Tragedi Daster Ungu

Tragedi Daster Ungu
Curhat


__ADS_3

Di sepanjang perjalanan, Sudah tak terhitung lagi Belinda menangis sampai air matanya terasa kering. Deru suara hujan di luar mobilnya menambah atmosfer dinginnya malam dan hati. Dia pun menyalakan radio di mobilnya supaya tidak terlalu kesepian.


"Selamat malam broo and sis! Dengan gue Aldo sadboy sejati, akan menemani malam bro and sista dengan lagu-lagu patah hati. Tentunya kalian bisa streaming curhat disini melalui radio kesayangan kita yaitu Love radio di 106,3 FM untuk merahasiakan identitas, kalian bisa menggunakan nama samaran. Sista adakah disini yang sedang patah hati? Tentunya banyak yakan? Kalian mengatakan para pria itu buaya tanpa kalian tahu bahwa buaya juga ada yang betina, Asik asik josss! Oke lagu perdana yang akan Aldo putar yaitu lagu dari seorang penyanyi yang naik daun yaitu Mahalini yang berjudul Sial.


Lagu ini sangat mewakili perasaan kalian wahai kaum sad lovers. Silahkan di dengarkan dan di resapi" ucap penyiar radio itu dengan suara yang sangat ceria


Hal itu mengingatkan dia pada suara Aldo aspri dari Ben.


"Suaranya sangat mirip dengan Aldo, tapi mana mungkin dia menjadi penyiar radio secara sifatnya sangat dingin, dan penyiar itu suaranya sangat impresif" ucapnya.


Lagu pun mengalun membawa Belinda sekakan terhanyut dengan bait demi bait lagu itu.


Mahalini.


Sial.


Sampai saat ini tak terpikir olehku


Aku pernah beri rasa pada orang sepertimu


Seandainya sejak awal tak kuyakinkan diriku


Tutur kata yang sempurna, tak sebaik yang kukira


Andai ku tahu semua akan sia-sia


Takkan kut'rima cinta sesaatmu


Bagaimana dengan aku terlanjur mencintaimu?


Yang datang beri harapan, lalu pergi dan menghilang


Tak terpikirkan olehmu, hatiku hancur kar'namu


Tanpa sedikit alasan, pergi tanpa berpamitan


Takkan kut'rima cinta sesaatmu


Seandainya sejak awal tak kuyakinkan diriku


Tutur kata yang sempurna, tak sebaik yang kukira


Andai ku tahu semua akan sia-sia


Takkan kut'rima cinta sesaatmu


Bagaimana dengan aku terlanjur mencintaimu?

__ADS_1


Yang datang beri harapan, lalu pergi dan menghilang


Tak terpikirkan olehmu, hatiku hancur kar'namu


Tanpa sedikit alasan, pergi tanpa berpamitan


Tak akan kut'rima cinta sesaatmu


Sial-sialnya ku bertemu dengan cinta semu


Tertipu tutur dan caramu


Seolah cintaiku (cintaiku)


Puas kaucurangi aku?


Bagaimana dengan aku terlanjur mencintaimu? (Cintaimu)


Yang datang beri harapan, lalu pergi dan menghilang


Tak terpikirkan olehmu, hatiku hancur kar'namu


Tanpa sedikit alasan, pergi tanpa berpamitan


Takkan kut'rima cinta sesaatmu.


Tak terasa air mata Belinda menganak kembali setelah meresapi bait demi bait lagu itu.


"Sad lover, sepertinya ada yang ingin curhat dengan kita. Kata kuncinya adalah curhat dong ma!" ucap Aldo penyiar radio.


"Hallo" ucap Belinda pelan.


"Rupanya seorang sista! Hallo kata kuncinya!" ucap sang penyiar.


"Curhat dong ma!" ucap Belinda seketika ingin tertawa.


"Iya dongggggg! Dengan siapa di ujung sana?" tanya sang penyiar.


"Dengan Black Diamond! Aku ingin curhat dan mungkin agak sedikit lama" ucap Belinda.


"Utarakan apa yang ada di hatimu nona Black Diamond" ucap sang penyiar.


"Aku mengalami cinta segitiga di dalam rumah tanggaku! Sebenarnya aku bingung siapa yang menjadi pelakor dalam hubungan ini" ucap Belinda dengan dada yang sudah sakit menahan tangis.


"Baiklah, bisa di jelaskan secara spesifik siapa yang menjadi pelakornya dan kisahnya sista" ucap sang penyiar.


