Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
Kamu di mana?


__ADS_3

"begini kan jauh lebih bagus dari pada tatanan semula,, ini jauh lebih hidup" Han xinxin melihat sekeliling dan tersenyum melihat seisi ruangan benar-benar sudah iya rubah menjadi apa yang iya anggap jauh lebih bagus dan menarik


"Aku sangat lelah," Han xinxin Memegang lehernya dan memutarnya agar perasaan penak menjadi lebih baik


"Tugasku sudah selesai, mungkin aku bisa pulang dengan cepat untuk istirahat, agar besok Aku bisa bekerja lebih baik lagi," Han xinxin melangkahkan kakinya dan berjalan keluar dari dalam ruangan, dan tidak lupa iya menutup pintu


Han xinxin menyerahkan kunci kamar yang baru saja iya bersihkan, kepada pegawai yang bertugas di bagian resepsionis


"Aku sudah membersihkan kamar itu, dan yang pastinya sangatlah bersih, ruang kamar yang begitu besar, aku membersihkannya seorang diri, aku benar-benar capek, apa aku bisa pulang sekarang?" Han xinxin berdiri di depan meja resepsionis meletakkan kedua lengannya, sambil berbasa-basi agar bisa di beri izin untuk pulang secepatnya


"Han xinxin,,,," seseorang dari belakang menyebut namanya, membuat Han xinxin berbalik dan melihat ke arah suara tersebut


"Tuan manager,," Han xinxin menundukkan kepala dengan hormat, dan dengan tersenyum Sang manajer membalas hormat dari Han xinxin dengan anggukan


"Bagaimana dengan tugasmu? Apa kamu sudah menyelesaikannya?" Tanya sang manajer


Han xinxin mengangguk


"Aku sudah membersihkan seluruh ruangan itu, dan aku menjamin kebersihannya" jawab Han xinxin


"Bagus kalau begitu,, mulai hari ini! Kamu di tugaskan hanya untuk membersihkan satu ruangan itu saja,"


"Tapi tuan,,, apa tidak boleh aku memiliki teman untuk membantuku? Ruangan kamar apartemen sangat besar dan luas, membersihkan seorang diri itu menguras tenaga begitu banyak, aku capek dan lelah" Han xinxin dengan cepat menyampaikan keluh kesahnya


"Jika kamu menolak, aku bisa mencari karyawan lain"


"Tidak,,, tidak,,, tidak,,, aku bisa,, aku bisa,, sendiri juga tidak apa-apa, itu masalah kecil" Han xinxin dengan cepat menyela perkataan sang manajer apartemen, untuk mempertahankan pekerjaan yang baru saja iya dapat


"Baik,,, kalau begitu! hari ini kamu boleh pulang, besok pagi jangan sampai terlambat"


"Baik.." ucap Han xinxin dengan menundukkan kepalanya


Sang manajer melangkah mendekat pada Han xinxin, iya mengangkat tangan dan memegang bahu Han xinxin

__ADS_1


"Aku suka,, pegawai yang penuh semangat seperti mu" selesai mengucapkan kata-katanya sang manajer berjalan pergi dan meninggalkan Han xinxin yang masih berdiri memandangi punggungnya sampai menghilang


"Aku harus tetap bertahan untuk pekerjaan yang sudah aku dapatkan, ini tidak mudah untuk mencarinya, sekarang sudah dalam genggaman tidak mungkin aku akan melepaskannya"


Han xinxin mengangguk mengerti dengan ucapanya sendiri sembari melangkahkan kakinya, berjalan keluar dari dalam apartemen tempat iya bekerja


Disisi lain, mobil Li fan sudah ada di parkiran, untuk memarkirkan mobilnya


Dan setelah itu, Li fan turun dari mobil, berjalan masuk kedalam apartemen, melewati Han xinxin yang sedang keluar dari pintu yang berlawanan


"Tuan Li,,,"


Mendengar panggilan itu, Han xinxin sempat menoleh, untuk melihat seseorang yang tengah berteriak memanggil Li fan


Han xinxin, melihat Li fan yang berdiri memunggunginya, sambil melihat Tu mo yang sedang berdiri di hadapan Li fan


Hanya karena merasa penasaran saja, Han xinxin menoleh untuk sesaat, dan setelah itu kembali untuk melangkah pergi.


