Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
part 14


__ADS_3

Reader semua kalau memang suka dengan novel aku boleh donk kasih jempol nya👍 biar aku lebih semangat 💪💪 buat nulis terimakasih 😇...


Di meja makan telah tertata rapi beberapa jenis makanan mulai dari makanan ringan dan makanan berat telah tersedia.


" Pagi pak yan.."


"Selamat pagi tuan".


" Apa kau melihat istriku pak yan??".


" Ada apa mas??".


Luna tiba-tiba menyaut pertanyaan Brian sebelum pak yan menjawab pertanyaan majikannya itu.


"Pagi sayang apa yang kau bawa??".


" Ini nasi goreng mas".


"Nasi goreng?? siapa yang buat... kelihatannya enak..".


"Aku yang buat mas, memang siapa lagi".


"WHAT???..whahahaha" .


Seketika tersembur tawa dari bibir Brian, ia berpikir istri nya sedang melakukan kebohongan.


Luna mendudukan kursinya menjauh dari kursi yang di tempati Brian, dan memulai memakan makanannya. Luna sama sekali tidak memperdulikan sikap Brian kepadanya, ia berpikir itu suatu hal yang tak penting sama sekali.

__ADS_1


Melihat Luna yang mengunyah nasi goreng dengan semangat, membuat Brian menginginkan nasi goreng yang sama seperti yang di makan Luna.


" Pak yan..".


" Iya tuan ada yang tuan butuhkan??".


" Aku mau nasi goreng yang seperti istriku makan".


" Ehmmm.. maaf tuan tapi nasi goreng itu hanya ada satu dan nyonya sendiri yang memasaknya."


Dengan wajah cengo nya Brian seakan tidak percaya dengan perkataan pak yan barusan.


" Pak yan boleh kah aku minta tolong untuk mengantarkan nasi goreng ini untuk mas Brian??, kebetulan tadi aku masak agak banyak, dan aku memisahkan nya di piring ku".


Seketika Brian tersenyum mendengar perkataan istri nya tersebut, saat ini ia merasa sangat di cintai. ( kalau udah bucin hal yang biasa bisa jadi terasa luar biasa).


"Iya mas sama-sama".


Brian mulai memakan nasi goreng yang telah di bawa oleh pak yan barusan. Saat ia menyuapkan nasi goreng itu, sungguh di luar dugaannya nasi goreng itu sangat enak dan cocok di lidahnya, dengan cepat Brian menghabiskan makanannya.


" Sayang aku gak nyangka kamu pintar masak, ini nasi goreng terenak yang pernah aku makan yang".


" Terimakasih mas".


Apa kau bisa memasak hidangan lainnya??".


"Bisa mas, kenapa?".

__ADS_1


"Bisa kah kau mengantar masakan buatan mu ke kantor untuk makan siang ku?".


" Tentu bisa mas, tapi buat mengantarnya aku rasaaaa.... aku gak bisa mas, aku akan memasaknya namun aku akan meminta pak yan yang antar".


Luna tahu akan batasan dirinya ia hanya istri pengganti sementara kakaknya, Luna tidak mau terlalu menghayati perannya yang nantinya ia takut akan terjebak di dalamnya.


"Hmmm.. sayang apakah masih merasa mual bila aku mendekati mu??".


"heeeem mas, maafkan aku,".


Luna mulai berubah sendu saat melihat kekecewaan di wajah Brian.


"Gak perlu minta maaf yang, aku tahu ini karena bawaan Bai kita, kalau tidak hamil aku tahu apa yang akan kita lakukan yang".


" Kamu mesum mas".


"Hahahahahh... kalau tidak mesum, tidak mungkin ada dia yang".


Dari jarak 3 m Brian menunjuk perut sang istri.


"Terserah lah mas".


" Jika kamu gak bisa antar makan siang ku paling tidak, bisa kah aku mendapatkan nasi goreng seperti tadi untuk menu sarapanku??".


"Baik lah mas, besok aku akan membuat nasi goreng untuk sarapan mu".


***

__ADS_1


Jam menunjukan pukul 11:00 siang, Luna telah selesai menata makan siang untuk Brian, iya membuat rolade telur dan daging serta sayuran dan buah.


__ADS_2