Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
12. Alika : Summer dress


__ADS_3

Alika langsung gugup ketika berjalan apalagi melihat sekitar yang tengah memperhatikan dia, apakah dia terlihat aneh saat ini apakah dia pantas berjalan berdampingan dengan Han. Sementara Han hanya acuh berjalan. Alika kaget Han mengambil tangan Alika meletakannya di lengan Han sehingga mereka berjalan bergandengan. Alika hanya bisa berusaha tersenyum sampai akhirnya mereka duduk pada salah satu meja yang ada didepan.


"Han Pramoedya"tiba-tiba terdengar suara seorang pria yang tidak dikenali Alika pria itu tersenyum tapi Alika langsung tau bukan senyuman tulus seperti ada makna di dalamnya.


"Revaldo Pratama"kata Han datar


"Waw siapa gadis cantik ini"kata Revaldo menatap Alika. Alika bingung harus bagaimana


"Dia sekertarisku"kata Han lagi


"Bisakah aku meminjamnya sebentar"goda Revaldo


"Jangan berlebihan Revaldo"kata Han sambil menatap tajam ke arah Revaldo sedangkan Alika hanya terdiam dan Revaldo hanya tersenyum menyeriangai. Ada yang aneh dari mereka berdua seperti sedang perang dingin. Dari tatapan Han yang tajam dan ketidaksukaannya keda Revaldo secara terang-terangan sedangkan Revaldo tersenyum tertawa menggoda tapi nampak kebenciaan ketika dia menatap Han. Untungnya mereka terselamatkan dengan pembawa acara yang sudah membuka acara malam itu. Revaldopun langsung kembali ke tempatnya. Malam itu berjalan dengan lancar, Han membawa pulang 2 award sekaligus. Han menyuruh Alika agar menginap di apartemennya malam ini karena besok meraka akan mengadakan meeting di sebuah restoran dengan client tentu saja langsung di tolak Alika tapi karena Han menatapnya tajam diapun langsung mengalah.


Karena keseringan menginap di apartemen Han ada beberapa baju Alika sudah tersusun rapih di lemari kamar tamu. Alika langsung melepaskan heelsnya mandi membersihkan dirinya dan ganti baju. Dia merebahkan diri di kasur mencoba bermain sosmed yang di punya sampe akhirnya diapun tertidur. Alika kaget dengan suara Han. Lagi-lagi Han seperti itu Alika sudah terbiasa dengan itu. Dia langsung ke kamar Han menggoyang-goyang sedikit tubuh Han mencoba membangunkan.

__ADS_1


"Bapak tidak apa-apa?" Tanya Alika dengan ragu-ragu karena di taku akan di amuk Han.


"Ya"kata Han singkat terlihat Han sudah berkeringat dingin dan ngos-ngosan seperti biasanya. Ketika mendengar direkturnya baik-baik saja Alika langsung membalikan badannya berjalan ke pintu untuk melanjutkan tidurnya.


"Alika. Bisakah kamu menemaniku tidur?"tanya Han seketika langkah kaki Alika terhenti dia hanya terpaku tidak percaya dengan kata-kata yang didengarnya barusan.


"Maaf pak?"tanya Alika sekali lagi takut dia salah dengar atau dia sekarang sedang bermimpi.


"Bisakah kau menemaniku tidur?"tanya Han lagi


"Ini perintah Alika. Kalau tidak kamu akan ku pecat"kata Han lagi.


"Apaan sih tadi bertanya sekarang perintah huh"kata Alika mendumel di dalam hatinya namun langsung mengiayakan toh di benaknya Han hanya menyukai laki-laki. Dia Langsung berbaring ragu-ragu di samping Han. Ketika sudah berbaring jantung Alika hampir copot karena tiba-tiba Han memeluknya, matanya terbelalak napasnya tertahan, jantung berdetak sangat kencang. Sedangkan Han bersikap biasa saja. Akhirnya malam itu Alika bisa tertidur setelah mengatur napasnya kembali dan berhitung dari 1 sampai 100 sampai akhirnya jatuh terlelap. Tidak ada mimpi buruk bagi Han malam itu. Alika bisa tidur nyenyak sampai matahari meninggi. Ketika terbangun dia sudah mendapati Han tidak ada di sampingnya. Klik! Pintu kamar mandi terbuka Han hanya menggunakan handuk sehingga terkihat otot-otonya terlihat sangat jelas. Alika langsung membalikan badannya jantungnya berdetak sangat kencang saat ini. Kaget dan malu sendiri Alika di buatnya tapi kalau dipikir-pikir Han terkihat seksi saat itu.


"Apakah bapak sudah selesai?"tanya Alika

__ADS_1


"Sudah"jawab Han santai. Alika langsung beranjak dari tempat tidur Han tapi masih memalingkan wajahnya dia tidak mau mengambil resiko melihat Han seperti tadi. Wajahnya memanas badannya juga . Setelah menutu pintu kamar Han, Alika mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajahnya.


Sekarang mereka sudah berada di mobil Han mengenakan Polo berwarna Pink dengan Celana cino berwarana cream sedangkan Alika menggunakan sumer dress berwana mustard bercorak bunga-bunga kecil, rambut panjangmya bergelombang dibiarkan tergurai. Entah kenapa teman sekosannya mengirimkan dressnya yang itu. Jadilah sekarang Alika seperti mau akan ke pantai. Sebenarnya di akan meminta mengirimkannya lagi tapi tidak cukup waktu. Meeting hari ini tidak se serius sebelumnya ini hanya sekedar makan siang biasa tapi tetap membicarakan bisnis. Karena Han terlihat tidak mengomentari pakaian yang dikenakan Alika, Alikapun tidak memperdulikan penampilannya lagi. Dia hanya bersyukur temannya tidak mengirimkan heelsnya berwarna hijau, entah apa yang akan diperbuat Alika nanti. Ketika Alika hanya diam saja setelah duduk. Han semakin mendekat dia mengambil sabuk pengamanan yang ada di samping Alika dan memasangkannya . Mata Alika terbelalak jantungnya juga berdetak kencang. Alika semakin bingung kenapa jantungnya sangat sering berdetak kencang di samping Han. Bagaimana kalau dia jatuh cinta kepada Han??


_____________________________________________________


Terimakasih sudah membaca novel ini teman-teman.


Jangan lupa di like ya dan kalau ada kritik dan saran silahkan di comment. Agar lebih baik lagi kedepannya ❤️❤️😘😘😘


Jangan lupa juga di vote yaa, tapi kalau tidak keberatan


Makasihh 💐💐


Yang sudah aku doain bahagia 🤲❤️

__ADS_1


__ADS_2