Li fan yang sebenarnya adalah Han yuang, sama sekali tidak di kenali oleh Han xinxin


"Kamu masih sakit, jangan memaksakan diri untuk bekerja Sebelum kamu sembuh total"


Perkataan dari Li fan, Membuat Tu mo jadi terharu, Tu mo tersenyum


"Tuan,,, terimahkasih, anda sudah peduli padaku, sekarang aku sudah sembuh dan bisa bekerja kembali, seperti dahulu" Tu mo mengikuti langkah Li fan yang sudah berjalan menuju meja resepsionis


"Tuan,,, kamar anda sudah di bersihkan, semoga anda bisa tinggal dengan nyaman" pegawai resepsionis memberi informasi itu dengan kepala tertunduk


Tanpa mengatakan apa-apa, Li fan berjalan memasuki lift dan menekan tombol Sembilang


Tu mo yang masih mengikuti Li fan tidak bersuara dan hanya mengikuti, atasannya dengan sangat hati-hati


Li fan membuka pintu kamar apartemennya, iya membulatkan mata, setelah melihat tatanan di dalam ruangan itu

__ADS_1


"Tempat yang begitu bersih, dan juga tatanan yang begitu rapi, hampir di dalam ruangan itu semua tatanan di ubah oleh Han xinxin


Li fan berjalan menuju kamar tidurnya, dan di dalam sana pun semuanya sudah di ubah


"Siapa yang begitu berani, menyentuh semua barang-barang ku?" Li fan dengan raut wajah yang marah melihat Tu mo yang juga heran, melihat ruangan yang begitu indah dengan banyak bunga dan juga semua gorden dan seprai di ganti dengan warna yang cerah


Tidak menunggu perintah dari Li fan, Tu mo, menundukkan kepalanya untuk pergi memeriksa, siapa yang sudah melakukan hal yang sudah membuat atasannya marah


Di tengah kemarahannya, Li fan sekilas melihat bayangan Han xinxin, amarahnya yang begitu membara seketika hilang


Sebelum Tu mo, membuka pintu apartemen, Li fan mencegahnya


"Tidak perlu,, ini juga tidak terlalu buruk," Li fan berdiri melihat sekelilingnya


Dengan sangat Tiba-tiba Li fan pun teringat pada Han xinxin, mengingat kebersamaan mereka dahulu


"Apa kamu sudah memulai melakukan pencarian?" Li fan melangkah menuju sofa dan duduk


"Maaf tuan, semuanya mengatakan sulit, jika tidak memiliki foto atau identitas yang bisa di lacak" Tu mo dengan kepala tertunduk menjawab pertanyaan dari Li fan


Li fan bersandar, di sandaran sofa dan berfikir dengan apa yang di katakan oleh Tu mo


"Hhee..." Li fan menghela nafas sembari menyentuh keningnya yang terasa sakit


"Xinxin,, tinggal di pedesaan. Kamu kesana dan ambil beberapa foto Han xinxin, kamu Bisa memakai nama Han Yuang untuk bisa masuk kedalam kediaman Han" jelas Li fan


"Lebih detailnya, aku akan menjelaskannya kepada mu nanti, sekarang kamu pergi! Aku butuh istirahat"


"Baik tuan,,," Tu mo melangkah dan membuka pintu, berjalan pergi meninggalkan Li fan yang masih duduk di sofa


"Xinxin,,, Aku sangat merindukanmu! Kamu di mana? Apa kamu juga berusaha untuk mencari keberadaan ku?" Li fan berdiri dan berjalan menuju kamarnya dan berbaring setelah masuk dan sampai di atas ranjang


"Sekarang papa sudah tiada, apa kamu tahu itu?" Li fan memejamkan matanya untuk mencoba mengurangi rasa sakit di kepalanya

__ADS_1


Tu mo yang tengah berjalan memasukkan tangan kedalam saku celananya, dan mengeluarkan dengan ponsel di tangannya


Tu mo menekan tombol untuk menghubungi seseorang, dan berbicara dengan sangat serius.


__ADS_2