Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
Siapa kamu?


__ADS_3

"Aku,, kenapa aku begitu bodoh? Jika Xinxin berfikir lain dengan apa yang baru saja aku ingin lakukan padanya, dia pasti akan secepatnya pergi dari sini" Qi yuang bertolak pinggang


"Aku tidak ingin xinxin sampai pergi dari sini" Qi yuang berjalan menuju kamar Han xinxin, dia berdiri di depan pintu kamar Han xinxin dengan gelisah iya mondar mandir di depan pintu, tidak tahu ingin berbuat apa.


Qi yuang berdiri dan menatap pintu kamar Han xinxin, iya meletakkan kedua tangannya di pinggang, dengan ragu Qi yuang melangkah mendekat pada pintu kamar Han xinxin


Tok... Tok.. tok...


Qi yuang mengetuk pintu , dengan perasaan was-was dalam hatinya


"Xinxin... Aku,,, aku,,," Qi yuang merasa gugup


"Aku tidak bermaksud untuk melakukannya, aku minta maaf! Aku mohon jangan salah paham." Qi yuang terdiam sesaat


" Istirahatlah,, aku masih ada urusan di luar, jadi aku harus pergi" Qi yuang tetap berdiri di depan pintu, Meski sudah mengatakan apa yang ingin iya katakan


Karena tidak ada balasan dari Han xinxin dari dalam kamar, Qi Yuang membalik badan dan berjalan meninggalkan depan pintu kamar Han xinxin, dan sesekali iya menoleh untuk melihatnya, berharap Han xinxin keluar dan memberi tanggapannya


"Hhfffuuu...." Qi yuang membuang nafas dengan kasar, iya berjalan dan masuk kedalam mobilnya.


Di dalam kamar Han xinxin duduk terdiam di sisi ranjang


Iya menggelengkan kepalanya, saat mengingat kejadian yang baru saja terjadi


"Tidak,,, tidak,,, ini tidak boleh terjadi!" Han xinxin berdiri dan berjalan mendekat pada jendela kaca besar yang ada di dalam kamarnya


Han xinxin melihat keluar jendela dan melihat mobil Qi Yuang sudah melaju


"Aku harus secepatnya pindah dari sini, aku tidak ingin karena hanya merasa berhutang Budi pada Qi Yuang, aku membiarkan perasaan ini menjadi lebih dalam," Han xinxin memegangi wajahnya yang terasa panas, iya berjalan ke kamar mandi dan masuk, membasuh muka untuk menyegarkan dirinya


***

__ADS_1


"Apa yang terjadi? Kenapa menyuruhku kemari?" Qi yuang berjalan dan menghampiri seorang wanita yang tengah duduk di kursi kafe sambil menangis


Melihat Qi yuang sudah berdiri di hadapannya, wanita itu tanpa berpikir panjang berdiri dan memeluk Qi yuang tanpa ragu


"Mereka semua selalu menggangguku, sepulang bekerja dan hari ini,, mereka hampir melecehkan ku, aku ingin kamu memberi mereka pelajaran agar berhenti untuk membuli ku" wanita itu melepas pelukannya dari Qi Yuang dan terisak


"Kamu pernah berjanji untuk melindungi ku kan? Sekarang kamu ada disini, bantu aku untuk membalas mereka" wanita itu terus mengoceh dalam tangisnya dan sesekali menghapus air matanya yang membasahi pipinya


"Mei,,, sudah kamu jangan menangis lagi, sekarang bawa aku, di mana para preman itu biasanya berkumpul" Qi yuang yang terlihat begitu perhatian pada wanita itu, membatunya untuk menghapus air benih yang terus mengalir di pipinya


Wanita itu yang bernama Mei ling, mengangguk, dan berjalan kaki menelusuri lorong, di ikuti oleh Qi Yuang dari belakang


Mei ling sesekali menoleh untuk melihat Qi yuang yang tertinggal jauh darinya , iya melihat Qi yuang yang tengah melihat ponsel yang ada di tangannya dan bermaksud untuk menyimpannya ke dalam saku celananya


Dan Tidak berjalan begitu jauh Mei ling berhenti untuk melangkah, saat melihat para pria jahat yang ada di hadapannya.


