Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
jangan berisik


__ADS_3

"Aku ingin kakak Mendengar apa isi dalam surat wasiat itu, agar kakak hanya mengelola bagian yang kakak dapat, jangan mengusik sesuatu yang bukan hak kakak" Li fan yang tidak bisa menjaga ucapanya, benar-benar membuat Li Ceng naik darah, darah dalam tubuhnya seakan mendidih, namun iya tetap mencoba untuk menahan amarah yang sudah ingin meledak


"Pengacara wan,, silahkan bacakan" ucap Li fan sambil bersandar di sofa dengan Santai


"Baik tuan,,," pengacara wan Shu membuka sebuah map yang berisi surat wasiat


"Jika suatu saat terjadi sesuatu pada diriku, aku ingin seluruh harta warisanku jatuh pada putra tunggal ku Li fan, semuanya adalah milik Li fan, dia yang akan meneruskan bisnis dan dialah penerus ku, yang bertanda tangan di bawah ini Li jiafan tanpa paksaan dari siapapun" pengacara wan melihat Li fan setelah membacakan isi dalam surat wasiat itu


"Hanya itu yang tertulis tuan,,," pengacara wan Shu menyimpan surat wasiat itu kembali ke dalam map


"Pengacara wan, apa anda tidak salah membaca? Yang anda bacakan dari keseluruhannya tidak satupun nama kakak tercantum di dalam sana" tanya Li fan yang sebenarnya hanya sengaja ingin meledek Li Ceng


"Tuan Li,, surat ini asli dan ini tulisan tangan dari tuan Li terdahulu, memang itulah isi dalam surat wasiat tersebut" jelas pengacara wan Shu


Li fan berdiri, iya melangkah mendekat pada Li Ceng, menatap Li Ceng dengan penuh Amara di raut wajahnya


"Kamu sudah dengar sendiri kan? Kamu sama sekali tidak memiliki wewenangan disini, kamu bekerja di sini itu karena dulu aku malas untuk mengurusi perusahaan waktu itu, tapi sekarang aku sudah siap untuk mengelolanya, jadi kamu tidak dibutuhkan lagi di perusahaan ini! Sebagai pemilik perusahaan aku memecat mu karena untuk beberapa hal, jadi mulai hari ini aku ingin kamu mengambil semua berkas yang kamu miliki jangan menyisakan apa pun, dan tinggalkan perusahaan ini"


Tanpa berbasa-basi lagi Li fan langsung ke intinya.


Li fan memasukkan satu tangannya di saku celananya, kemudian iya melangkah pergi dari dalam ruang kantornya, berjalan dengan penuh percaya diri, meninggalkan Li Ceng yang masih berdiri mematung, dengan telapak tangan yang sudah terluka gara-gara kepalan tangan yang begitu kuat


***


"Sekarang kamu sudah di terima beerkerja, ikuti aku,,! Aku akan menunjukkan kamar yang perlu kamu bersihkan hari ini"


"Baik,,,! Han xinxin menunduk patuh dan mengikuti langkah sang manajer


Setelah sampai di dalam sebuah kamar di apartemen tempat iya Bekerja, Han xinxin tidak berhenti untuk melihat karena perasaan kagum dalam hatinya, karena betapa luasnya kamar yang harus dia bersihkan


"Sekarang kamu bertanggungjawab untuk membersihkan seluruh dan seisi ruangan ini, ingat harus dengan bersih dan rapi. Pemilik kamar apartemen ini sangat tidak suka jika seseorang bekerja yang tidak kompeten, jadi kamu harus menggunakan semua usahamu untuk melakukan yang terbaik, jika kamu bisa melakukan yang terbaik siapa tahu saja kamu bisa dapat komisi" jelas manajer apartemen kepada Han xinxin

__ADS_1


"Tapi,,, ruang seluas ini belum lagi kamarnya, bagaimana mungkin aku bisa membersihkannya sendiri?" Han xinxin yang merasa tidak bisa melakukan tugas itu menyerah sebelum bekerja


Sang manajer berpikir, mencari cara agar Han xinxin mau bekerja dan menjadi pegawai tetap untuk membersihkan satu kamar itu saja


