Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
maaf


__ADS_3

Hen yu Shi mengangguk dan menghapus air matanya, dan bergegas untuk melangkahkan kakinya, berjalan secepat mungkin, untuk meninggalkan rumah sakit


Sedangkan Li Ceng yang duduk di kursi sedang memegang tangan Qin Yan Yan yang masih terbaring tidak sadarkan diri


"Apa kamu sesakit itu? Sampai-sampai untuk membuka mata pun kamu tidak kuat," Li Ceng menundukkan kepalanya dan meletakkan di atas tangannya yang sedang menggenggam erat tangan Qin Yan Yan


"Katakan apa yang harus kakak lakukan, untuk membantumu lepas dari penderitaan ini!" Ucap Li Ceng yang terdengar putus asah


Tanpa Li Ceng sadari, Qin Yan Yan yang sudah sadar dan membuka matanya


Qin Yan Yan tersenyum dan mengangkat satu tangannya, menyentuk kepala Li Ceng, sambil mengelusnya


"Kakak,, apa yang kamu tangisi? Yan Yan baik-baik saja"


Li Ceng mendongakkan kepalanya yang tertunduk dan melihat Qin Yan Yan, Yang sudah tersenyum menatapnya


"Yan Yan,,, kamu sudah sadar? Bagaimana perasaanmu, apa kamu merasa sakit?" Li Ceng merasa senang dan tidak bisa menyembunyikan perasaannya itu


"Kakak,,, Yan Yan baik-baik saja, apa yang kakak khawatirkan?"


"Benar kamu baik-baik saja, kakak tidak perlu khawatir lagi!" Li Ceng menggelengkan kepalanya dan mengusap rambut Qin Yan Yan


Qin Yan Yan mengubah ekspresi wajahnya menjadi terlihat lesu


Qin Yan Yan terdiam melihat Li Ceng, yang tersenyum senang menatapnya


"Ada apa?" Li Ceng menyentuh hidung adiknya itu dengan gemas


"Kakak,,, apa yan yan boleh minta sesuatu pada kakak?" Dengan raut wajah yang serius, Qin Yan Yan mencoba untuk bangun dan duduk, dan di bantu oleh Li Ceng


"Memangnya, kamu ada permintaan apa? Katakan saja, apapun yang kamu inginkan! Kakak janji akan mengabulkannya" ucap Li Ceng tanpa berfikir panjang dengan perkataannya


"Apa Kakak yakin? Apa Kakak janji?" Tanya Qin Yan Yan dan tersenyum


Qin Yan Yan tersenyum dan menaikkan tangannya, membiarkan jari kelingkingnya berdiri


"Kakak harus janji" Han xinxin memperlihatkan jari kelingkingnya untuk membuat kesepakatan dengan Li Ceng


Li Ceng pun tersenyum, dan mengkaitkan jari kelingkingnya, ke jari kelingking Qin Yan Yan sembari mengangguk


"Iya kakak janji.. Katakan,, kamu ingin apa?" Tanya Li Ceng

__ADS_1


***


Di sisi lain..


Han xinxin yang berjalan lemas di tengah keramaian! tidak menghiraukan orang di sekitarnya, kepalanya tertunduk, matanya melihat setiap langkah kakinya yang berpijak pada tanah.


Sesekali Han xinxin terdengar mendengus dengan rasa putus asah


"Hhuu...


Han xinxin memainkan batu kecil yang ada di depan kakinya, iya menendang-nendang batu kecil itu dengan pelan, untuk menghibur hatinya yang sedang merasa terluka


"Nasib,,, nasib,,," Han xinxin mengeluh dengan hidupnya


Han xinxin yang terus berjalan dengan kepala tertunduk, tanpa sengaja iya menabrak seorang pria, yang berjalan terburu-buru dari arah berlawanan dengannya, membuat bawaan buah yang ada dalam kantong plastik di pegangan tangan pria itu terjatuh


"Maaf.. maaf.. maaf.." Han xinxin terus menundukkan kepalanya mengikuti kata maaf yang iya ucapkan, tanpa melihat pria yang iya tabrak, dan membantu pria itu, untuk memungut buah yang sudah berserakan di tanah


Pria itu memandangi Han xinxin dengan senyum penuh maksud di bibirnya, seakan iya sudah mengenal Han xinxin