sekelompok preman yang terdiri dari 5 orang, tersenyum saat melihat Mei ling berdiri di hadapan mereka


"Hayyo... Kawan-kawan lihat ini, lihat siapa yang ada di hadapan kita," kepala preman itu berdiri


"Hahaha,, ahahaha" kelima preman itu tertawa


"Wanita cantik,, apa kamu merasa menyesal karena sudah meninggalkan kami tadi?" Kepala preman melangkahkan kakinya dengan arogan, berjalan ke arah Mei ling, berdiri sambil terus tertawa


"AHahaha,,, apa kamu bersedia untuk menemani kami? Jangan takut, kami bisa berlaku baik padamu jika kamu mau menurut"


"Betul itu,, jangan khawatir kami orang yang baik" salah satu dari mereka ikut untuk angkat bicara


Kepala preman yang sudah berdiri di depan Mei ling, tersenyum dan mengangkat tangan untuk menyentuh dagu Mei ling


Tapi sebelum itu terjadi, sebuah tangan tiba-tiba menghalangnya, dan dengan cepat menjatuhkan kepala preman itu ke tanah

__ADS_1


Qi yuang berdiri di selah kaki kepala preman, dan menundukkan tubuhnya, meraih kerah baju yang di kenakan oleh kepala preman, menariknya hingga kepala preman berdiri


"Siapa kamu? Beraninya kamu memukulku, apa kamu tidak tahu siapa aku?" Kepala preman itu memegang kedua tangan Qi Yuang, yang masih menggenggam erat kerah baju yang di pakainya


Kepala preman mencoba untuk melepaskan tangan Qi Yuang, tapi itu terlalu kuat


"Aku tidak tahu dan tidak perlu tahu, kamu siapa aku sama sekali tidak takut, karena kamu selalu mengganggu wanita ini, jadi kamu dan komplotan mu, akan aku beri pelajaran yang akan selalu kalian Ingan, agar tidak berani lagi untuk mengganggunya" selesai berbicara, tinju Qi yuang pun melayang ke wajah kepala preman, membuat preman itu berdengik, karena rasa sakit yang tiba-tiba menyerangnya


"Apa yang kalian lakukan di sana? Cepat hajar dia" kepala preman menunjuk Qi yuang yang berdiri di hadapannya dan menyentuh wajahnya yang terasa rahangnya telah patah tulang


Ke empat preman menganggu dan segera menyerang Qi yuang secara bersamaan, Membuat Qi yuang kewalahan untuk melawan mereka


Tapi,, Qi Yuang tetap untuk bertahan, dia dengan sekuat tenaga membalas setiap pukulan yang dia terima dari para preman, hingga akhirnya bisa menjatuhkan satu persatu dari mereka berempat


Qi yuang tersenyum,, merasa puas melihat keempat preman yang sudah tergeletak di tanah, iya mengusap darah yang keluar dari mulutnya, dan mencoba untuk menyentuh keningnya yang iya rasa sakit , kemudian melihat tangannya yang juga terdapat darah dari luka di keningnya


Qi yuang meludah, dan dengan santai melangkahkan kakinya untuk mendekat pada Mei ling


Tanpa iya duga kepala preman, mengambil sebuah balok yang ada di sekitar lokasi dan bermaksud untuk memukul Qi yuang dari belakang


"Ddorr..." Suara tembakan disertai teriakan dari Mei ling membuat Qi Yuang tercengang


Qi yuang membalik badan dan melihat kepala preman sudah tergeletak di tanah


Anak buah dari Qi Yuang berjalan ke arahnya, dan hormat ke padanya


Qi yuang mengangguk membalas hormat dari bawahannya itu


"Maaf komandan,, kami datang sedikit terlambat, membuat anda terluka"


"Tidak perlu minta maaf, sekarang kalian bawa mereka ke kantor, dan beri sansi kepada mereka, untuk semua kejahatan yang sudah di perbuatnya

__ADS_1


"Baik komandan," Jawab anak buah Qi yuang dengan tegas


Ada tiga bawahan Qi yuang yang datang untuk membantunya, sekarang sedang menyeret kelima preman itu, untuk masuk ke dalam mobil


__ADS_2