Semua karyawan yang tahu akan sifat si pemilik apartemen, rela untuk mengundurkan diri dari pada harus di tunjuk untuk membersihkan ruang dan kamar itu


"Mumpung dia karyawan baru, dia belum tahu sifat sih pemilik kamar, aku harus meyakinkannya agar mau bekerja dan menerimah tugas ini!" Ucap sang manajer dalam hati


"Kamu disini adalah karyawan baru, agar aku bisa sepenuhnya percaya padamu, kamu bisa bekerja dengan baik, maka uji coba.. yang harus kamu lakukan adalah membersihkan ruangan ini" jelas sang manajer


Han xinxin terdiam dan dia terus berpikir


"Aku sangat membutuhkan pekerjaan, sebaiknya aku terima saja, cepat atau lambat aku akan terbiasa" dalam hati Han xinxin meyakinkan diri sendiri


Han xinxin mengangguk


"Baiklah kalau begitu aku siap untuk mengambil alih pekerjaan ini, manajer jangan khawatir Xinxin akan membuat apartemen ini bersih sebersih bersihnya"


Han xinxin tersenyum paksa


Han xinxin cemberut melihat sekelilingnya, melihat seisi ruangan dan kemudian menghela nafas


"Hhhe......


Han xinxin mengambil alat untuk segera melakukan bersih-bersih


"Aku harus tetap semangat,,, xinxin ingat kamu harus menghidupi dirimu sendiri, ketahuilah jika bekerja itu sama sekali tidak mudah


Han xinxin memulai pekerjaannya


***

__ADS_1


Li fan berdiri mengamati semua karyawan yang sedang bekerja di temani dengan pengacara wan Shu di sampingnya, pengacara pribadi orang tuanya dulu


Paak.... Paak.. paak..


Li fan bertepuk tangan, dengan senyum manis di bibirnya


Hampir seluruh karyawan yang mendengar tepukan tangan itu menoleh dan melihat ke arah suara tepukkan tangan itu


"Lihat-lihat bukankah itu tuan Li fan" ucap salah satu dari karyawan di perusahaan itu dengan cara berbisik


"Benar-benar, itu benar dia"


"Apa yang dilakukannya disini? Bukankah dia,,,


"Ssstt,,, jangan berisik.."


Li fan yang hampir mengerti dengan pendapat para karyawan, tersenyum dengan penuh niat lain dalam hatinya


"Baik,,, baik,,, aku yakin.. kalian pasti sedang bertanya-tanya, tentang kehadiran ku yang tiba-tiba ini" Li fan kembali memperlihatkan senyumnya


"Aku umumkan pada kalian,, mulai hari ini perusahaan akan aku ambil alih. Li Ceng akan bekerja di luar kantor, jadi mulai hari ini Li Ceng tidak ada hubungan lagi dengan perusahaan ini"


Selepas perkataan dari Li fan selesai, hampir semua karyawan pada berbisik, mereka semua pada berkomentar dan mengatakannya pada teman yang ada di dekatnya


Li fan tersenyum puas melihat ke hebohan itu, iya melangkah dan berjalan untuk kembali ke ruang kantornya


Namun sebelum iya sampai, iya berpapasan dengan Li Ceng, Li fan berhenti untuk melangkah dan melihat Li Ceng yang tetap terus berjalan Hingga mereka berdiri bersebelahan


Li Ceng tidak menanggapinya, iya tetap berjalan


"Keluarga ku terlalu baik padamu, tapi kamu membalasnya Dengan kejahatan." Ucapan Li fan Membuat Li Ceng berhenti untuk melangkah

__ADS_1


" Jujur aku ingin sekali memasukkan mu ke dalam jeruji besi, tapi mengingat papa dulu sangat menyukaimu, dan juga kamu dulu sesekali membantuku, jika mendapat masalah! aku harus menahan keinginan ku itu. Aku melepaskan mu untuk kali ini, jadi menjadilah baik mulai saat ini, ingat akan siapa dirimu dan jangan serakah"


Setelah perkataannya selesai Li fan meninggalkan Li Ceng tanpa melihatnya


__ADS_2