
Pria yang bertemu dengan Han Xinxin di jalan! membuka pintu, dan membanting pintu dengan kesal saat menutupnya kembali
Pria yang bernama Mo Han tersenyum sinis
"Lagi dan lagi,, wanita semuanya sama saja! Baiklah... Jangan salahkan aku jika melakukan hal yang buruk padamu di kemudian hari."
Mo Han, mengingat bagaimana Han xinxin, terlihat begitu takut padanya Membuatnya marah dan mengepalkan tangannya
"Aku menyukai mu dan kamu yang aku anggap berbeda, ternyata sama saja dengan mereka" Mo Han berjalan dan meraih sebuah tongkat yang bersandar di tembok
Mo Han berjalan sambil menarik tongkat itu, membiarkan tongkat itu menyapu lantai dan menimbulkan suara
Di dalam ruangan terdapat sebuah kurungan besi, dan terdapat beberapa wanita yang terkurung di dalam kurungan itu
Mo Han duduk di atas sebuah peti, menghadap pada kurungan besi sambil tersenyum
Mo Han, menyimpan kantong yang berisi buah di dekatnya dan kemudian mengangkat tongkat yang iya bawa, kemudian melihat-lihat tongkat itu
"Hari ini,, aku sedang kesal! Dan memerlukan seseorang untuk melampiaskan kekesalanku ini"
Mo Han, menoleh dan melihat buah yang ada di dalam kantongan plastik, tersenyum saat memiliki ide
Mo Han mengambil buah jeruk yang ada di dalam kantong plastik dan melemparkannya, ke arah wanita yang tengah berdiri ketakutan
Ke empat wanita itu, menutup telinga saling merapat satu sama lain, mencoba untuk menghindar dari lemparan Mo Han yang menggunakan jeruk!
Suara tangis dari mereka berempat yang ketakutan, membuat ruangan itu menjadi bising
Mo Han mengambil jeruk terakhir di dalam kantong plastik dan menatapnya untuk sesaat, dan lagi-lagi iya teringat dengan Han Xinxin
"Diam.... Semuanya..." Mo Han melemparnya jeruk yang ada di tangannya ke arah jeruji besi, membuat bunyi yang begitu nyaring, hingga dari mereka berempat pun terdiam
Mo Han berjalan ke arah jeruji besi, dan tidak lupa untuk membawa tongkat yang ada di tangannya dan berdiri! Menatap ke empat wanita yang ada di dalam
Semuanya tertunduk, tidak ada yang berani melihat Mo Han
"Sama seperti kalian di masa lalu! Dia pun menolak ku dan pergi dengan ketakutan" Mo Hanmelangkah
Mo Han membuka gembok pintu kurungan besi dan berjalan masuk
__ADS_1
Keempat dari wanita itu, melangkah mundur hingga punggung mereka, menyentuh tiang besi! tubuh yang penuh dengan luka pun gemetar
Semuanya berlutut saat Mo Han sudah berdiri di hadapannya
Bibir yang pucat menggigil ketakutannya
Mo Han menjambak rambut salah satu wanita yang tak lain adalah fannya, menarik rambutnya hingga fannya berdiri
Fannya yang merasa kesakitan hanya bisa menangis dan memohon ampun
"Tolong ampuni aku,, aku mohon jangan menyiksaku lagi! aku mohon,, aku mohon lepaskan aku" satu tangan fannya memegangi tangan p
Mo Han dan satunya lagi, memegangi rambut yang tertarik, untuk mengurangi sedikit rasa sakit. suara yang gemetar terdengar begitu memilukan
"Kenapa? Apa kalian merasa aku begitu kejam? Lihat aku!" Pria itu dengan kasar, membuat fannya berbalik untuk melihatnya
"Kalian para wanita sama saja, apa karena aku tidak punya uang? Atau karena aku tidak memiliki tampan yang bagus, Sehingga kalian enggan untuk menerima ku?" Pria itu mendorong Fannya hingga punggungnya terbentur pada besi
"Aaahk..." Fannya meringis kesakitan
Tak puas dengan fannya pria itu kembali menjambak rambut wanita yang lainnya
"Aaah..." Wanita itu berusaha untuk melepaskan tangan Mo Han dari rambutnya, namun genggaman tangan Mo Han sangat kuat
"Aku tidak akan menolak mu lagi, aku mohon lepaskan aku! Aku mohon... Aku akan melakukan apapun yang kamu minta, tolong lepaskan aku,, aku mohon.." wanita itu melipat tangannya dan terus memohon pada Mo Han yang kini berdiri di depannya!
