
Malam itu Alika sibuk dengan handphonenya membuat Han kesal karena dia merasa diabaikan "kamu sedang apa sih?" tanya Han pada akhirnya "aku lagi text sama Sofia" kata Alika tanpa menatap Han masih mengetik-ngetik di handphone dan ketika Han ingin tau apa yang dibicarakan mereka di handphone, Alika langsung menjauhkan handphonenya dari Han membuat Han semakin kesal dan curiga.
"jika kamu tidak meletakan handphonenya aku akan melemparkan handphonenya keluar jendela Alika"kata Han mengultimatum
"ia sebentar sayang" kata Alika masih berkutat dengan handphonenya
"sudah aku bilang aku tidak suka mengulang perkataanku Alika Aryana"bentak Han membuat Alika kaget dan menatap Han dengan tajam "kenapa kamu membentakku?"tanya Alika juga tidak sadar sudah membentak Han dan menajamkan matanya
"dan kenapa kamu sudah berani seperti itu kepadaku Alika, siapa yang mengajarimu?" tanya Han membelalakan matanya
"aku lagi punya urusan dengan Sofia sayang"kata Alika dengan suara melunak dia juga kaget dengan apa yang dia katakannya barusan
"baiklah terserah kamu" kata Han merasa jengkel dan baru saja dia melakukan gerakan untuk beranjak dari tempat tidur untuk keluar kamar lengannya langsung di tarik Alika membuatnya kehilangan keseimbangan dan jatuh hampir menindih Alika untung dia sigap menopang tubuhnya dengan kedua tangannya di samping Alika sehingga terbentuk seperti dia akan melakukan push up dengan Alika yang berada dibawahnya Alika langsung melingkarkan tangannya di leher Han.
"jangan marah ya sayang"kata Alika memelas kemudian dia langsung menempelkan bibirnya di bibir Han, Han langsung membalas ciuman dari Alika Han sangat suka ketika Alika berinisiatif seperti ini. Ciuman yang sangat lembut, membuat kepala mereka bergerak kekiri dan kekanan. Han melumet bibir Alika yang tipis kemudian membuat mulutnya sedikit terbuka setelah itu dia menjalarkan lidahnya kemulut Alika, kembali kebibir Alika lagi tanpa sadar Alika menggigir bibir bawah Han karena merasa gemas membuat Han melepaskan ciumannya dan menatap Alika dengan alis yang mengerut sedangkan Alika hanya bisa nyengir.
"tidurlah Alika kamu sangat menggoda malam ini"kata Han kemudian beranjak dari tempat tidurnya pergi ke toilet
"shitt" kata Han di depan cermin yang ada di kamar mandinya yang besar
"kalau begini terus aku tidak bisa menahannya"kata Han lagi masih menatap dirinya.
Setelah dia merasa tenang dan tidak lagi menegang Han pun kembali ke kamarnya, dia mendapati Alika yang sudah tertidur. Dia kemudian menarik selimut agar lebih menutupi tubuh Alika mencium keningnya dan berbaring di samping Alika dan memeluknya.
Saat meeting Alika masih sibuk dengan handphonenya membuat mata Han selalu melirik Alika. Entah apa yang dilakukan Alika dengan handphonenya itu membuat Han sangat curiga dan penasaran, dia bertanya-tanya apakah mantan kekasihnya mencoba menghubinganya lagi. Han mengernyitkan matanya dan secara tidak sadar menggebrak meja membuat semua yang ada di ruangan kaget menatap Han tanpa terkecuali Alika. Tidak kalah kagetnya dengan karyawan yang sedari tadi berpresentasi di depan yang sekarang tubuhnya sudah bergetar hebat ketakutan, keringat dari tadi terlihat mengucur dari dahinya.
__ADS_1
"apakah kalian tidak memperhatikan kedepan?"kata Han asal karena dia tersadar dengan semua tatapan karyawannya. Itu membuat Alika menyembunyikan handphone dan langsung melihat lurus kearah depan sedangkan karyawan lainnya hanya menatap Han heran karena mereka semua sedari tadi menatap slide yang ada di depan.
"sayang apakah aku bisa meminta izin untuk pulang lebih cepat?" tanya Alika ketika mereka berdua sedang berada di ruangan Han.
"kamu kenapa? Sakit?"tanya Han yang langsung meletakkan tangannnya ke jidat Alika
"tidak sayang"kata Alika melepaskan tangan Han dari jidatnya
"aku ada urusan sebentar, aku akan kembali ketempatku"kata Alika lagi membuat Han mengerutkan alisnya.
"urusan apa?"tanya Han curiga menatap Alika denga tatapannya yang has
“mm aku akan menemani tata untuk periksa ke dokter hari ini" kata Alika tidak berani menatap Han hanya bisa menatap sepatunya saat ini
"siapa Tata?"
"apakah dia tidak mempunyai teman yang bisa mengantarnya selain dirimu?"tanya Han lagi
"tidak sayang, ayolaahh hanya hari ni saja. Yah" Alika memohon dan memelas memasang muka seimut mungkin agar Han bisa memberikannya izin.
"baiklah"kata Han pada akhirnya menyerah saat ini ingin rasanya dia menerkam Alika karena memasang muka seperti itu yang dirasa Han sangat menggemaskan membuat senyum Alika lamgsung tersungging.
Alika pun langsung buru-buru keluar untuk mengambil tasnya dan pergi meninggalkan kantor ke kosannya dia tidak lupa mengubungi Aron.
Han sangat curiga dengan tingkah Alika dari semalam, dia tidak mau Alika meninggalkannya dan kembali bersama mantannya. Apapun yang terjadi hanya Han yang bisa memikikin Alika. Dia pun langsung mengirimkan text kepada Sofia agar ke ruangannya setelah beberapa menit terdengar suara ketukan pintu dan terlihat Sofia sudah berada diruangannya.
__ADS_1
"ia kenapa Pak?" "apakah kamu tau Alika kemana hari ini?"tanya Han
"tidak pak, Alika tidak memberitahu saya"
"apakah kamu dan dia semalam saling kirim text?"
"mm tidak pak, kenapa ya?" tanya Sofia sementara Han hanya mengerutkan alisnya "tidak apa-apa kamu boleh kembali" jawab Han singkat dan membuatnya langsung menelpon Aron
"Halo Aron apa kamu bersama Alika selarang?"
"Ia tuan"
"Kemana dia?"
"Dengan temannya ke dokter"jawab Aron singkat
"Baiklah" kata Han kemudian menutup telponnya ada perasaan legah disana.
_____________________________________________________
Terimakasih sudah membaca novel ini teman-teman . Maaf kalau terlalu bosan untuk itu aku mohon kalau ada kritik dan saran silahkan di comment. Agar lebih baik lagi kedepannya ❤️❤️😘😘😘
Jangan lupa juga di vote dan di like yaa, tapi kalau tidak keberatan
Makasihh 💐💐
__ADS_1
Semoga kalian bahagiaa ❤️