Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
part 18


__ADS_3

Pak Bram senantiasa masih menjaga sang putri yang betah dengan tidur nyenyak nya.


" Luna sayang maafkan ayah nak,, begitu banyak penderitaan yang ayah hadirkan untuk mu.. sungguh ayah tak rela melihat keadaan mu saat ini". air mata mulai membasahi pipi keriputnya.


"Awww, aku mau air!!".


"Luna ini airnya nak".


Seketika pak Bram mengambil air di atas nakas dan memberikannya kepada Luna.


" Pusinggg,...kepalaku sakit sekali.."


" Tenang nak ayah akan memanggil dokter sebentar."


Dokter pun masuk ke kamar rawat Luna dan memeriksa keadaan Luna, dan memberikan suntikan antibiotik yang aman untuk ibu hamil.


Luna pun mulai tenang dan stabil kembali, ia mulai merasa nyaman. sesaat ia melihat ke arah ayahnya berada.

__ADS_1


" Ayah?? benarkah ini ayah???".


"Iya nak..ini ayah" ayah langsung mendekat dan mendekap putri bungsunya itu".


"Luna gak mimpi kan..i..niii benaran.. ay..yah".


Luna tak mampu menahan tangisnya, iya dapat kembali merasakan pelukan sang ayah setelah 13 tahun menjadi putri yang tak dianggap.


"Huhuhu..huh..hu.. ayah Luna minta maaf ya yah, ayah jangan marah sama Luna lagi...huhu..hu.. Luna gak pernah menginginkan bunda pergi yah, kalau..ka...kalau takdir bisa di ganti Luna mau tuhan menggantikan takdir bunda untuk Luna yah.. ".


Mendengar perkataan sang putri membuat pak Bram teramat sedih, ia pun menghukum dirinya dengan memukul-mukul dirinya sendiri.


"Ayah jangan seperti ini yah, Luna gak mau ayah sakit yah... Luna gak mau lagi kehilangan ayah".


" Ayah telah berdosa nak.. ayah berdosa kepadamu nak.. pukul ayah nak.. pukul sekuat tenaga mu, lepaskan rasa sakit hatimu kepada ayah nak".


"Tidak yah.. Luna sayang ayah.. Luna gak mau ayah kenapa-napa.. Luna mohon yah.. jangan suruh Luna menyakiti ayah, karena itu sama saja Luna nyakiti diri Luna sendiri yah".

__ADS_1


Tumpah sudah tangisan pak Bram, seperti seorang anak kecil ia tidak mampu menahan isakan tangisnya. rasa penyesalan yang teramat dalam telah meluluhkan ego nya selama ini.


Putri yang selama ini tak di anggap ternyata sangat menyayangi nya, seharusnya dari awal dia sadar bahwa istrinya meninggal karena takdir, bukan karena putrinya.


***


Sebulan sudah Luna meninggalkan kediaman Brian, dan selama sebulan ini pula ia harus menahan rindu kepada ayah sang jabang bayi. memang Luna sudah mengetahui bahwa Brian adalah ayah dari bayi yang ia kandung saat ini, karena sang ayah telah menceritakan semua yang telah di lakukan Loni terhadap Luna, dan untuk itu iya bersyukur karena sebelum cinta itu tumbuh lebih besar ia sudah memutuskan untuk meninggalkan Brian.


***


Dilain tempat di sebuah gedung pencakar langit Brian melempar semua berkas yang baru saja di serahkan oleh dua orang bawahannya.


" Ini semua SALAH ... kalian memang gak becus bekerja, aku mau kalian ganti semua proposal ini dan untuk KAU ( ia menunjuk seorang manager pelaksana) kau aku pecat!!!.. KELUAR!!!!!!!!".


Saat karyawan nya keluar dari rungan itu, Brian kembali membuang semua berkas di atas meja, dan membalikan semua meja dan kursi di ruangan itu, setelahnya ia pergi meninggalkan perusahaannya .


Sejak seminggu yang lalu Vino berhasil mendapatkan bukti-bukti tentang perselingkuhan Loni selama ini dengan beberapa pria dan memberikannya kepada Brian, hal itu membuat seorang Brian murka ia merasa seperti badut selama ini di depan seorang ja...ng dan itu mebuat Brian kembali menjadi iblis tanpa hati.

__ADS_1


Brian pun lebih gencar mencari Loni untuk membuat perhitungan dengan istrinya itu.


__ADS_2