
Han xinxin menoleh melihat para pegawai yang begitu sopan pada Zhang xianglue
"Li fan ada?" Tanya Zhang xianglue dengan senyum manis di bibirnya
"Presiden ada di ruang kantornya" jawab pegawai kantor di ikuti anggukan di kepalanya
Mendengar jawaban itu, Zhang xianglue yang tidak berhenti untuk memperlihatkan senyum di bibirnya, melirik Han xinxin untuk menyombongkan diri
Han xinxin jadi tahu diri, perbedaannya dengan Zhang xianglue Membuatnya tidak berharap banyak lagi, Han xinxin kembali membalik badan dan melangkah ke depan meja resepsionis
Han xinxin meletakan kartu hitam di depan pegawai
"Bantu aku untuk mengembalikan ini kepada Li fan, katakan saja jika aku tidak membutuhkannya" ucap Han xinxin
Pegawai resepsionis mengambil kartu dan menatapnya dengan jeli
"Ini kartu hitam milik presiden? Kenapa bisa ada padamu?" Kedua pegawai resepsionis saling menatap penasaran dengan adanya kartu milik Li fan, yang Han xinxin kembalikan
Han xinxin tidak menjawabnya, dia hanya melihat Zhang xianglue yang tersenyum padanya
Dan kemudian berbalik melangkah untuk pergi
Tapi... Sebelum mencapai pintu keluar, Zhang xianglue menyebut nama Li fan
"Li fan,,," ucap Zhang xianglue saat melihatnya berjalan bersama dengan wan Tu mo
Mendengar nama Li fan, Han xinxin berhenti untuk melangkah,
Han xinxin menoleh untuk memastikannya, dan dengan cepat kembali memalingkan wajahnya, saat menemukan itu benar adalah Li fan
Han xinxin kembali berbalik dan berdiri memunggungi Li fan untuk menghindari agar Li fan tidak tahu akan keberadaannya
"Tidak,,, tidak,,, jangan sampai Li fan melihatku disini" ucap Han xinxin dalam hatinya yang merasa tidak nyaman
__ADS_1
Mengetahui Zhang xianglue adalah kekasih Li fan, Membuat Han xinxin merasa malu, dan memiliki sedikit rasa cemburu dalam hatinya
Han xinxin menjadi tidak tenang, dan mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan Li fan
Han xinxin dengan cepat menutup wajahnya dengan menggunakan tangannya agar Li fan tidak melihat ataupun mengenalinya
Han xinxin dengan cepat berjalan, menuju pintu keluar
"Li fan,,," Zhang xianglue menyapa Li fan dan berjalan mendekat padanya, tapi... Li fan sama sekali tidak menunjukkan rasa senang melihat Zhang xianglue
Li fan tetap berjalan menuju pintu keluar, tanpa menghiraukan sapaan dari Zhang xianglue
Tapi karyawan resepsionis menghentikannya
"Presiden..." Pegawai resepsionis dengan cepat berjalan menghampiri Li fan menundukkan kepala dengan hormat dan menyerahkan kartu hitam yang di berikan oleh Han xinxin
"Seorang wanita, memintaku untuk membantunya agar mengembalikan ini kepada presiden! wanita itu berkata bahwa dia tidak membutuhkan kartu ini" ucap karyawan resepsionis
"Hmm..." Zhang xianglue tersenyum mendengar perkataan dari karyawan itu
"Hmm... Dia hanya akan di tuduh mencuri nya darimu, meski berusaha untuk menjelaskan namun siapa yang akan percaya?" ucap Zhang xianglue melanjutkan ucapannya, mencoba merendahkan Han xinxin di depan Li fan
Li fan tidak begitu menanggapi penjelasan dari Zhang xianglue, iya tetap melihat pegawai yang kini tertunduk di hadapannya
"Kenapa bukan dia yang mengembalikannya? Kenapa harus melalui kamu?" Tanya Li fan melihat pegawai resepsionis yang tidak berani untuk melihatnya
"Dia tidak ada janji,, tidak memiliki janji dengan Anda, dan aturan di kantor ini seharusnya dia,,,"
Li fan mengambil kartu yang ada di tangan pegawai dengan raut wajah yang marah, Membuat pegawai itu tidak sempat melanjutkan ucapannya
"Mma,,, maaf,, aku tidak tahu jika Anda ingin menemuinya" ucap karyawan resepsionis dengan cepat, karena sudah tahu kesalahannya, karena tidak mengizinkan Han xinxin untuk bertemu dengan Li fan
"Aturan kantor,,? Siapa yang membuatnya,,,? Aku tidak pernah membuat aturan seperti itu!?" Tanya Li fan dengan suara keras dan marah Membuat karyawan resepsionis itu gemetar ketakutan
__ADS_1
"Itu,,, itu,,, direktur Li.."
