Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
Part 63


__ADS_3

Malam ini Brian dan Luna bergandengan tangan menuruni anak tangga menuju meja makan, tampak Sang mami dan Rossa sudah duduk menunggu kedatangannya,


"Malam mi" Brian menyapa maminya yang sedang dalam mode panas.


"Malam sayang" dengan mata tajam ke arah Luna, nyonya Brata membuang pandangannya ke arah sang anak


"Bri, mami harap wanita itu tidak ikut di meja makan ini, karena mami tidak bisa melihat mukanya sayang!!"


"Maaf mi, tapi Luna itu istri aku mi!! Brian yang merasa kaget dengan pernyataan maminya, tidak pernah menyangka akan perkataan buruk maminya terhadap Luna


"Bri!!! mami yang pergi atau dia!! nyonya brata mulai memasang wajah marah nya di depan Brian dan Luna, dan membuat Luna merasa semakin terpojok.


Luna yang merasa tidak di harap kan oleh sang mertua pergi meninggalkan meja makan itu sambil menangis.


"Sayang... " Brian mulai mengajar sang istri, namun dengan cepat Rossa menahan tangan Brian agar tidak mengejar Luna,


"Kak!! biarkan kak Luna sendiri dulu, aku rasa kak Luna butuh waktu!!

__ADS_1


Brian melihat ke arah Rossa dan menarik tangan nya kembali lalu berlari ke kamar menemui Luna,


Brian masuk kedalam kamar yang tanpa pencahayaan, setelah lampu dinyalakan Brian dapat melihat sang istri yang sedang menangis sambil memeluk guling nya. Brian pun mulai naik ke atas ranjang dan memeluk sang istri


"Sayang... Luna maaf kan mami sayang...mami salah paham terhadap mu sayang, mami kecewa dengan perbuatan Loni, namun mami belum mengenal kamu sayang... tentu saja kau berbeda dengan Loni.." Brian mempererat pelukan ke tubuh sang istri dari belakang, sambil mencoba menghapus air mata di wajahnya.


"Hiks..hiks.. ma-s.. kena-pa..semua menja-di seperti ini.. mami membenci aku mas..." sambil terbata Luna mencoba mencari jawaban dari mulut sang suami, sembari membalas pelukan Brian Luna duduk di atas pangkuan Brian.


"Jangan nangis lagi yang.. nanti aku yang akan kasih pengertian ke mami, aku gak akan biarin siapapun menyakiti kamu yang, aku akan selalu ada untuk kamu.. jangan nangis lagi.. bukannya besok kamu akan mendaftar kuliah??"


"Ehem.."


"Makasih mas.. makasih untuk semua yang kamu lakukan untuk aku mas..."


"Cuma makasih aja yang.."


"Emmmm... aku belum ada uang untuk yang lain mas..."

__ADS_1


"Aku sudah banyak uang sayang..tapi..mas mau kamu.."


Luna yang sudah tahu dengan keinginan suami mesumnya hanya pasrah mengahadapi apa yang akan terjadi selanjutnya.


Brian yang melihat sang istri terdiam langsung mencium bibir mungil berwarna pink yang sedari tadi sudah tampak menggodanya,


"MUaCh" Ciuman yang awalnya nya lembut berubah menjadi luma..n yang menuntut, yang membuat Luna seketika kelabakan, dengan tangan yang bergerak aktif mulai menyentuh titik sensitif di tubuh Luna.


Hingga Brian berhenti cukup lama di tempat favorit dirinya dan Azka, sambil melecuti semua kain yang menempel di tubuh sang istri dan tubuhnya sendiri.


Dengan cepat Brian melancarkan aksi tak ada akhlaknya kepada Luna, hingga malam panas yang seperti sebelumnya kembali terjadi.


Rossa yang penasaran dengan pertengkaran kedua suami istri itu pun mulai berjalan mendekat ke arah kamar Brian dan Luna, sambil tersenyum licik ia mendekatkan telinganya ka arah pintu kedap suara itu,


namun sama sekali tidak terdengar apa-apa, sehingga dengan jiwa ke ingin tahunnya yang besar, Rossa mencoba membuka sedikit pintu Brian yang ternyata tidak terkunci.


Dari sana Rossa mendengar desahan laknat yang keluar dari mulut Luna, Rossa yang merasa tidak percaya dengan kejadian dua pasang manusia itu kembali menutup pintu dengan perlahan dan berlari sambil meniti kan air mata.

__ADS_1


"Kenapa kau tega kak Bri...bukan ini yang seharusnya terjadi.. dasar wanita penggoda..!! awas kau Luna" sambil mencak- mencak Rossa membuang semua peralatan make up yang terpajang di meja rias kamarnya,


Bersambung...😅😅


__ADS_2