
Ada tiga bawahan Qi yuang yang datang untuk membantunya, sekarang sedang menyeret kelima preman itu, untuk masuk ke dalam mobil
"bagaimana,, apa kamu sekarang merasa sudah puas?" Qi yuang yang masih berdiri memunggungi Mei ling, melihat anak buahnya mangangkat para preman itu! bertanya kepada Mei ling tanpa melihatnya
Mei ling tidak menjawab pertanyaan Qi yuang, iya berjalan mendekat pada Qi Yuang, melihat Qi yuang dan mengangkat tangannya
"Kamu terluka" Mei ling menyentuh kening Qi yuang yang terluka
"Aah,,, ini tidak apa-apa! Hanya luka kecil" Qi yuang melerai tangan Mei Ling
"Sekarang kamu pulanglah, aku masih ada urusan! aku harus ke rumah sakit, di depan jalan sana akan ada banyak taksi yang melintas, kamu bisa naik taksi untuk pulang ke rumahmu"
Perkataan Qi Yuang, membuat Mei ling yang tadinya merasa khawatir padanya, tiba-tiba mengubah raut wajahnya,
"Kamu tega membiarkan ku pulang sendirian? Bukannya kamu bawa mobil? Kenapa tidak sekalian mengantar ku pulang dulu?" Mei ling menyilang kedua tangannya dan meletakkannya di bawah dadanya melihat Qi yuang dengan tatapan naas
"Sekarang Li fan ada di rumah sakit, aku harus kesana untuk menjenguknya. Sekarang aku tidak tahu bagaimana keadaannya, aku minta maaf karena tidak bisa mengantarmu"
"Apa? Apa? Apa aku tidak salah dengar? Maksud kamu..? Li fan? Li fan,,? Dia... Dia masih hidup? apa kamu serius?" Mei ling dengan raut wajah bahagia, memegang lengan Qi Yuang bertanya dengan penuh semangat
Qi yuang mengangguk, iya sangat tahu jika Mei ling sangat menyukai Li fan,
Pertemanan antara Qi yuang dan Mei ling, sangatlah akrab! mereka selalu saling membantu, meski keduanya jarang terlihat bersama, tapi mereka berdua selalu siap sedia, selalu berada di tengah-tengah saat salah satu dari mereka memiliki masalah.
Karena Zhang xianglue, adalah wanita dari keluarga terhormat, yang juga sangat menyukai Li fan Membuat Mei ling tidak memiliki muka untuk bersaing dengannya, karena dia hanyalah wanita bisa dan sederhana yang memiliki pikiran terbuka, tahu diri dengan posisi dimana seharusnya dia memiliki perasaan
"Apa aku boleh ikut denganmu ke rumah sakit? Kamu sangat tahu dengan perasaanku padanya, Mendengar kabar kematiannya membuatku sangat terpukul" Mei ling memasang wajah sedih
"Sekarang aku mendengar kabar dia masih hidup, tidak mungkin aku akan melewatkan kesempatan ini, untuk tidak menemuinya, aku sangat merindukannya" Mei ling bersikap manja pada Qi Yuang, berharap agar Qi yuang mau membawanya bersama dengannya, menjenguk Li fan di rumah sakit
__ADS_1
"Sudah jangan seperti ini," Qi yuang melepaskan gandengan tangan Mei ling yang menggandeng lengannya
"Jika ingin ikut, ikut saja tidak perlu memasang wajah menyeramkan seperti itu" Qi yuang berjalan menuju dimana iya memarkirkan mobilnya
"Apa yang salah? Bukankah wajahku ini sangat imut? Dan juga sangat manis? hanya saja matamu yang buta, tidak bisa melihat apa yang bagus di depanmu, sama dengan Li fan,, dia sama sekali tidak pernah memandangku. jelas-jelas aku sangat menyukainya, tapi dia tidak pernah melihat itu" Mei ling yang terus mengoceh, mencoba untuk mengikuti langkah Qi yuang, yang sudah mendahuluinya, Membuatnya harus berjalan cepat, karena langkah kaki Qi yuang yang panjang tidak bisa iya samakan dengan langkah kakinya
"Tunggu aku..." Mei Ling dengan cepat membuka pintu mobil saat melihat Qi yuang sudah masuk ke dalam mobil
Setelah Mei Ling sudah duduk di sebelahnya, Qi yuang menyalahkan mesin dan melajukan mobilnya menuju rumah sakit, tempat Li fan di rawat
Kedekatan Qi yuang dan Mei ling, sudah terjalin sejak mereka duduk di sekolah menengah atas, mereka berdua berteman hingga sampai saat ini
Mei Ling yang begitu sederhana, tidak pernah terlihat mengeluh, dia selalu tampak senang dan ceria! Itu yang membuat Qi Yuang suka Dan nyaman jika bersamanya, membuat hubungan pertemanan mereka tetap berjalan.
