The Last Big Boss

The Last Big Boss
53


__ADS_3

Jessy Prov


Saat hendak menaiki mobil Haya. . .


" kurasa aku melihat nya. . . Kak Ken. . . Jangan - jangan. . " gumam Jessy dalam hati.


" Jessy. . . Kau tak apa? " tanya Haya yang melihat Jessy menghentikan aksinya membuka pintu mobil.


" Bruk"


"kak Aya. . Pulang aja sama kak Mark. Jessy ada urusan" Ucap Jessy sembari menutup pintu mobil kemudian berlalu secepat kilat.


Mark menatap Jessy bingung.


"baby. . . Jessy. . . " Ucap Mark sambil menunjuk arah punggung Jessy yang hampir menghilang dari pandangan matanya.


" sudah. . . Tak apa. Kau tak perlu khawatir " jawab Haya santai.


" tapi. . . " ucapan Mark terhenti.


" ceh. . . Kau lupa siapa mereka. . ."


" anak - anak monster tak mungkin kan seekor cacing lemah " Ucap Haya mengingatkan Mark.


Mark yang tau arti ucapan kekasihnya tersenyum tenang menatap Haya.


" Baiklah. . . Kita pulang " Ucap Mark sambil melajukan mobil Haya.


\=\=\=\=\=


Mansion Haya Ken


Tak lama setelah memasuki mansion Haya.


" drrtt. . . Ddrt. . Drrtt. . . " handphone Mark bergetar.



" PRIVATE NUMBER" Call.


Mark menatap layar ponselnya sembari mengerutkan keningnya.


" dalam 30 menit datanglah ke tempat ku " suara seseorang yang terdengar seperti sebuah perintah dari seberang.


" aku tak bisa. Juga tak mungkin aku ke sana secepat yang kau mau " Jawab Mark cepat.


" (alamat sebuah apartemen di pusat kota Z) "


" kau tau aku tak pernah menerima kata


" TIDAK" kan Mark " ucapan seseorang di seberang terdengar begitu dingin.


Mark tak menjawab. Mark langsung mematikan sambungan telepon nya.


Mark yang tau siapa pemilik suara menjijikkan itu, menatap kesal kosong nya ruang.

__ADS_1


Sambil meremas handphone yang di genggaman nya.


Mark yang tampak menahan amarah nya menghampiri Haya yang sedang bersantai dengan buku nya di taman belakang mansion.


Mark memulai drama nya. Mark tersenyum palsu sembari mendekati Haya.


"baby. . . Kau sedang apa ". Tanya Mark pura - pura tenang sambil mencium kilat kening Haya.


" Tak ada. . . " jawab Haya cepat sembari menatap buku nya.


" em. . . Baby. . . Aku ada sedikit urusan. Boleh kan aku pergi. Tak lama. Sebelum jam makan malam aku sudah berada di rumah" Ucap Mark minta ijin kekasihnya.


" Baiklah. . . ". Jawab Haya datar masih menatap buku di tangannya.


" syukurlah. . . Tak banyak pertanyaan" batin Mark.


" Baiklah baby. . . Aku janji akan pulang sebelum makan malam" Ucap Mark cepat sambil melangkah pergi.


"TAK USAH BERJANJI JIKA KAU TAK MAMPU MENEPATI NYA " jawab Haya dingin dan berhasil membuat langkah Mark terhenti.


Mark yang berhenti melangkah tak berbalik menatap Haya. Masih dengan posisi membelakangi Haya.


" KALI INI AKAN KU TEPATI JANJI KU " Ucap Mark tak kalah dingin dari Haya.


Mark melanjutkan langkah kaki nya meninggalkan mansion Haya.


Tanpa Mark sadari Haya menyeringai sambil menatap buku nya.


\=\=\=\=\=


APARTEMEN LEA



"ah. . . Kau datang rupanya " sapa Lea tersenyum menatap Mark.


" Tak usah basa basi. . . Katakan apa yang kau mau " Ucap Mark menatap tajam Lea yang sedang duduk berpose seksy di kursi besarnya.


" uh. . . Jangan terburu - buru honey. . " Ucap Lea manja.


Sambil memegang segelas wine, Lea berjalan mendekati Mark.


Mark tak bergerak sedikit pun dari tempatnya berdiri.


" kau tau honey. . . Aku sangat mencintaimu. Demi dirimu aku bahkan rela melakukan apa saja " beo Lea manja mendekatkan wajahnya ke wajah Mark.


Mark menghindari wajah Lea yang mendekati wajah nya.


" apapun. . . Kau tau arti apapun honey. . . " Ucap Lea sembari meneguk wine di tangan nya.


Mark yang sibuk menghindari wajah Lea tak fokus pada bibir Lea yang telah menghadang bibirnya.


Lea ******* lembut bibir Mark dengan mulut berisikan wine yang belum di telan nya.


Mark laki - laki normal. Sebelum bertemu Haya. . . Mark serigala nya para JALA*G. Tak Mark pungkiri Lea wanita Cantik yang seksy.

__ADS_1


Tubuhnya yang menonjol di beberapa bagian yang semestinya, membuat penampilan lahir seorang Lea bag dewi nya para JALAN*G.


Untuk sesaat Mark melupakan Haya. . .


Ciuman panas Lea dan Mark berlanjut hingga di atas ranjang. . .


"ah. . . Kepalaku " gumam Mark yang merasa pusing sambil menggelengkan kepalanya kesana-kemari.


" apa yang kau berikan padaku " Ucap Mark yang merasa ada yang tak beres dengan tubuhnya.


" nikmati saja honey. . . Bukan kah kau sangat menyukai tubuhku sebelumnya " Ucap Lea dengan suara seksy menggoda iman.


Mark yang merasa panas di sekujur tubuhnya tak bisa mengendalikan nafsu setan nya.


Mark kembali melahap habis bibir Lea yang dengan murah menyerahkan diri.



Tiba - tiba,


"BRUUAK ". . . Pintu kamar apartemen Lea di tendang kuat hingga terbuka paksa.


Daun pintu rusak seketika.


Sosok mengerikan dengan aura membunuh menatap tajam Mark dan Lea yang setengah telanjang.



Lea dan Mark yang sedang dalam gairah panas nya terkejut akan sosok tak di undang yang berdiri di balik pintu kamar Lea.


Sedetik mata Mark terbelalak lebar.


" baby. . . " seru Mark yang tau siapa sosok mengerikan yang menghancurkan daun pintu apartemen Lea.


Haya tak menjawab. Haya menatap tajam Mark dan Lea. Aura nya menghitam. Tak tampak sisi manusiawi dari seorang Haya.


Haya yang kini berada di hadapan Mark dan Lea adalah Haya yang lebih mirip seorang,



" DEWI IBLIS "


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


" MARI BERKOMENTAR"


Apa yang akan Haya lakukan setelah melihat tubuh Mark yang berada di bawah tubuh Lea . . ???


Jawab di komentar dan kita lihat adakah yang se-pemikiran dengan author pembuat novel


" the last big boss "


LIKE


KOMENT

__ADS_1


AND


HAPPY READING PASTINYA 🌷


__ADS_2