The Last Big Boss

The Last Big Boss
88


__ADS_3

\= \= \= KOTA C \= \= \=


MANSION BULAN!!!


RUANG KELUARGA!!!


"MOMMY SEKUAT ITU KAH? " Hera bertanya - tanya dalam hati sambil menatap Mommy nya.


Seperti sebuah telepati!.


" LEBIH KUAT DARI YANG TERKUAT!!! "


Jawab Haya dalam hati sembari menatap tajam Hera.


Suasana hening untuk beberapa saat. Sebelum akhir nya...


"Yah! Baiklah! Urusan "PERNIKAHAN " kita bicarakan nanti. Terjadi atau tidak nya sebuah pernikahan di bulan depan, tergantung apakah kita masih...


"HIDUP!"



"ATAU MATI! " Sampai tanggal yang di tentukan.


Ucap Haya santai - santai serius.


Hekai menatap Haya.


" Apa maksud ucapan mu? "Hekai menanggapi serius perkataan Haya.


" cih! Sudahlah! Aku ingin mencari udara segar. Dadaku terasa cukup sesak untuk sekedar menarik napas hari ini!" Haya kemudian beranjak dari duduk santai nya.


Tiba - tiba..


" Kemana kau akan mencari yang kau sebut "udara segar" tanya Hera dengan wajah datar nya.


"TAP! "


Haya yang berada di jarak sekitar 5 langkah dari posisi Hera duduk, menghentikan langkah santai nya.


Haya tak berbalik. Tak juga menjawab.


Haya tersenyum tipis.


" KAWAN KAH? LAWAN KAH? " tanya Hera seolah tau isi pikiran Haya.


" cih! Kami tak pernah berteman! Tidak juga saling melawan! "


" LALU?" Hera melanjutkan pertanyaan nya.


" he he he.. Tak penting lah! " Haya kemudian berlalu begitu saja.

__ADS_1


" Cih! Kau pikir aku bodoh! " batin Hera menatap punggung Haya yang berjalan menjauh.


Sedetik kemudian!.


" ah! Mom.. Seperti nya aku juga harus pergi!" pamit Hekai tampak terburu - buru.


" Hm! Jagalah istrimu. Atau kau akan kehilangan istri mu sebelum kalian ku nikahkan! " Bulan memberi peringatan dengan gaya santai nya.


Stella tersenyum mendengar ucapan Bulan. Stella kemudian mengangguk menatap Hekai.


" pergilah! Dan berhati - hati! " Ucap Stella.


" Em! " jawab Hekai sambil membalas senyuman Stella kemudian secepat kilat mengejar belahan hati nya.


***


SAAT HENDAK MEMASUKI MOBIL!.


" Baby.. Tunggu! " seru Hekai.


Haya berbalik.


Haya menatap Hekai santai.


" yak! He! Kau terus memanggil ku baby! Tidak kah kau berlebihan? Ucap Haya sambil melipat kedua tangan nya di dada.


Haya bersandar di mobil mewah nya.


" cih! Terhadap istri sendiri Mana ada batasan! " Hekai dengan wajah tak tau diri nya berjalan santai masuk mobil Haya.


Haya ikut masuk mobil.


Haya joki!.


" Baiklah! Aku tak mengajak mu. Jika kau tak kembali dalam kondisi hidup. Jangan menuntut ku untuk nyawa mu yang menghilang! "


Haya injak gass poll!


Hekai tersenyum tipis!.


" Kau bahkan tak menyadari jika nyawa ku sudah lama tak menjadi milik ku lagi! Kau sungguh melupakan ku baby! " gumam Hekai lirih di tengah lajunya Haya membelah jalan.


" hem! Kau bicara apa. Aku tak dengar! " tanya Haya yang ternyata mendengar ucapan Hekai namun tak jelas.


" ah! Aku bahkan tak bersuara! Seperti nya kau sangat merindukan ku hingga telinga mu terus mendengar suara ku! " Hekai menggoda Haya.


" cih! Sinting! "


***


MALAM HARI!

__ADS_1


MANSION MEWAH!!!


Sebuah kamar bernuansa Pink!.


" ceklek! " suara pintu kamar terbuka.


Tampak seorang bocah kecil berusia sekitar 5 tahun sedang asik membaca buku di atas ranjang nya.


" oh sayang! Sudah jam berapa ini. Kau masih membaca di jam larut ini? " tanya sang pembuka pintu.


Si bocah tak menjawab. Si bocah tersenyum menatap sosok si pembuka pintu.


Si pembuka pintu berjalan pelan mendekati ranjang si bocah.


Tiba - tiba!!!


" KEPAR (sensor) AT!!! " batin si pembuka pintu sambil menghentikan langkah pelan nya.


" mom! " seru si bocah yang melihat langkah Mommy nya terhenti.


Si pembuka pintu yang ternyata adalah Mommy si bocah pun melanjutkan langkah santai nya mendekati ranjang anak nya.


Sambil tersenyum dan mengusap lembut kepala sang anak.


" sayang! Sudah waktu nya tidur! Pergilah menggosok gigi dan cuci kedua tangan dan kaki mu. Mommy akan membereskan buku - buku ini! Oke!


"Em! " jawab singkat sang anak sambil berlari cepat menuju kamar mandi yang berada dalam kamar tidur nya.


Sedetik kemudian!



KELUAR LAH!!!


Lirik kan tajam tanpa berbalik sang Mommy bocah tampak mematikan...



" he! He! He! "


Tawa remeh seseorang yang muncul dari balik ruang gelap.


Aura iblis yang terpancar dari tubuh nya tak kalah mematikan dari lirikan sang Mommy bocah.


" LAMA TAK JUMPA!!! "



" DEVIL!!! "


DENG! DENG! DENG!

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


HAPPY BACA READER 🌷


__ADS_2