Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
Ciuman selamat pagi


__ADS_3

Di dalam kamar mandi Via menahan nafas, dia benar benar malu teringat kejadian tadi.


Sebenarnya hak Ziga jika meminta untuk melayaninya sebagai seorang istri, hanya saja Via masih belum siap untuk hal itu. Walaupun Ziga sudah menyatakan ketulusan dalam mencintainya Via masih belum sepenuhnya percaya. Bayangan pengkhianatan yang di lakukan oleh mantan kekasihnya masih sangat membekas di ingatannya.


Setelah berganti menggunakan piyama, Via keluar dari kamar mandi, dia berjalan pelan pelan dan melihat sekeliling untuk memastikan keberadaan Ziga. Setelah tak melihat Ziga di kamar akhirnya Via bernafas lega. Kemudian dia langsung naik ke atas tempat tidur dan menutupi diri dengan selimut. Via mencoba memejamkan matanya, tapi dia tetap tidak dapat tidur.


Tak berapa lama terdengar suara pintu kamar yang terbuka. Via tahu Ziga telah kembali ke kamar, dia pun mengeratkan pegangannya pada selimut dan berpura pura tidur.


Ziga melihat Via yang telah membungkus dirinya dengan selimut, sebenarnya Ziga sangat ingin menyentuh, bercumbu dan melakukan malam pertama mereka, hanya saja Ziga tak mau terburu buru karna hal itu pasti akan membuat Via takut, dia ingin menunggu sampai Via benar benar menyerahkan hatinya.


Ziga melangkah ke kamar mandi dan mengganti bajunya dengan piyama.


Via merasakan sisi ranjang sebelahnya mencelos, tubuhnya menegang tiba tiba fikirannya kacau. Sebelum Via memulihkan fikirannya Ziga menarik tubuhnya ke dalam pelukan pria tersebut.


Ziga yang merasakan tubuh Via menegang mencoba menenangkan istrinya.


"Tidurlah, aku tidak akan melakukan apa apa padamu" ucap Ziga sembari mengecup lembut kening Via.


Mendengar kata kata Ziga tubuh Via yang tegang pun menjadi rileks, dia menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Ziga.


Tak berapa lama deru nafas teratur terdengar, Via telah terlelap dalam tidurnya di pelukan Ziga.


Ziga dapat merasakan Via telah terlelap di pelukannya.


"Aku akan berusaha memenangkan hatimu Vi, aku akan menjadikanmu milikku seutuhnya" gumam Via sembari mengecup kening dan puncak kepala Via, tak berapa lama Ziga pun menyusul Via tertidur. Mereka terlelap dalam keadaan saling berpelukan.


Via terbangun keesokkan paginya, dia sedikit terkejut dengan posisi tidurnya sekarang. Dia tidur dengan menyandarkan wajahnya di dada Ziga, tangannya melingkar di pinggang Ziga, dengan tangan Ziga juga melingkar sempurna di pinggang rampingnya serta kaki Ziga menyilang di atas paha Via.


Via mendongak ke atas menatap wajah tampan Ziga. " Sungguh mahakarya yang sempurna" gumam Via mengaggumi ketampanan lelaki yang kini telah menjadi suaminya tersebut.


Via pun meraba wajah pria yang ada di hadapannya. Pria yang telah menyatakan cinta pada dirinya, pria yang berkata akan terus menunggu untuk membuka hatinya.

__ADS_1


Via menelusuri wajah Ziga, jarinya mengusap lembut bibir tipis Ziga.


"Apa kau sedang menggodaku?" tanya Ziga dengan suara serak menggoda yang, ternyata Ziga sudah bangun, dia lalu meraih tangan Via yang sedari tadi bergerilya di wajahnya.


Via yang kepergok pun tak dapat menyembunyikan rasa malunya, wajahnya seketika merah merona.


"Aku, aku tidak, tapi sebelum Via menyelesaikan kata katanya Ziga segera menanamkan ciuman lembut di bibir Via, ciumannya mengobrak abrik pertahanan Via, lidahnya menelusuri setiap sudut mulut Via, Via pun secara alami membalas ciuman suaminya. Ketika mereka hampir kehabisan nafas, Ziga pun melepas ciumannya.


Dia kemudian bangkit dari tempat tidur tapi sebelum menuju kamar mandi Ziga kembali mendekatkan wajahnya ke wajah Via, Via yang telah terduduk pun secara spontan menutupi bibir dengan kedua tangannya.


"Mulai hari ini, itu adalah ciuman wajib selamat pagi" goda Ziga


"Dasar mesum" umpat Via yang kemudian membenamkan wajahnya di bantal.


Ziga tak marah mendengar umpatan Via, dia malah tertawa terbahak bahak lalu meninggalkan Via menuju kamar mandi.


Via merapikan dirinya kemudian berjalan keluar kamar, dia berfikir selama menunggu Ziga selesai mandi dia bermaksud membuatkan sarapan untuk mereka berdua sebelum berangkat menjemput ayah dan ibu mertuanya.


"Mamah" panggil Via terkejut melihat ibu mertuanya telah tiba bahkan sedang menyiapkan sarapan di meja makan.


"Selamat pagi sayang" sapa Ayu yang kemudian langsung menghampiri Via untuk memeluknya.


"Mamah merindukanmu sayang" ucap Ayu pada menantu kesayangannya tersebut.


"Via juga merindukan mamah" jawab Via yang juga membalas pelukan ibu mertuanya.


"Kapan mamah tiba?" tanya Via.


"Mengapa tak memberi kabar pada kami?" tanya Via lagi.


Ayu melepaskan pelukannya pada Via.

__ADS_1


"Mamah tiba tadi sekitar pukul 5" jawab Ayu


"Mamah sengaja tak menghubungi kalian, karna mamah tak mau mengganggu tidur kalian" tambah Ayu


Via merasa malu mendengar ucapan ibu mertuanya, dia bukan hanya tidak menjemput ayah dan ibu mertuanya, bahkan kini ibu mertuanya telah menyiapkan sarapan untuk mereka. Bahkan dia kini masih menggunakan piyama tidurnya.


"Maafkan kami mah" ucap Via merasa menyesal


"tapi bukankah Ziga bilang pesawat mamah yang mamah tumpangi baru akan tiba nanti pukul 09.00 ?" tanya Via


"Iya, kami berganti pesawat saat transit jadi ini lebih cepat dari perkiraan" jawab Ayu


" Jadi tadi pagi Mamah hubungi Erik untuk menjemput di bandara" terang Ayu


"Karna Mamah tak mau mengganggu pengantin baru" ucap Ayu sambil tersenyum kepada mertuanya.


Via bertambah malu mendengar ucapan ibu mertuanya, dia ingin sekali membenamkan wajahnya di dasar lubang terdalam


"Oh ya, mana Papah ?" tanya Via mencoba mengatasi rasa malunya.


"Papa masih tidur, mamah akan segera membangunkannya" jawab Ayu


"Kamu juga panggil Ziga turun, kita sarapan bersama" ucap Ayu pada Via.


"Baik Mah" jawab Via yang kemudian langsung naik ke atas untuk memanggil Ziga.


Sementara itu Jesica di hotel tengah bersiap siap rencananya mulai hari ini dia akan menumpang sementara di rumah Ziga dan Via selama masa pencarian ayahnya.


Jesica merasa sedih, karna sampai saat ini belum ada kabar tentang ayahnya.


Maka dari itu dia mengandalkan bantuan Ziga dan Erik untuk menemukan ayahnya.

__ADS_1


Setelah semua beres Jesica segera memesan taksi untuk menuju kediaman Ziga.


__ADS_2