
\=BENUA INTI\=
KOTA C!
MANSION BULAN
MASIH DI HARI YANG SAMA!
\=RAPAT DARURAT\=
RUANG BIG BOSS
"apa lagi ini sweetie... Apa kau yakin tentang itu. Bukankah kau sendiri yang mengantar Joker menghadap raja neraka. Lalu apa maksud ucapan mu dengan ada kemungkinan Joker terlibat dengan kematian si tua bangka itu? Apa kau punya bukti? Ucap Nathan terlihat tak percaya akan apa yang di dengar nya.
" cih! Bukti!!!
Akulah bukti nya!. Awalnya aku berpikir sama dengan mu Nath. Tapi, coba pikirkan. JOKER!!!. Yang Hanya dalam waktu singkat berhasil menarik perhatian para penguasa underground, dan bahkan kurang dari 3 tahun mampu menduduki bangku ketua di wilayah Utara. Mungkinkah monster seperti itu mati dengan sekali tebas. Jika ku katakan sejujurnya, saat itu aku bahkan tak sampai menggunakan 10% kecepatan bertarung ku, apa kau percaya?" Bulan menatap tajam layar besar yang berisikan wajah tampan Nathan.
Nathan terdiam sembari menatap tak mengerti wajah cantik Bulan.
Alex, Jhuna dan Kiano menyimak penjelasan masuk akal Bulan dan Nathan.
Anthony tampak berpikir keras.
"baiklah. Semua tampak abu - abu sekarang. Tapi, siapapun di balik insiden berdarah ini. Mampu membunuh Dragon Black sang penguasa tertinggi 5 benua di kerajaan gelap nya sendiri. Sudah barang pasti, orang ini... BUKANLAH SESEORANG YANG MUDAH!!!" Anthony Menatap tajam Bulan dan seluruh penghuni ruang rapat.
"cih! Siapapun dia... Berani menjual nama Shadow"
"TAKKAN KU AMPUNI!!!"
Bulan membalas tatapan Anthony dua kali lebih tajam.
*
__ADS_1
Di sisi lain, disebuah kamar gelap minim cahaya.
Tampak seseorang berdiri santai, menghadap jendela kamar sambil memasukkan kedua tangannya di saku celana.
Sorot matanya cukup tajam dan terlihat dingin.
"cih! TAKKAN KAU AMPUNI kah!!! Baiklah! Mari kita lihat, sehebat apa kemampuan mu..."
\=\=\=M O M M Y!!!\=\=\=
Menyeringai iblis.
***
HERA POV!
Hampir 2 tahun, sejak Hera di temukan.
Kemiripan wajah Hera yang hampir 98% dengan Bulan, membuat Ken penasaran.
Oleh karena nya, Hera yang saat itu masih berusia 12 tahun akhirnya di boyong ke mansion mommy Bulan untuk di rawat.
Benar saja, buah jatuh tak jauh dari pohon nya.
Hera terbukti memiliki DNA yang sama dengan Bulan dan Alex.
Hera yang adalah seorang DID, sama dengan Jessy diterima hangat oleh kedua orang tuanya dan kedua kakak kembar nya.
Hera yang di besarkan layaknya seekor binatang oleh Gummi dan Vio, perlahan berubah menjadi anak manusia normal.
Sikap beku nya perlahan mencair.
Kasih sayang Bulan dan Alex begitu tulus, hingga menyentuh perasaan terdalam Hera yang dingin.
__ADS_1
Kini usia Hera menginjak 14 tahun.
Malam itu...
"... " ?
"Hm... Aku mengerti!"
Kemudian mematikan sambungan telepon nya.
Sambil menatap indah nya malam.
Seseorang yang tampak menyukai gelap, berdiri terpaku dalam keheningan.
"Hm! belum saat nya ya... Baiklah... Bersabar sedikit lagi, tak kan jadi masalah buat ku..." ocehnya, terdengar bicara pada diri sendiri.
"TUNGGU AKU! TUNGGU AKU..."
HAYA PUTRI KING!!!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Happy reading 🌷
Dilarang keras KOMENT Next, Lanjut, UP dan Semangat loh.
KOMENTARLAH sesuai isi cerita. Agar jiwa halu ku semakin meronta, he he he.
Tapi, terimakasih buat yang udah baca.
Bey... Bey...
__ADS_1