"Apa yang kamu lakukan? Kenapa memarahinya? Dia hanya mengikuti aturan yang tertulis! Tidak ada wewenangan untuk dia melanggar aturan itu" Zhang xianglue yang tahu apa yang akan di katakan oleh karyawan itu, dengan cepat memotongnya
Karena Zhang xianglue sangat tahu, jika Li fan sampai Mendengar nama Li Ceng, itu akan membuatnya Tamba marah
"Tidak berguna,,," ucap Li fan, dan melirik Zhang xianglue yang sudah berdiri di sampingnya, dan sama sekali tidak memberi muka untuk menyambutnya
"Cari orang untuk menggantikannya,, aku tidak ingin dia bekerja lagi di kantor ini, dan juga,,, cabut semua peraturan-peraturan yang di buat oleh Li Ceng, ganti semuanya! Buat larangan,, jika yang tidak memiliki hubungan dengan ku dan juga jika bukan, atas izinku.. di larang keras seseorang masuk di kantor ini, jika tidak memiliki kepentingan" ucap Li fan yang di tujukan kepada wan Tu mo
Zhang xianglue terdiam melihat sikap Li fan yang begitu dingin padanya
"Baik tuan,,," tutur wan Tu mo dengan patuh
"Pre.. prr.... Presiden... Aku,,, aku minta maaf jika punya salah, tolong jangan pecat aku, aku benar-benar tidak tahu, tolong jangan pecat aku,, aku sangat membutuhkan pekerjaan ini" pegawai resepsionis menangis dan berlutut di lantai, untuk memohon belas kasih dari Li fan, dan mencoba untuk mempertahankan pekerjaannya
Namun,,, itu tidak di pedulikan oleh Li fan
Li fan melangkah menuju pintu keluar, berharap masih menemukan Han xinxin di luar sana
"Melihat Li fan sudah keluar dari dalam gedung kantor, Zhang xianglue dengan cepat berjalan mengikutinya
"Tunggu,,," teriak Zhang xianglue, mencoba untuk menghentikan Li fan
"Tunggu,,, Li fan,,," Zhang xianglue berjalan menyusul Li fan dan berdiri dihadapannya, Membuat Li fan berhenti untuk melangkah
"Apa yang kamu inginkan" tanya Li fan dengan nada dingin
"Li fan,,, sejak kamu mendapatkan kembali ingatan mu, kamu sangat dingin padaku, apa aku ada salah padamu? Li fan, aku sangat merindukan kebersamaan kita dulu, aku sangat..."
"Hmm..." Li fan tersenyum, membuat Zhang xianglue menghentikan ucapannya
"Dulu... Seharusnya kamu, mengingat apa yang sudah kamu lakukan! Jangan hanya mengingat kebersamaan yang seharusnya memang sudah di putuskan sejak dulu, karena aku sangat muak dengan perasaan palsu yang selalu kamu tunjukkan'' jelas Li fan dengan kasar
__ADS_1
"sebelum aku membuat perhitungan denganmu, sebaiknya kamu jangan menampakkan wajahmu lagi di hadapanku, karena itu akan membuatku! benar-benar akan melupakan jika dulu kita memang pernah jadi teman" jelas Li fan
"Kita tidak memiliki hubungan apa-apa, dan juga kamu tidak memiliki arti dalam hidupku, di kantor ini kamu tidak punya kepentingan, jadi aku katakan... Tidak perlu datang kesini lagi, itu semua demi kebaikanmu" tutur Li fan dan melanjutkan langkahnya