
Qi yuang menggandeng bahu Mei Ling dan membawanya keluar
"Aku tidak bermaksud untuk mengusirmu, tapi Li fan baru saja sadar! Dia butuh banyak istirahat untuk memulihkan kondisi tubuhnya, kamu sangat menyukainya dan sangat peduli padanya, seharusnya kamu peduli dengan kesehatannya! Iya kan?" Qi yuang mencoba untuk memberi sedikit pengertian kepada Mei Ling agar dia tidak beranggapan buruk ke padanya
Mei ling sejenak terdiam mendengar penjelasan Qi yuang, kemudian iya mengangguk saat memikirkan perkataan dari Qi Yuang itu ada benarnya
"Kamu benar,, Baiklah kalau begitu aku, pulang saja! Jika ada apa-apa dan kamu butuh bantuan dariku, jangan sungkan untuk menghubungi ku, hari ini kamu sudah membantuku, lain waktu aku yang harus membantumu" jelas Mei ling
"Jangan pikirkan itu, aku senang membantumu," ucap Qi Yuang
"Kamu harus hati-hati di jalan," ucap Qi Yuang lagi
Setelah Mei ling sudah pergi, Qi yuang kembali masuk kedalam kamar tempat Li fan di rawat, iya berjalan dan mendekat pada Li fan yang masih terbaring di tempat tidur
Qi yuang yang berdiri mengerutkan keningnya, mendekat pada tiang infus yang sudah menarik perhatiannya, dan menggapai selang infus yang ada di lantai
"Itu sangat menghalangi, jadi aku melepaskannya, sekarang aku sudah tidak apa-apa, tidak perlu di infus lagi" ucap Li fan membela diri, sebelum Qi yuang menegur dan berceramah padanya
"Heem..." Qi yuang tersenyum
"Kamu memang selalu benar, bahkan salah pun kamu pasti benar" Qi yuang mendengus
"Baiklah,,, sekarang jangan membahas soal infus, sekarang katakan! Siapa yang sedang kamu cari? dia siapa? dan untuk apa kamu mencarinya?" Tanya Qi yuang
Belum sempat menjawab pertanyaan dari Qi Yuang, seseorang mengetuk pintu dari luar
Tok... Tok... Tok...
Qi yuang melihat ke arah pintu dan mempersilahkan orang itu masuk
"Masuk,,!"
Sesudah di persilahkan, Seorang perawat wanita masuk dan melihat Li fan yang tengah berbaring
"Tuan,, maaf,, jika aku sudah mengganggu istirahat Anda" dan perawat menundukkan kepalanya sebagai rasa bersalahnya
__ADS_1
"Tuan,, dokter Ying hoa, menyuruhku untuk melepas infus dari tangan anda dan juga dokter berkata jika hari ini sebenarnya anda sudah bisa keluar, tidak ada yang serius pada diri anda" sang perawat mendekat
"Dokter mana yang tidak kompeten seperti itu, seharusnya dia datang dan memeriksa ulang, sebelum menyuruh pasien untuk keluar"
"Maaf tuan,, dokter Ying hoa memintaku untuk menyampaikan permintaan maafnya pada anda, karena dia ada urusan mendadak, dan tidak miliki kesempatan untuk menemui anda" sang perawat pun dengan cepat mengklarifikasi apa yang di sebutkan oleh Qi Yuang
Li fan menganguk
"Baik aku mengerti,," Li fan melihat sang perawat yang masih berdiri
" jika kamu sudah tidak ada urusan lagi,, keluarlah" ucap Li fan
"Tapi tuan aku harus melepas,," perawat itu berhenti untuk berbicara, saat melihat selang infus sudah tidak lagi melekat di tangan Li fan
Sang perawat mendekat dan memegangi selang infus, kemudian melihat Qi yuang dengan tanda tanya
"Jangan khawatir tentang infus, pasien ini sangat baik, dia mampu merawat diri sendiri, bahkan mencabut jarum infus tanpa butuh bantuan dari petugas medis" Qi yuang melihat Li fan yang sudah menatap sinis padanya
