Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
28. Tragedi kecelakaan


__ADS_3

Pemeriksaan sudah selesai dokter yangg menangani Alika mengatakan bahwa ankle support sudah bisa dilepas tapi hari ini harus diterapi sekali lagi. Saat ini Andrew menemani Alika yang sedang terapi oleh perawat sambil mengobrol.


"Jadi kapan ulang tahun pak Han dokter?"


"Kamu tidak tau?"Andrew membelalakan matanya dan Alika hanya menggeleng tersenyum samar


"27 maret, dia satu bulan dengan mu"kata Andrew lagi. Sekarang gantian Alika yang mebelalakan matanya. Selama ini dia terlalu malas untuk mencari tau privasi Han karena tidak menyangka akhirnya akan seperti ini.


"Lusa dong dokter?"


"Ia tapi jangan dirayakan ya"pinta Andrew seketika raut wajahnya menjadi sedih


"Kenapa dokter? Tanya Alika penasaran"


"Kamu tau Han setiap malam mimpi buruk?"tanya Han dan Alika hanya mengangguk


"waktu itu 26 maret besoknya ulang tahun Han yang ke 7. Han merengek ingin ke Vila untuk merayakan ulang tahunnya besoknya di salah satu Vila keluarga Han. Waktu itu Ibu Han bersikeras untuk menunggu Ayahnya dan kakanya pulang dari luar negri. Tapi karena kasian kepada Han ibunya lantas langsung mengajak Han dan adiknya pergi ke Vila. Diperjalanan mereka kecelakaan, mereka sempat selamat tapi koma, besoknya Ibu dan Adiknya dinyatakan meninggal sedangkan Han sadar dari komanya setelah 10 hari. Dia sangat terpukul waktu itu dia menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian itu. Untuk itu dia sering bermimpi buruk setiap malam, dia sudah pernah diterapi untuk itu tapi tidak berhasil"cerita Andrew mengakhiri sementara tidak disadari air mata telah membasahi pipi Alika saat ini dia tidak tau dibalik sosok Han seperti itu ternyata ada masa lalu yang sangat menyakitkan.


"Tapi dokter akhir-akhir ini pak Han sudah tidak bermimpi lagi"kata Alika


"Ia dia cerita ke saya, ketika ada kamu di sampingnya dia tidak akan bermimpi buruk. Saya sangat senang mendengarnya. Saya sangat bersyukur Alika"kata Andrew dengan tatapan yang dalam tersenyum samar dibalas dengan senyum dari Alika . Alika merasa sangat senang bahwa dirinya bisa bermanfaat bagi Han.

__ADS_1


"Tapi bisakah kamu merahasiakan ini dari Han? Tunggulah sampai dia sendiri yang menceritakan semuanya kepadamu"pinta Andrew lagi dan dijawab anggukan paham dari Alika.


Alika sudah berada di apartemen Han dua jam lalau. Sehabis terapi Alika langsung dibawa Aron untuk pulang ke partemen Han. Saat ini dia menatap keluar jendela kamar Han yang langsung terlihat satu kota karena apartmen Han ada di lantai paling atas. Saat ini dia sangat merasakan kesepian dia merindukan teman-temannya. Banyak yang dipikirkan dia saat itu. Memikirkan masa lalu Han yang di ceritakan dokter Andre tadi, siapa itu Clara, bagaimana hubungannya dengan Han. Tanpa sadar ekspresi sedih di wajahnya tertangkap oleh Han yang baru saja masuk kamar.


"hai"kata Han tiba-tiba membuat Alika tersadar dari lamunannya.


"hai kamu sudah pulang?"tanya Alika tersenym getir dan kembali menatap pemandangan diluar jendela. Han langsung melingkarkan tangannya ke perut Alika.


"kamu kenapa terlihat sedih?" "tidak apa-apa, aku hanya melamun tadi"


"Sofia, Aisyah dan Febri ada di ruang tamu, kamu tidak akan menemui mereka?"tanya Han. Alika langsung membalikan badannya dan langsung sumringah


"benarkah? Tanya Alika tidak percaya dan dibalas anggukan dari Han. Alika langsung melepaskan pelukan dari Han dan langsung cepat-cepat keluar ruang tamu


Sebenarnya Han sengaja membawa teman-teman Alika ke apartmen dia karena Han tidak sengaja mendengar percakapan Alika dengan Sofia via telpon ketika Alika berada di kamar. Alika mengatakan kepada Sofia untuk tidak menjenguknya walaupun sebenarnya ingin dan dia merindukan mereka. Malam itu mereka makan malam bersama menghabiskan waktu sambil bergosip dan tertawa sedangkan Han sehabis makan malam langsung ke ruang kerjanya karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan dia tidak mau mengganggu cara Alika dan teman-temannya. Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam mereka memutuskan untuk mengakhiri acar gosip malam itu dan pamit pulang kepada Alika dan juga Han.


Tok tok. terdengar pintu ruangan kerja Han diketuk


"masuk"kata Han dia terlihat sangat serius menatap laptopnya sementara Alika terlihat datang membawakan secangkir kopi untuk Han.


"terimakasih sudah membawa mereka kesini"kata Alika meletakkan cangkir diatas meja Han dan langsung duduk dipangkuan Han melingkarkan tangannya dileher Han. Alika sangat bersyukur entah karena Tuhan sedang menyayanginya saat ini karena sudah memberikan Han dihidupnya. han memang terkihat sangat cuek tapi dia sebenarnya romantis , hangat dan perhatian. Dia selalu tau apa yang di butuhkan Alika.

__ADS_1


"hei kamu sangat berat"kata Han menatap Alika sedangkan Alika hanya cemberut mendengarkannya padahal dia berterimakasih dengan tulus. Tanpa mengeluarkan kata-kata dan dengan raut wajah yang kesal Alika langsung berdiri untuk pergi meninggalkan Han. Baru saja dia mau melangkah tangannya langsung ditarik Han agar dia terduduk lagi dipangkuan Han


"aku hanya bercanda sayang kata Han"


tersenyum dan langsung mendaratkan ciumannya ke bibir Alika.


"sanah pergi tidurlah" kata Han mengakhiri ciuman mereka saat itu.


"kamu mengusirku?"Alika cemberut


"kamu sangat menggoda malam ini sayang. Aku takut tidak bisa menahannya"kata Han. Sepersekian detik Alika langsung berdiri pergi meninggalkan Han baru saja Alika didepan pintu "Alika, besok siap-siap kerumahku ya?"kata Han


_____________________________________________________


Follow ig aku yah : @Lalunaloony


Terimakasih sudah membaca novel ini teman-teman.


Jangan lupa di like ya dan kalau ada kritik dan saran silahkan di comment. Agar lebih baik lagi kedepannya ❤️❤️😘😘😘


Jangan lupa juga di vote yaa, tapi kalau tidak keberatan

__ADS_1


Makasihh 💐💐


__ADS_2