"Aku mohon lepaskan...!! aku,, tidak akan menolak mu lagi" wanita itu menggelengkan kepalanya dan menahan rasa sakit di kepalanya, akibat Mo Han masih menjambak rambutnya
Mo han tersenyum sinis, iya melepas rambut wanita itu dan memegang dagu wanita yang bernama Zhen Shu menggunakan ibu jari dan jari telunjuknya
"Apa kamu yakin dengan ucapan mu?" Tanya Mo Han dengan senyum jahatnya
Zhen Shu hanya bisa mengangguk, iya pasrah dengan nasibnya! Karena tidak ingin di siksa lagi, zhen Shu berharap bisa menyenangi hati Mo han, agar terhindar dari siksaan yang setiap hari harus di jalaninya
"Hahaha... AHahaha.." Tawa Mo Han pun terdengar
"Bagus,,, sekarang kamu dengan suka rela menyerahkan diri padaku! Aku suka" senyum di bibir Mo Han terlihat
Tapi,, itu hanya sementara, seketika senyum itu berubah
__ADS_1
Psikopat yang sudah tidak memiliki hati, bagaimana mungkin bisa luluh
Mo Han mendorong zhen Shu
"Apa kamu sengaja mengolok-olok ku?
"Tidak,, " dengan cepat Zhen Shu mengelak dan menggelengkan kepalanya
"Tapi sayang sekali,, aku tidak menyukaimu lagi! Apa yang kamu pikirkan? Apa mencoba untuk mendapatkan hatiku?" Mo Han berbalik badan, memunggungi zhen Shu yang masih terduduk di lantai, karena terjatuh aki di dorong olehnya
Merasa perhatian Mo Han teralihkan, zhen Shu dengan Pelang, merangkak di lantai! Untuk mengambil tongkat yang di tinggalkan oleh Mo Han
Fannya dan dua wanita lainnya menggelengkan kepalanya, memberi isyarat kepada zhen Shu untuk mengurungkan niatnya, tapi zhen tidak peduli
Zhen Shu dengan pelan berdiri, saat tongkat sudah di tangannya! Dan memukul Mo Han dari belakang
Namun sangat di sayangkan pukulan dari zhen Shu, tidak berefek apa-apa
Mo Han memegang punggungnya dan berbalik, melihat Zhen Shu yang sudah berdiri di hadapannya, menggenggam erat tongkat yang ada di tangannya
"Ssial..." Mo Han menjulurkan tangannya
"Berikan tongkat itu, dan aku akan mengampuni" Mo Han melangkah untuk mendekat pada zhen Shu, tapi zhen Shu terus menggelengkan kepalanya, dan melangkah mundur
"Lelaki gila,,, aku tidak percaya padamu, jangan.. jangan mendekat" zhen Shu dengan gemetar, memegangi tongkat yang ada di tangannya dengan erat
Air matanya mengalir deras di pipi karena rasa takut di hatinya
Sedangkan Fannya dan kedua wanita lainnya saling berpelukan, karena takut melihat ke beranikan zhen Shu
"Sebelum,, aku benar-benar marah, sebaiknya kamu menurut"
"Tidak,,, tidak,,," Zhen Shu mengangkat tongkat untuk menyerang Mo Han, tapi dengan kekuatannya sebagai seorang wanita yang lemah, Mo Han begitu mudah, berhindar dan merampas tongkat yang ada di tangan zhen Shu
Tanpa berbasa-basi Mo Han memukul kepala zhen Shu dengan sangat keras, tanpa ampun dan rasa kasihan! Mo Han melakukannya berkali-kali hingga Zhen Shu pun terjatuh, tergeletak di Lantai dan meninggal
"Aaaahk...." Teriakan serentak dari tiga wanita yang melihatnya
Mo Han menoleh untuk melihat ketiganya dengan tatapan tajam
__ADS_1
"Diam..." Bentak Mohan, membuat ketiganya seketika terdiam