Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
part 29


__ADS_3

Tanpa Brian sadari Luna sedari tadi mencoba untuk menahan tangisnya,


"hiks..hiks..hiks.. kenapa mas, ke-na-pa, sesaat kau memberikan kebahagian dan sesaat pula kau memberikan luka"


Luna kembali terisak pelan, ia tidak mau membangunkan Brian dengan tangisannya itu,


"Aku begitu senang karena untuk pertama kalinya akhirnya kau mau berinteraksi dengan anakmu, ta-pi..."hiks"hiks kau ingin membuangnya setelah ia lahir,.."


"Apa kah tidak ada sedikitpun kau percaya kepadaku mas??, aku-aku ras..ssaa memang sebaiknya aku pergiii" huhu..huhu.."


Luna terus bermonolog kecil sembari menutup mulutnya untuk menahan tangisnya yang menganak sungai.


"SELAMAT TINGGAL MAS aku dan jagoan mu telah memaafkan mu,. walau kau tidak menganggapnya, ada."


"hiks..hiks..hiks"


Luna kembali terisak, mengingat takdir yang selalu mempermainkan nya.


***


Keesokan pagi nya Brian terbangun dengan masih memeluk Luna dia kembali menciumi wajah cantik istrinya itu, sedangkan Luna sedari tadi sudah bangun sejak subuh, namun dia kembali berbaring di samping Brian karena ia hanya ingin sedikit waktu dipeluk oleh Brian sebelum dia pergi untuk selamanya.


Saat membantu Brian bersiap pergi ke kantor tak hentinya Luna menatap wajah tampan ayah dari bayi yang iya kandung itu,


"Sayang, kamu gemesin banget!!" Brian memegang kedua pipi tembem istrinya itu dengan gemes,


"Masss kamu ngejek aku ya,☹️ pasti karena aku tambah gendut dech!!" Luna memanyunkan bibir merah nya itu

__ADS_1


"Chup..chup" tiba-tiba Brian mengambil kesempatan dalam kesempitan, dan


"Plak"


"Aduhhh sayang sakittt, kok aku di tabok sih!!


Brian mengusap pipinya yang dirasa lumayan pedih"


"Hehehehe sorry mas aku gak sengaja, abis kamu main nyosor aja, aku jadi kaget,


maaf ya".


"Ya udah kalau gitu biar gak main nyosor lagi boleh kan aku cium kamu lagi??"


"Muuuuu"


"Plak"


Luna kembali melayangkan pukulan telaknya di wajah Brian.


"SAYANG!!!!!...."


Luna yang melihat kemarahan sang suami pun langsung ngacir melarikan diri


"Uupppzzzzz, " maaf mas gak sengaja ... hehehehe..


"SAYANG terima balasan aku ya.."

__ADS_1


Brian mulai mencari keberadaan panda gemuknya itu,🤪


***


Setelah sedikit bermain dengan istri cantiknya itu Brian akhirnya bersiap untuk pergi ke kantornya,


"sayang aku pergi dulu kamu jangan nakal ya... andai tidak ada meeting penting hari ini, mungkin aku sudah makan kamu tadi"


Luna hanya melihat intens wajah suami nya itu, ia sama sekali tidak menjawab perkataan Brian.


"Hay,, sayang!!"


Brian memainkan jari tangan nya di depan sang istri untuk mengalihkan pandangan istrinya itu


"Sayang kamu kenapa sih!! dari tadi lihatin muka aku aja?? jangan buat aku takut dong sayang, kalau kamu gak mau aku pergi ke kantor aku bakal stay di rumah untuk kamu",


Luna hanya diam di tempat, sungguh Luna tidak sanggup untuk berpisah dengan ayah bayinya itu, namun dia sadar bahwa Brian bukanlah untuknya.


"Enggak mas, aku gak mau kamu bolos, ak-u, aku hanya ingin melihat wajah tampan suami ku, aku yakin kalau anak kita kelak lahir akan tampan seperti ayahnya".


Mendengar ucapan Luna malah membuat Brian marah ia langsung pergi meninggalkan Luna di sana tanpa sepatah kata pun..


"Selamat tinggal mas, aku dan anak mu akan pergi jauh, terimaksih untuk kebahagian yang kau berikan selama ini, maaf kan aku yang mencintai mu, maafkan aku yang telah membohongi mu, kami akan selalu mendoakan kebahagiaan mi mas.."


Luna berbicara di dalam hati sambil melihat punggung suaminya yang mulai menjauh


" *semoga kau selalu bahagia dengan keluarga kecilmu kelak dan terimaksih telah meninggalkan harta terindah untuk ku"

__ADS_1


Bersambung....😥😥*


__ADS_2