Agatha Anderson

Agatha Anderson
Agatha Anderson — Kebenaran Yang Disembunyikan


__ADS_3

...Takdir memang melukis jalannya sendiri. Hal yang pasti dan tidak bisa dihindari....


...Namun manusia juga tak mau begitu saja menurutinya. Karena itulah manusia mengupayakan begitu banyak jalan....


.......


.......


.......


Gabriel melajukan mobilnya dengan perasaan berdebar. Dia baru saja mendapat laporan dari salah satu bawahannya tentang orang yang mencari informasi masa lalu Christ.


Kenapa harus sekarang?


Kenapa orang itu harus Joshua?


Dia harus menemui Arthur sekarang untuk bicara. Dia tidak bisa langsung menemui Joshua karena itu akan mencurigakan dan secara langsung membuatnya jadi orang yang akan mendapat tuduhan dari Joshua.


Ah, sial.


Jika kalian bertanya kenapa Gabriel sepanik ini, jawabannya sudah jelas.


Gabriel sejak awal tahu masa lalu Christopher Winston dan semua yang terjadi selama ini.


Dia dan Arthur memang merencanakan semuanya sejak awal. Skenario pertemuannya dengan Arthur, cerita tentang masalah Arthur yang didesak untuk mencari jodoh untuk Christ, lalu lamaran yang dikirim pada Agatha. Semuanya adalah rencana mereka berdua.


Tidak hanya berdua sebenarnya karena Christ pun tahu bahwa rencana ini dibuat untuknya.


Tapi Gabriel berani bersumpah bahwa tidak ada niatan buruk apapun darinya pada adiknya. Justru dia dan Arthur mengupayakan semua ini untuk kebahagiaan Agatha dan Christ.


Ya, Gabriel dan Arthur memang sudah lama menunggu untuk rencana ini. Setelah beberapa tahun berlalu sejak saat itu.


Dua orang sahabat ini entah kenapa terikat oleh takdir adik-adik mereka. Persahabatan yang awalnya biasa itu menjadi lebih dalam sejak dua orang yang mereka sayangi patah dan terluka.


Gabriel ingat betul saat Agatha menjadi sosok berbeda dan hanya setengah hidup setelah kematian Mikael. Adiknya itu benar-benar seperti kehilangan separuh jiwanya dan tak berniat melanjutkan hidup dengan sisa nyawa yang ada. Gabriel ingat betapa dia harus bersusah payah membuat adiknya itu bertahan. Meyakinkan Agatha bahwa dia tidak sendirian, meyakinkan adiknya itu bahwa hidupnya harus terus berjalan.


Dan saat itulah Arthur datang menemuinya.


Menanyakan perihal Agatha dan meminta maaf sebelum menceritakan kisah yang sesungguhnya. Tentang kebodohan dan kenaifan adiknya yang menghilangkan nyawa seseorang hanya karena emosi dan pikiran pendeknya. Meminta maaf karena akibat dari semua itu juga berdampak besar pada hidup Agatha.


Dan Gabriel masih ingat betapa terkejutnya dia saat itu, betapa dia ingin marah dan menghajar Christopher. Ingin menghantam keras kepala pemuda itu agar menyadari bahwa tindakan impulsifnya itu berakhir menyakiti banyak orang.

__ADS_1


Namun kemarahannya saat itu tertahan karena Arthur kemudian mengatakan hal lain. Bahwa setelah melakukan kesalahan fatal itu adiknya menjadi gila. Adiknya tidak bisa menanggung dosa pada dirinya dan menjadi kehilangan akalnya, menyalahkan dirinya setiap hari, tidak mau berinteraksi dengan siapapun dan mengurung dirinya dalam kamar. Mengalami mimpi buruk setiap malam.


Dan Arthur takut sang adik tidak akan bisa kembali lagi seperti dulu. Karena itulah dia datang. Memohon agar Gabriel mau membantunya, meminta agar di kemudian hari adiknya bisa mendapatkan pengampunan dari Agatha.


Gabriel tidak bisa menjawab kala itu. Dia pun tengah berjuang mempertahankan semangat hidup Agatha. Dan tak pernah menyangka bahwa hal ini berdampak besar bagi Christ dan Agatha. Dua orang yang masih muda yang masih begitu menikmati hari-hari euforia mereka namun dalam sekejap dunia itu runtuh tepat di bawah kaki mereka berpijak. Manjatuhkan mereka begitu dalam pada jurang tak berdasar.


Gabriel tidak menerima permintaan Arthur kala itu. Baginya kesembuhan Agatha lebih utama dari apapun. Jadi dia pun meminta hal yang sama pada Arthur agar sahabatnya itu membangun hidup Christopher lagi. Dan jika waktu memang mengijinkan maka Gabriel menjanjikan untuk membantu Arthur.