"Sejak kapan kamu menemukan Li fan? Aku tidak pernah mendengar kamu menyebutkannya, Apa yang terjadi padanya? Selama iya menghilang, isu terdengar jika Li fan sudah meninggal, lalu sekarang? Apa yang terjadi? Kenapa dia harus di rawat di rumah sakit?" Mei Ling bertanya-tanya karena penasaran dan mencoba untuk mendapatkan jawaban dari Qi Yuang
Pertanyaan temannya itu, membuat Qi Yuang mendengus
"Jadi... Maksud kamu Li fan sudah kembali ke perusahaan? Bukannya,, Li Ceng sudah mengambil alih perusahaan? Kenapa..?
"Sudah jangan bertanya lagi, jika ingin menemui Li fan, kamu harus banyak diam, jaga sikap kamu! Kamu sangat tahu jika dia orangnya yang tidak suka terlalu berisik, dia tidak suka wanita yang terlalu cerewet! kamu mengoceh sepanjang jalan, bagaimana bisa kamu membuatnya untuk menyukaimu jika seperti ini"
" Ooh.." Mei ling terdiam dan memasang wajah murung, saat mendengar Qi yuang memperingatkannya tentang sifat Li fan
***
Tok... Tok.. tok..
Li fan yang tengah berbaring melihat ke arah pintu saat mendengar suara ketukan,
__ADS_1
Belum sempat memberi ijin kepada orang yang ada di balik pintu
Pintu itu sudah terbuka, Li fan melihat Zhang xianglue berjalan masuk dan menghampirinya dengan langkah yang cepat
"Li fan,,, apa yang terjadi padamu? Kenapa sampai seperti ini?" Zhang xianglue yang merasa khawatir, mengangkat tangan untuk menyentuh luka yang ada di dahi Li fan yang sudah di bungkus perban oleh dokter
Li fan menghalangi tangan Zhang xianglue yang hendak ingin menyentuh dahinya yang terluka
Dengan perasaan kecewa Zhang xianglue, menarik kembali tangannya, dia meremuk tangannya yang sudah Li fan tolak untuk menyentuhnya.
"Kenapa kamu kemari?" Dengan tatapan dingin Li fan melihat Zhang xianglue
"Li fan,, aku...
"Dan juga sebenarnya aku tidak menginginkan kamu ada disini" Li fan yang tidak ingin mendengar kata dari Zhang xianglue sengaja untuk, memotongnya
"Kenapa? Aku kemari karena khawatir dan mencemaskan mu, aku..
" Tapi aku tidak butuh itu darimu! Sebaiknya kamu pergi, aku tidak ingin melihatmu disini" Li yang masih terbaring di ranjang, memejamkan matanya
Zhang xianglue bingung melihat sikap Li fan yang tiba-tiba berubah
("Sikap ini,,, ini sikap Li fan yang ku kenal dulu, tapi.. aku lebih menyukai sikap Li fan yang kemarin-kemarin, yang bersikap ramah kepadaku") dalam hati Zhang xianglue menerka-nerka
"Li fan Apa aku ada salah? Kenapa kamu tiba-tiba begitu dingin padaku? Terakhir bertemu kamu masih baik-baik padaku"
Pertanyaan dari Zhang xianglue Membuat Li fan kembali membuka matanya, dia melihat Zhang xianglue yang berdiri di samping tempat iya berbaring
Li fan bangun dan duduk
__ADS_1
Li fan meraih tangan Zhang xianglue dan menggenggamnya dengan erat
"Li fan apa yang kamu lakukan? Ini sakit, lepaskan aku" Zhang xianglue mencoba untuk melepaskan tangannya dari Li fan