Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
15. Alika : Lebam


__ADS_3

Pagi itu seperti tidak terjadi apa-apa Alika bersiap untuk ke kantor dia menggunakan kemeja nude pinknya yang berlengan panjang agar bisa menutup tangannya yang masih lebam diapadupadankan dengan rok creamnya. Hari itu masih ada plester di kepala dan bibirnya masih terlihat bekas luka.


Sesampainya di kantor tiba-tiba Alika meringis kesakitan bahunya di sentuh Han.


"Kenapa kamu?" Tanya Han hersn melihat Alika yang meringis kesakitan


"Eh gak pak"


"Apa kamu budek? Saya mangggil kamu dari tadi"


"Maaf pak saya tidak dengar" kata Alika


"Kamu sudah baikan?" Tanya Han


"Sudah pak" kata Alika memasang senyum yang dipaksakan


"Jangan terlalu banyak izin kamu kerjaan masih banyak"kata Han ketus sambil berjalan ke arah lift dan Alika hanya mengikutinya dari belakang. Sesampainya di ruangan Han menyuruh Alika untuk membuatkannya kopi. Ketika mengantarkan kopi Alika lupa menurunkan lipatan kemejanya yang sedari tadi dilipat agar tidak mengganggu dia membuat kopi.


"Kenapa denga lengan kamu?"tanya Han. Sontak Alika langsung menurunkan lengan kemejanya yang dilipat ke atas.


"Mm ini pak kemarin saya jatuh"


"Oh"kata Han tidak peduli


Alika sangat senang saat itu bisa melihat wajah direkturnya lagi. Aduh kenapa sih ini kenapa Alika harus senang melihat wajah direkturnya yang dingin ini.


"Woyy"Sofia mengagetkan Alika mereka sekarang sudah berada di aula kantor karena ada acara kecil-kecilan buat pak Yanto karena beliau sudah masuk masa pensiun.

__ADS_1


"Apaan sih ngagetin tau"kata Alika memanyunkan bibirnya


"Jangan terlalu kentara"kata Aisyah


"Apanya?"kata Alika bingung membuat Aisyah dan Sofia saling tatap dan nyengir


"Kamu suka sama pak Han kan?"tebak Sofia


"Eh kata siapa?"kata Alika salah tingkah


"Uh bohong lagi dia Sof"kata Aisyah


"Ehh pada ngerumpi apaan nih"tiba-tiba Febri muncul entah dari mana langsung merangkul Aisyah dan Alika.


"Ih pengen tau ajah jni kan urusan cewek-cewek"goda Aisyah ke Febri.


"Al si Ray masih ganguin kamu?"tanya Febri


"Baguslah awas ajah dia kalau sampai ngelakuin itu lagi"kata Febri mengernyitkan matanya


"Kamu udah gak ada feel sama dia kan Al?"tanya Aisyah lagi


"Gak lah kan udah ada Pak Han?"sambung Sofia meledek


"Bukannya pak Han suka sesama jenis ya?"tanya Aisyah


"Menurut gosip yang beredar sih"kata Sofia lagi

__ADS_1


"Tidak apa-apa Alika tidak ada manusia yang sempurna. Kamu terima dia apa adanyakan?"kata Febri memasang muka serius dan meletakkan tangannya di pundak Alika


"Apaan sih"kata Alika di benaknya saat ini memang benar dia menyukai Han yang dingin dan pemarah tapi mereka tidak akan bisa bersama, jika benar gosip yang beradar dan Alika juga melihat dengan mata kepalanya sendiri Han dan dokter Andrew waktu itu. Kalau pun gosipnya salah maka masalah lain yaitu status soial yang sangat berbeda dan Alika tidak percaya diri dengan dirinya yang sudah tidak suci lagi.


"Eh besok kan ulang tahun kamu Al, party yuk. Refreshing dulu udah lama kan kita gak refreshing"kata Febri mengalihkan pembicaraan karena dia sudah melihat raut sedih diwajah sahabatnya itu


"Ayuk"kata Alika dengan mata yang berbinar-binar dia ingin merasakan kesenangan yang duu bersama teman-temannya. Biasanya sebulan dua kali Febri, Sofia, Aisyah, dan dia kan ke club hanya untuk sekedar joget-joget. Mereka tidak minum tidak kalau ada Aisyah bisa-bisa disemprot satu-satu. Palingan hanya soft drink dan cemilan yang menemani. Biasanya Sofia, dan Alika yang berjogetria sedangkan Febri menemani Aisyah duduk. Aisyah selalu mau diajak, tapi dia tidak akan bertindak gila seperti Alika dan Sofia. Dia hanya duduk makan dan minum dan menyaksikan kegilaan dari teman-temannya dan sesekali pacarnya itu membuatnya senang. Hari itu ditutup dengan rencana mereka sepulang kantor hari jumat.


Dirttt dirrtt


"Besok jangan lupa sediakan laporan yang sudah di audit"bunyi text dari Han


"Ia pak"jawab Alika singkat


"Kamu dimana?"tanya Han lagi


"Di tempat saya pak? Kenapa?"


"Tidak apa-apa, beristirahatlah" seperti dapat jackpot mata Alika terbelalak. Sejak kapan direkturnya menyuruhnya istirahat? Apa handphone direkturnya di hack atau bagaimana? Atau mungkin besok dia akan dipecat untuk itu dia berperilaku baik kepada Alika. Membuat Alika tidak bisa tidur malam itu.


_____________________________________________________


Terimakasih sudah membaca novel ini teman-teman.


Jangan lupa di like ya dan kalau ada kritik dan saran silahkan di comment. Agar lebih baik lagi kedepannya ❤️❤️😘😘😘


Jangan lupa juga di vote yaa, tapi kalau tidak keberatan

__ADS_1


Makasihh 💐💐


Yang sudah aku doain bahagia 🤲❤️


__ADS_2