Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
9. Alika : Han panik


__ADS_3

Sesampainya di supermarket Alika langsung ketempat pakaian dia membeli dalaman dan setelan dengan merk yang dia sukai. Setelah selesai dengan urusannya dia kembali mencari Han yang keranjangnya telah dipenuhi bahan makanan. Baru saja dia mau berjalan ke arah Han tiba-tiba ada anak kecil yang jatuh di depannya refleks Alika membantu anak itu berdiri. Alika menenangkan anak kecili yang sedang menangis. "Kamu apain anak saya"tiba-tiba terdengar soarang bapak entah muncul dari mana setengah membentak membuat Alika kaget.


"Mm gak pak tadi anak jatuh depan saya, saya hanya membantu"kata Alika terbata


"Bohong. Kamu yang bikin anak saya nangis kan?" Tuduh si bapak berkumis


"Kalau bapak tidak percaya ayo kita lihat cctv biar jelas"kata Han tiba-tiba dari belakang si bapak. Merasa tersudut si bapak langsung membawa anaknya pergi


"Makannya kamu jangan mencampuri urusan orang lain"kata Han kepada Alika


"Saya hanya ngebantuin aja pak"kata Alika

__ADS_1


"Gak usah"kata Han lagi sedangkan Alika hanya manyun. Mereka kemudian segera menyelesaikan urusannya dan kembali ke apartemen Han.


Sekarang Alika dan Han sudah berada di aprtemen, Alika sudah mengeluarkan bahan-bahan makanan yang tadi dibeli sedangkan Han berada di kamarnya entah sedang melakukan apa. Ketika hendak memotong paprika tiba-tiba jari Alika tersayat pisau, refleks Alika langsung berteriak dan meringis kesakitan. Darah langsung terlihat menetes dari jari Alika, melihat hal itu Han yang baru keluar dari kamarnya panik langsung menyambar kotak P3K yang ada di dekatnya dia berlari ke arah Alika. Dia langsung memegangi jari Alika dicuci menggunakan air di wastafel. Han terlihat panik sangat panik.


"Kamu kenapa gak hati-hati sih"kata Han panik sementara Alika hanya tertegun melihat Han dalam hatinya dia senang ternyata Han memperhatikan dia. Han membersihkan lukanya kemudian di teteskan anti septik di balut dengan plester.


"Kamu menyusahkan sajah. Sekarang cuci semua makanan yang bersentuhan dengan darah kamu nanti terkontaminasi lagi"Perintah Han.


Alika langsung jengkel setengah mati dia menyesal tadi sempat senang diperhatikan Han ternyata karena Han tidak mau masakannya terkontaminasi darah Alika. Dan sekarang dia menyesal juga telah menginap disini apartemen Han hanya untuk memastikan Han baik-baik sajah. Selesai masak mereka berdua makan dengan lahapnya.


"Selalu seperti ini"kata Alika dalam hatinya. Dia pun langsung duduk ranjang di samping Han dia memeluk Han dan mengusap-ngusap punggung Han

__ADS_1


"Tenang pak saya disini"berulang seperti itu sampai akhirnya Han tenang selang beberapa menit Han kaget terbangun dari tidurnya di mendapati Alika yang sedang memeluknya ternyata kehangatan itu berasal dari Alika batin Han. Han langsung mendorong Alika sampai terjatuh


"Apa-apaan ini"tanya Han.


"Tadi bapak ... mmm tadi bapak"Alika gegelapan menjelaskannya kepada Han sambil menahan pantatnya yang terbentur ke lantai. Han sudah tau apa yang terjadi padanya sehingga dia tidak perlu penjelasan dari Alika.


"Kembalilah ke kamarmu"tanpa berfikir panjang Alika langsung keluar dari kamar Han


"Huh dasar bos kamprett liat tadi siapa yang tenang setelah aku peluk bukannya terimakasih eh didorong sampe jatuh. Mana sakit lagi ni pantat huhu"kata Alika ngedumel.


Entah ada angin apa tiba-tiba Han mengumumkan untuk mereka pergi ke Vila milik Han yang ada dipuncak mungkin mereka merayakan keberhasilan mereka selama beberapa bulan akhir ini pikir Alika. Selang beberapa menit sudah ada bis yang berjejer di depan kantor Han. Betapa senangnya semua karyawan. Mereka pun langsung menaiki bis yang ada. Alika ingin sekali naik bersama teman-temannya yang sudah dia rindukan, dia pun memberanikan diri untuk meminta izin kepada Han untuk tidak naik mobil dengan Han melainkan naik bis saja agar dia bisa bersama teman-temannya. Walapun Alika sudah tau jawabannya pasti tidak tapi setidaknya dia sudah usaha. Tapi alangkah kagetnya dia ternyata Han mengizinkan jadilah sekarang dia sudah di bis duduk bersama Sofia sedangkan Aisyah pasti bersama Febri pacarnya. Senang sekali rasanya Alika bisa refreshing walapun hanya sebentar mengingat kerja kerasnya beberapa bulan terakhir tidak henti-hentinya senyum tersungging di bibirnya.

__ADS_1


Jangan lupa di vote dan like ya teman-teman. Karena sekecil apapun vote yang kalian berikan sangat berarti untukku.



__ADS_2