
Mansion keluarga Brian menjadi lebih berwarna dengan kehadiran si kecil Khanza, putri cantik nan menggemaskan itu di beri nama Khanza putri Subrata,
Brian tak ada henti-hentinya mencubit pipi chubi dari sang putri yang saat ini sudah berusia 5 bulan, dengan memakai sebuah dress berwarna pink dan bando yang senada putri gembul itu membuat semua orang terpana,
"Unyu..unyu..gadis papa ini ya?? " Brian membawa sang putri berkeliling taman di sekitar mansion, di dalam gendongannya.
Seolah mengerti dengan ucapan sang papa gadis kecil itu langsung mengeluarkan suaranya sambil menyemburkan ludah dari mulutnya,
Hal itu seketika membuat Brian senang , tak berapa lama kemudian Luna yang baru saja menyuapi Azka sarapan, langsung bersiap-siap untuk memulai kembali perkuliahannya yang sudah lama ia tinggalkan
Tampak semangat yang membara dari wajah ibu beranak dua itu dengan senyum yang merekah ia pun mulai bersiap di depan leptopnya, Luna pun mulai meregretasi ulang data dirinya dan membuat surat pengajuan masuk kuliah kembali,
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya surat pengajuan kuliah nya diterima oleh pihak kampus, dan di sana ia di jadwalkan untuk masuk perkuliahan secara online kembali pada hari Senin Minggu depan,
"Akhirnya berhasil juga, walau pun terlambat paling tidak aku masih bisa mewujudkan cita-cita ku yang sempat tertunda"
Tak berapa lama kemudian Brian yang sedari tadi di repot kan dengan ulah kedua anaknya sedang mencari keberadaan sang istri,
Dengan menggandeng Azka di sebelah kanan dan Khanza yang menagis berada dalam gendongannya, membuat papa muda itu tampak seperti seorang baby sitter yang malang,
__ADS_1
"Cup...cup..tenang ya sayang..kita cari mama dulu"
"Sayang Luna kamu di mana??" Setelah tidak menemukan Luna di ruangan tempat Luna biasanya menghabis kan waktu untuk belajar, Brian kembali mencari keberadaan sang istri di kamar mereka namun tetap nihil.
"Cuc..cupp..tenang ya sayang...kita pasti akan menemukan mama..Sayang??? Luna?" Brian mulai lelah dan stress saat mencari keberadaan sang istri yang tak kunjung ia temukan,
Seketika dari tempatnya belajar ia dapat mendengar suar tangisan sang anak dari kejauhan, dengan gerakan cepatLuna langsung kembali mengemas leptop dan buku yang ia bawa,
Dan dengan langkah yang lebar, Luna langsung mencari letak keberadaan anak nya, ia pun mulai meninggalkan taman belakang rumah dan tak berapa lama ia dapat melihat keberadaan Brian yang sedang duduk di kursi taman bersama kedua orang anak mereka, tampak dari wajah tampan sang suami yang terlihat sangat kelelahan,
Dengan setengah berlari Luna mulai mendekat ke arah suami dan anak-anaknya,
"Mas!! kenapa Khanza menangis?? kenapa Azka dan Khanza ada bersama kamu mas??"
Bak bertemu dengan sang bidadari penyelamat, Brian pun langsung menampilkan senyum lebarnya,
Luna langsung mengambil alih untuk menggendong sang putri yang sedang menangis dari gendongan Brian,
Dan setelahnya Azka pun ikut menangis dan meminta untuk di gendong sang mama,
__ADS_1
Dengan sigap Luna yang tahu akan permintaan sang putri langsung membuka sebelah dadanya dan mulai menyusui bayi mungilnya yang menangis,
Melihat Azka yang menangis ibu muda itu langsung memasukan Azka ke dalam pelukannya, dengan beberapa kecupan di dahi sang anak, membuat Azka seketika lupa akan tangisnya,
Setelah melihat kedua anaknya anteng Luna kembali bertanya kepada sang suami dengan pertanyaan yang sama, namun bak bayi kecil Brian langsung menjatuhkan kepalnya di bahu sebelah kiri Luna,
"Kau memang istri dan ibu terhebat sayang,, tadi aku ingin mencoba untuk membantu mu untuk mengurus kedua anak kita saat kamu sedang sibuk mempersiapkan kuliah kembali, jadi aku mengajak Azka untuk bermain bersama Khanza, ...dan aku menyuruh bi Nun untuk beristirahat, ....awalnya semua berjalan lancar, namun tak lama tiba-tiba Khanza menangis dan Azka mulai rewel dengan meminta banyak hal..."
"Hmmm...makasih ya mas karena sudah mau mencoba untuk membantu Luna...tapi mas kamu membutuhkan orang lain untuk menjaga dua orang anak sekaligus, Azka kita masih kecil dan terlebih Khanza, mas tidak bisa menjaganya sekaligus tanpa bantuan orang lain mas, ??" Seketika Luna tertawa melihat wajah lelah sang suami yang kewalahan menjaga kedua anak mereka,
"Hmm..tapi kalau mas punya tabung kaya Luna mungkin mas bisa jaga Khanza lebih lama"
Seketika Luna langsung menunjuk tabung yang sedang di pakai Khanza,
"Hmmmm...kamu menggoda mas ya yang???" seketika Brian langsung menunjuk kan wajah mesumnya,
"Ihh..kalau yang gitu aja cepat deh connect nya,"
"Wkkwkwkw..wkwkw"
__ADS_1
Tersembur tawa kebahagian dari sepasang suami istri itu,
🥰🥰🥰...