Mereka cukup bersabar menunggu waktu. Karena luka Christ dan Agatha tidak bisa dipaksa untuk segera sembuh. Hanya waktu dan segala upaya dari semua orang yang mencintai merekalah yang bisa membantu menyembuhkan. Dan akhirnya tiga tahun yang lalu penantian mereka terjawab.


Memastikan Agatha dan Christ sudah bisa mengatasi masa lalu mereka dan berdiri tegak di atas kaki mereka sendiri, maka Gabriel dan Arthur mencoba memulai segalanya lagi. Memulai awal baru untuk kedua adik mereka. Kehidupan baru untuk mereka berdua.


Banyak hal yang Gabriel dan Arthur lakukan. Termasuk menghapus jejak Christ di masa lalu. Apalagi di saat Christ mengalami masa-masa kelam itu dia memang berhenti dari semua hal dalam hidupnya termasuk pendidikannya. Dan karena saat itu Christ masih di tahun ketiga, Arthur dengan sengaja meminta pihak kampus menghapus semua riwayat dan bukti bahwa Christopher Winston pernah ada di sana. Menghubungi dan mendatangi semua orang yang pernah berinteraksi dengan Christ dan memastikan mereka tidak mengatakan apapun dan bersikap sama sekali tidak pernah tahu siapa Christopher Winston. Dan harga untuk semua hal itu tidak murah dan mudah.


Gabriel hanya perlu melindungi semua perbuatan Arthur agar tak diketahui siapapun terutama Agatha.


Semuanya mungkin dipermudah dengan Agatha yang sama sekali tidak mengenali Christ. Agatha yang tidak melihat orang lain jika orang itu tidak bernilai untuknya. Kasar dan arogan memang, tapi sifat adiknya itu cukup membantu rencana mereka.


Tentu saja awalnya ini sulit bagi Christopher yang sama sekali tidak melupakan Agatha selama ini. Namun Christ menunjukkan sikap bahwa dia akan melakukan apapun demi menebus dosanya di masa lalu pada Agatha. Hingga akhirnya lamaran itu berhasil dibawa Gabriel untuk Agatha.


Dan tentu kemajuan hubungan keduanya di luar prediksi Arthur maupun Gabriel karena takdir mempermudah jalan mereka. Sampai akhirnya dua orang yang pernah sama-sama terluka itu kini bersama.


Namun mereka berdua melupakan variabel lain yang penting dalam hidup kedua adik mereka. Keberadaan orang-orang yang ada begitu dekat dengan mereka.


Joshua dan Neona.


Dua orang yang sama-sama ada dalam masa lalu dan masa kini Agatha dan Christ.


Arthur sempat lupa bahwa Neona yang sempat menghilang bisa kembali kapanpun seperti bom waktu jika wanita itu membeberkan segalanya.


Dan Gabriel melupakan Joshua yang rela melakukan apapun demi kebahagiaan Agatha. Pria yang mungkin mencintai dan peduli pada Agatha sebesar dirinya.


Dia yakin jika Joshua sudah sampai sejauh ini mencari tahu tentang masa lalu Christ, maka hanya tinggal menunggu waktu sampai Joshua tahu dia terlibat. Dan Gabriel tidak akan membiarkan itu semua. Semua usahanya tidak boleh hancur sia-sia.


Dan Gabriel harus menghentikan apapun yang akan Joshua lakukan nanti. Dia harus memikirkan caranya dan dia harap Arthur memiliki pemecahan atas masalahnya.


.


.


.

__ADS_1


Turun dari mobilnya tergesa Gabriel menuju kantor Arthur.


Sahabatnya itu tengah menunggunya dengan wajah tegang.


"Akhirnya kita bertemu," sapanya saat Gabriel melangkah masuk ruangannya. "Aku kesal karena kau terus mengabaikan pesanku akhir-akhir ini."


"Maaf, Arth. Akhir-akhir ini aku sering bersama ayah dan aku tidak ingin dia curiga."


"Jadi bagaimana? Kau sudah tahu siapa orang yang mencari informasi tentang Christ?"


Gabriel menarik napas panjang sebelum menjawab.


"Ya."


"Siapa? Apa aku perlu membereskannya juga?"


Gabriel tersenyum kecut mendengar pertanyaan Arthur. Dalam hatinya memunculkan begitu banyak perasaan dalam waktu bersamaan membuat Gabriel pusing.


"Jawab, Gab."


"Joshua."


"Apa? Siapa?"


Gabriel memijit keningnya yang memberat.


"Orang yang mencari tentang masa lalu Christ adalah Joshua."


Arthur mengernyit bingung dengan jawaban Gabriel.


"... maksudmu Joshua Sanders?"


"Ya. Joshua Alarice Sanders."


.


.


.


Riexx1323.

__ADS_1


__ADS_2