"Aku di jodohkan dengan seorang pria, aku langsung jatuh cinta padanya, tanpa di duga pria yang saat ini menjadi suamiku adalah kekasih dari adiku sendiri! Suami enggan menyentuhku, ku pikir dia belum siap karena kami tidak saling mengenal ternyata dia sudah puas melakukannya dengan adiku di hotel. Pada dasarnya kalau lah mereka jujur sedari awal bahwa mereka terlibat hubungan maka aku pun akan mundur demi kebahagiaan mereka. Aku juga baru tahu bahwa pria pengecut yang selalu keluarga kami sematkan kepada pacar adikku ternyata adalah suamiku sendiri. Dia tidak pernah sekalipun mau di kenalkan kepada keluarga kami hingga tak ada yang tahu hubungan itu. Dan fakta mencengangkan lagi ternyata adiku yang aku cintai, sayangi dan kasihi ternyata tidak menyayangiku dari dulu. Aku selalu mengalah padanya sampai sekarang. Aku sangat hancur, dan merasa saat ini juga duniaku runtuh" Belinda bercerita sembari mengelap air matanya yang sudah meluncur deras.

__ADS_1


"Nona Black Diamon percintaanmu sangat kompleks sekali. Kalau kami aku boleh tahu, pekerjaan Nona apa?" tanya penyiar.


"Aku CEO di sebuah perusahaan" jawab Belinda.


"Wooowwww sebuah tamu kehormatan, malam ini seorang CEO mengutarakan kegelisahannya di radio kita. Baiklah Nona silahkan lanjut" ucap penyiar itu.


"Dalam waktu hampir satu bulan ini, aku mencoba berperan untuk menjadi istri yang baik untuk suamiku. Di terima atau tidaknya aku serahkan padanya yang penting aku sudah melayaninya walau tidak melayani di atas ranjang saja" ucap Belinda kembali.


"Nona, sudah banyak bro and sista kita yang mengirimkan pesan semangat untukmu! Apa Nona mau mendengarnya?" tanya penyiar itu memastikan.


"Boleh" jawab Belinda.


"Oke dari Febri si cewek sakau, katanya jika sudah tidak kuat lagi maka kamu harus lari yang jauh dari pria itu"


"Dari Marsya cewek pelangi, katanya aku mengalami apa yang kamu alami sista. Kamu tidak sendiri"


"Dari pria kembang gula, katanya aku siap untuk menjadi tempat curhat Nona Black Diamond"


"Dari Karung Goni ingin meminta no anda. Skip saja ya bro disini rahasia curhaters tidak boleh di publikasi"


"Dari Libra cute, katanya biarkan saja mereka bersatu, sebaiknya kamu mengalah saja demi kebaikan hati, jiwa dan pikiranmu. Cari dan temukan pria yang akan menganggapmu hal yang paling berarti di hidupnya"


Itulah pesan-pesan motivasi untuk Belinda setelah kisahnya di bagikan di radio.


"Ada pesan-pesan untuk pendengar tidak?" tanya penyiar.


"Terimakasih untuk semuanya yang sudah mendengarkan curhatanku. Semoga kalian selalu berbahagia dan panjang umur. Do'akan semoga pernikanku mendapatkan hal yang terbaik. Terimakasih untuk Aldo yang sudah membantuku untuk mengutarakan kepedihan ini. Ada hadiah untukmu dan untuk pendengar setia radio ini. Hadiah akan di kirim besok ke kantor radio ini" ucap Belinda yang langsung mematikan sambungan teleponnya.


Sementara itu, di ruang siaran, seluruh pegawai radio itu bersorak sorai karena dia kan mendapatkan hadiah dari Nona Black Diamond.


"Sumpah gak nyangka kalau yang curhat barusan adalah seorang CEO" ucap penyiar yang bernama Tiwi.


"Tajir boo! Ternyata harta tidak membawa kebahagiaan murni" timpal penyiar yang bernama Ririn.


"Tapi gak punya duit juga lebih tidak bahagia" seloroh Tiwi.


"Keren ya pak Aldo, hari pertama siaran sudah dapat penelepon tajir" ucap Ririn.


"Saya tahu orang itu" ucap Aldo dingin.


"Siapa pak?" tanya Tiwi.


"Rahasia!" ucap Aldo sembari berlalu pergi.


Sebelum pergi dia berpesan kepada semua karyawan radio itu.


"Dalam waktu dekat, radio ini sudah sepenuhnya milik saya, Pak Roby telah menjual nya pada saya. Akan ada banyak gebrakan-gebrakan acara supaya semakin banyak menarik minat orang-orang mendengarkan lagi radio" Sesudah berpesan Aldo pun meninggalkan kantor radio itu.

__ADS_1


Sesudah menumpahkan semua beban di hatinya lewat streaming radio, hatinya merasa lega. Ini kali pertama dalam hidupnya berbagi masalah dengan orang lain. Sebelumnya jika di mempunyai masalah selalu di telan sendiri sampai kadang badannya drop.


"Benar juga ternyata hidup ini butuh orang lain. Hatiku merasa plong ketika sudah ku ceritakan di radio tadi. Ternyata hidup sedikit terbuka itu menyenangkan. Aku akan belajar bersosialisai dengan orang-orang dimanapun. Mulai dari saat ini aku Belinda Zahrani takan menutup diri dari ramainya dunia" Belinda berjanji akan lebih terbuka dan tidak membatasi circle pergaulannya.


__ADS_2