"Kalau begitu aku pamit dulu" sang perawat keluar dari dalam kamar dan menggelengkan kepalanya saat sudah berada di luar
"Hari ini kamu begitu banyak bicara, sebaiknya kamu juga pergi dari sini, aku muak melihat tampang mu" Li fan mengusir Qi yuang dengan kasar, tapi itu tidak membuat Qi Yuang marah
"Sekarang aku sudah mengingat semuanya, aku sudah mengingat tempat tinggal ku, sekarang aku tidak membutuhkan bantuan darimu, aku bisa untuk pulang sendiri, sekarang kamu pergi, aku tidak ingin di ganggu" tutur Li fan
"Baik,,, baik,, kamu yang tidak ingin bantuan dariku, mulai sekarang aku tidak akan membantumu, sekarang kamu urus dirimu sendiri, aku akan pulang dan bersantai di kediaman ku, aku tidak ingin mengurusi mu lagi" Qi yuang yang sedang kesal, berjalan keluar dari dalam kamar
Karena Li fan, Membuatnya kesal iya jadi lupa, dengan pertanyaannya mengenai orang yang sedang Li fan cari
"Sudah aku tidak perlu memikirkan itu,, mungkin orang yang Li fan cari tidak terlalu penting, jadi dia tidak begitu serius untuk membutuhkan bantuan dariku" ucap Qi Yuang pada diri sendiri
Sebelum kembali ke apartemennya, Qi yuang mendapat kabar dari bawahannya jika ada sebuah kasus yang harus di tangani olehnya
Qi yuang pun menuju ke kantor polisi untuk mengetahui lebih detail laporan itu.
Li fan bangun dan menurungkan kakinya dari ranjang iya melangkahkan kakinya dan berjalan menuju kamar Tu mo
__ADS_1
Li fan membuka pintu kamar yang di tempati Tu mo di rawat tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
Kleek,,,
Huan rong istri Tu mo menoleh untuk melihat siapa yang sedang membuka pintu
"Tuan,,, Anda tuan Li fan?" Huan rong berdiri dan menyambut baik Li fan
"Silahkan duduk tuan,,,"
"Tuan anda di sini? Kenapa tidak memanggilku saja? Aku bisa ke kamar anda jika anda memanggilku!" Tu mu bangun dan duduk
"Aku,, baik-baik saja, sekarang dokter sudah mengijinkan ku untuk pulang, dan sebelum pulang aku harus melihat keadaan mu dulu"
"Terimakasih tuan karena sudah peduli padaku, istriku merawatku dengan sangat baik ,aku akan sembuh secepat mungkin" ucap Tu mo.
***
Li fan naik taksi untuk pulang ke apartemennya, iya berjalan menuju lift dan menekan tombol Sembilang
Li fan yang sudah berada di depan pintu apartemennya, membuka pintu dengan memasukkan kata sandi yang iya atur sendiri
Setelah masuk,, Li fan yang merasa lelah duduk di sofa, sambil melihat seisi ruangan yang iya tempati sekarang
"Empat bulan, selama itu aku tinggal di luar, aku tinggal bersama dengan orang asing tapi,, aku merasa sangat nyaman dengan mereka" Li fan menaruh siku di atas pahanya, tertunduk sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya
"Pa,, maafin Yuan.. yuan benar-benar minta maaf"
Li fan membuka telapak tangannya, dan menghembuskan nafas dengan kasar
"Hhfffuuu,,," Li fan berdiri dan berjalan menuju lemari pendingin
Li fan membuka lemari pendingin dan melihat jika itu kosong, Li fan kembali membuang nafas
"Benar juga, aku tidak pulang selama empat bulan, bagaimana bisa lemari pendingin bisa terisi?"
__ADS_1
Li fan berjalan ke kamar dan berbaring di tempat tidurnya dengan menggunakan kedua tangannya menjadi bantal untuk kepalanya
Karena begitu banyak yang Li fan pikirkan, membuat dirinya mengantuk dan tertidur