Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu
23. Happy birthday Alika


__ADS_3

"Ia aku tidak akan kembali kesana. Bahu kamu gimana sakit?"mendengar itu Alika langsung melepaskan pelukannya dan menggelengkan kepalanya. Walapun dia merasakan sakit tetap akan ditahannya karena nanti masalahnya akan tambah parah.


Han menaruh kedua tangannya di wajah Alika yang sudah penuh dengan Air Mata. Han menyeka air mata Alika yang ada di pipi dan memeluknya lagi.


Alika sekarang sudah di aprtemen Han, dia kesal kenapa ulang tahunnya yang seharusnya bahagia berakhir menyedihkan seperti ini.


"Tidurlah disini"kata Han baru saja Alika mau menolak


"Tidak 2 kali Alika"mau tidak mau Alika berbaring di samping Han. Han langsung memeluknya.


"Aku mencintaimu i love you" bisik Han di telinga Alika


"Apaan sih Pak, saya tidur dikamar tamu saja" kata Alika berusaha melepaskan tangan Han tapi tidak bisa pelukan Han sangat erat"


"Jangan terlalu banyak bergerak atau aku tidak bisa menahan nafsuku malam ini"kata Han mengancam dan itu ampuh membuat Alika terdiam.


"Selamat ulang tahun" bisik Han lagi


"Kok bapak bisa tau ulang tahun saya?"tanya Alika


"Itu sangat mudah Alika, tidak usah dibahas ayo tidur"kata Han lagi membuat Alika terdiam


Alika masih tidur saat ini sedangkan Han langsung mandi. Sudah ada Pak Endi di dapur Han sedang memasak, semalam Han mengirimkan text untuk pak Endi agar datang ke apartemen pagi itu untuk memasak. Pak Endi adalah kepala koki dirumah Han.


"Hey Alika bangun"kata Han menyentuh pundak Alika dengan lembut sedangkan Alika hanya membalikan badannya. Han hanya bisa tersenyum melihat tingkah Alika yang dinilainya menggemaskan itu. Han pun langsung mengecup pipi Alika sontak membuat Alika terbangun dan langsung membalikan badannya lagi ke arah Han.


"Bangun"kata Han lagi menatap wajah polos Alika yang kaget dan bersemu karena dicium.

__ADS_1


"Ia pak"kata Alika lagi yang langsung duduk di pinggir tempat tidur dengan kaki yang diletakkan di lantai sedang mengumpulkan nyawanya. Han meletakkan tangannya di tempat tidur menopangkan badannya mengapit Alika sehinga wajah Alika dan wajahnya bertemu. Jantung Alika saat ini berdegub kencang dia masih mengira ini mimpi.


"Makan yuk"ajak Han. Alika hanya mengangguk dan tersenyum itu membuat Han mendaratkan kecupan di pipi Alika lagi. Sedangkan Alika hanya menatap Han dengan tatapan cemberut sambil memegang pipinya.


Wangi makanan sudah tercium ketika Alika keluar dari kamar Han dengan kaos Han dan celana pendeknya serta masih ada handuk yang melilit di kepalanya.


"Eh pak"kata Alika kaget melihat ada orang lain selain mereka disitu, orang yang tidak dikenalnya. Sedangkan orang itu hanya tersenyum menganggukan kepalanya dan kembali memasak.


"Itu pak Endi, koki dirumahku"kata Han memperkenalkan


"Silahkan tuan dan nona"kata Pak Endi lagi menyajikan makanan terakhir yang di masaknya.


"Terima kasih pak"kata Alika tersenyum manis.


"Kalau begitu saya permisi dulu tuan nona"kata Pak Endi pamit


"Bapak tidak makan sama kita?"tanya Alika menatap Pak Endi sedangkan Pak Endi terlihat kaget dan langsung tersenyum lagi.


"Tidak apa-apa Pak sini gabung sama kita ini makanannya banyak sekali"kata Alika lagi. Itu membuat Endi merasa terharu baru kali ini ada teman majikannya memperlakukan dia seperti itu. Sedangkan Han hanya bisa tersenyum melihat tingkah Alika.


"Tidak apa-apa nona saya permisi dulu. Tuan saya permisi"kata Pak Endi pergi berlalu.


Seperti biasa Alika sangat senang melihat makanan apalagi sudah tercium kelezatannya oleh Alika.


Sore itu sudah ada gaun berbentuk midi dress yang indah lengkap beserta heelsnya diantarkan oleh dua orang wanita yang mungkin tidak jauh umurnya dengan Alika


"Bapakk"teriak Alika

__ADS_1


"Ia"kata Han


"Ini ada tamu"kata Alika lagi


"Itu buat kamu"kata Han lagi langsung melingkarkan lengannya di pinggang Alika sontak membuat Alika kaget dan malu karena tingkah Han tersebut di depan tamu Alika mencoba melepaskan tangan Han dari pinggangnya tapi tidak bisa.


"Buat apa?"tanya Alika lagi keheranan


"Tidak usah banyak tanya sudah sanah ganti baju nanti di urus sama mereka berdua"kata Han menunjuk kedua wanita yang baru datang.


"Tapi pak.."belum saja menyelesaikan kalimatnya sudah ditatap Han dengan pandangan yang sering dilihatnya kalau Han tidak suka.


"Tidak ada 2 kali Alika"kata Han lagi membuat Alika pasrah mengikuti perintah Han


Mereka sudah berada di salah satu gedung tertinggi di kota itu Alika sedari tadi hanya bisa diam dan penasaran sendiri sebenarnya kemana mereka akan pergi.


Setibanya di sana Alika sangat kaget sudah ada Sofia, Febri, Aisyah, dokter Andrew dan lelaki yang tidak dikenal Alika namanya tapi berada di club malam itu.


"Surprisee, happy birthday"kata Mereka berbarengan membuat Alika terharu melihatnya. Dilihat pelayan restoran mewah membawakan kue ulang tahun lengkap dengan lilin yang suda menyala.


"Make a wish dulu"kata Sofia. Sontak membuat Alika menutup matanya beberapa menit membuka matanya lagi dan meniup lilin. Disambut tepuk tangan dari semuanya.


_____________________________________________________


Terimakasih sudah membaca novel ini teman-teman.


Jangan lupa di like ya dan kalau ada kritik dan saran silahkan di comment. Agar lebih baik lagi kedepannya ❤️❤️😘😘😘

__ADS_1


Jangan lupa juga di vote yaa, tapi kalau tidak keberatan


Makasihh 💐💐


__ADS_2