembut bibir ranum Haya.
Haya yang terlihat cemburu bercampur rindu membalas ciuman penuh cinta Mark.
Kedua nya saling meluapkan perasaan nya lewat sentuhan fisik.
Mark yang sangat tersiksa karna sikap dingin Haya untuk beberapa saat, tampak membalaskan perasaan buruk nya yang dianggap hutang.
__ADS_1
Cukup lama Mark menagih hutang rindunya pada Haya.
Mark tampak tak ingin menyudahi aksi nya yang mengabsen setiap sudut bibir Haya.
Mark dan Haya terengah-engah. Mark yang menyadari kekasih nya nyaris kehabisan nafas akibat nafsu berciuman nya yang bergairah, menghentikan sejenak aksinya.
“ AKU MENCINTAI MU BABY. . . AKU MENCINTAI MU” ucap Mark
yang tak lagi bisa membendung rasa rindu nya.
Haya tak menjawab. Haya yang tak pernah mengakui perasaan nya, menatap Mark tajam sembari menyambar bibir Mark yang terus mengoceh mencintai nya.
Ciuman panas penuh gairah dan rindu, menyita malam panjang Mark dan Haya.
“ AKU MENCINTAI MU HAYA ”
Ucap Mark tulus dalam hati.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
HAI. . . HAI. . . THOR KEMBALI MENYAPA.
THOR UCAPIN TERIMAKASIH BANYAK BUAT PARA READER SETIA,
" I'AM BIG BOSS "
HINGGA
" THE LAST BIG BOSS "
TERIMA KASIH BUAT" LIKE" "KOMENT" DAN BAHKAN "VOTE" KALIAN.
JUGA BUAT VIEWERS YANG READ TANPA
"LIKE KOMENT DAN VOTE"
THOR JUGA TETEP UCAPIN TERIMA KASIH.
KARENA KALIAN THOR SEMANGAT UPDATE
SO, HAPPY READING ALL 🌷🌷🌷**
__ADS_1