Han xinxin memasukkan buah jeruk yang iya pungut kembali ke dalam kantong plastik, dan menyerahkannya, ke pada pria yang berdiri menatapnya


"Maaf,,, aku tidak sengaja, ini.." Han xinxin menyodorkan buah yang sudah ada di dalam kantongan kepada pria yang ada di hadapannya


"Kamu terlihat tidak bersemangat dan memiliki banyak pikiran, apa kamu ada masalah?, Apa kamu butuh bantuan?" tanya pria itu, dengan akrab meski mereka baru saja bertemu


"Tidak,,," Han xinxin menggelengkan kepalanya


Pertanyaan pria yang kini berdiri di hadapannya biasa-biasa saja, tapi.. itu terdengar aneh bagi Han xinxin


"Maaf,,!" Han xinxin kembali menundukkan kepalanya


"Buah itu, mungkin kotor, tapi.. masih bisa di cuci. Aku tidak bisa menggantinya karena tidak punya cukup uang, maaf.." ucapan minta maaf Han xinxin untuk yang kesekian kalinya


"Tidak apa-apa, aku tidak mempermasalahkannya," pria itu tersenyum lagi


"Oh iya, aku ingin makan siang! apa kamu ingin menemaniku untuk makan siang?" Tutur pria itu dengan santai


"Ah..." Han xinxin tercengang


Pria yang baru saja iya temui, tanpa berbasa-basi mengajaknya untuk makan siang bersama, Membuatnya merasa tidak enak

__ADS_1


Han xinxin yang menyadari pria yang kini berdiri di hadapannya, bukanlah orang baik langsung menolak tanpa berpikir panjang


"Maaf,, aku tidak bisa! Aku masih ada urusan penting, aku pergi dulu.." Han Xinxin dengan cepat melangkah


Tapi.. pria itu menghalanginya, iya Memegang tangan Han xinxin dan menggerakkan kepalanya, mendekat pada telinga Han xinxin


"Aku tidak suka jika di tolak," bisik pria itu dengan nada mengancam


Han xinxin menjadi takut, dengan cepat iya melepas tangan pria itu dan berjalan secepat mungkin meninggalkan pria yang berbadan kekar dan tinggi, masih berdiri melihatnya pergi! dan tersenyum jahat memandanginya.


Dengan tergesa-gesa Han xinxin, mengetuk pintu kamar dan masuk sebelum mendapat izin dari dalam


Han xinxin menutup kembali pintu kamar ,bersandar pada pintu sembari menyentuh dadanya


"Itu sangat menyeramkan" gumam Han xinxin


Han xinxin yang baru sadar membulatkan matanya, melihat Qin Yan Yan dan Li Ceng, menatapnya dengan tatapan penasaran, Membuatnya tersenyum malu


"Kak,, kak Shu min,, Yan Yan,, kalian disini?" Han xinxin merasa gugup melihat keduanya sedang menatap dirinya


"Ini kamarku, seharusnya aku di sini!" Jelas Qin Yan Yan


"Kamu terlihat ketakutan, ada apa?" Tanya Qin Yan Yan


Mendengar pertanyaan Qin Yan Yan, Han xinxin tidak langsung menjawabnya! Han xinxin Berjalan mendekat pada Li Ceng dan Qin Yan Yan dan duduk di sisi ranjang pasien


"Aku bertemu pria Mesum di jalan," jawab Han xinxin


"Pria mesum?" Tanya Qin Yan, mengulang perkataan Han xinxin


"Apa dia berbuat sesuatu padamu?" Tanya Li Ceng dengan cepat


Han xinxin tidak menjawab pertanyaan dari Li Ceng ataupun Qin Yan Yan


Untuk sesaat Han xinxin terdiam, karena masih trauma dengan kejadian yang baru saja terjadi


"Ada apa? Apa dia melakukan sesuatu padamu" Li Ceng berdiri memegang kedua bahu Han xinxin, dan menatap Han xinxin, dengan tatapan yang khawatir dan bertanya padanya dengan nada cemas


"Tidak,," Han xinxin menggelengkan kepalanya


"Tidak ada yang terjadi,, tapi jujur itu sangat menakutkan" ucap Han xinxin

__ADS_1


"Syukurlah,,, jika tidak terjadi apa-apa" balas Qin Yan Yan dan tersenyum melihat tingkah laku Li Ceng, yang begitu mengkhawatirkan Han xinxin


__ADS_2