Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
Part 61


__ADS_3

Saat azan subuh mulai berkumandang, Luna terbangun dari tidur lelapnya, dengan memaksakan tubuh lelahnya untuk segera bangun dan mulai membersihkan dirinya, setelah menyelesaikan sholat subuh nya ia pun menyeduh segelas susu dan duduk di depan jendela yang menghadap langsung ke laut lepas,


menghirup udara laut yang segar di pagi hari sungguh sesuatu yang amat berbeda dan berkesan untuk Luna,


sambil membereskan pakaian mereka yang berserakan karena pertempuran semalam, luna terus memandangi wajah tampan sang suami


"Sungguh suami ku sangat tampan!! apa benar ya dia suami aku!!" dengan seksama Luna memandang lelaki di depannya, dengan hidung mancung, bibir yang sedikit tebal berwarna merah serta alis yang tebal serta jambang tipis di bawah kedua sisi telinga sang suami.


Brian terbangun dari tidur lelap nya, dan melihat sang istri sedang berada tepat di depan wajahnya,


"MUACH" Sayang...." kecupan singkat itu menyadarkan Luna dari lamunannya,


"Sa...yang... kamu tu ngagetin dech" sambil tersipu malu Luna bangkit dari duduknya, namun dengan cepat Brian kembali menarik sang istri jatuh ke pelukan nya,


"Mau kemana kamu sayang!!!" dengan bringas Brian kembali memberi ciuman kepada Luna, ciuman hingga ******* tak henti Brian lakukan kepada istri mungil nya itu, hingga Luna yang merasa tertekan pun mulai kehabisan nafasnya.


"Sayang....STOP.. ak...u..su-sah nafassss yang"


"Sayang aku mau lagi...!!"


"Mau apa mas??" Luna yang masih berpura-pura lugu hanya merespon biasa sembari tersenyum,


Brian yang tak sabar dengan cekatan mulai melecuti semua pakaian yang di pakai sang istri dan kembali melancarkan aksi liarnya.

__ADS_1


***


Setelah 3 hari berlayar di atas kapal pesiar untuk menghabiskan bulan madunya, Brian dan Luna kembali kekediaman mereka, dengan menaiki kendaraan mewah yang telah menjemputnya di dermaga, sepanjang perjalanan tampak wajah berseri-seri dari sepasang pengantin baru itu, sesekali Brian mengecup wajah sang istri,


"Aku senang mas akhirnya kita bisa pulang juga"


"Kok senang yang..aku malah maunya lama berdua sama kamu terus" Brian memperlihatkan wajah pupy nya kepada sang istri.


"Memang kamu gak rindu Azka mas??" dengan pandangan penuh tanda tanya Luna mencoba mencari tahu dari wajah sang suami


"Kangen dong yang.. Azka kan anak pertama aku yang" Brian kembali meluruskan jawabannya kepada sang istri, karena ia tidak ingin istrinya salah sangka lagi terhadap dirinya.


"Memang kamu punya anak kedua mas??" Luna yang kaget dengan jawaban spontan Brian merasa meradang dengan jawaban suaminya itu.


"Mas..jangan coba bohongi aku ya... kamu harus jujur!! aku bisa lihat di mata kamu kalau kamu bohongi aku ya mas!!" Luna yang semakin meradang mulai melihat dengan intens kedua mata Brian,


"Oke maksud aku sebentar lagi yang.. masih proses di sini!!" sembari menyentuh perut sang istri dengan lembut Brian kembali meyakinkan Luna atas jawabannya,


"Benar???" Luna kembali memicing kan kedua matanya, sembari meragukan jawaban Brian.


"Sumpah yang!!" Brian mengangkat kedua jarinya ke atas sembari meyakinkan Luna kembali.


"Ihhh.. tapi Azka masih kecil mas!!" luna meletakan kepalanya di dada Brian,

__ADS_1


"Huft...Untung aja gak jadi panjang masalahnya" ucap Brian di dalam hati.


"Iya yang.. kalau kamu lahiran kan bisa sewa baby sitter yang"


"Terus kuliah aku gimana mas!!" Luna Kembali tersulut emosi dengan ucapan Brian yang terkesan memaksa untuk langsung punya anak lagi.


"Huft.. sabar..sabar" kembali Brian mengobrol dengan hatinya yang tak akan pernah marah, kalau salah ngomong, sembari mengelus dadanya Brian menampilkan senyum yang di paksakan.


" Iya yang aku sabar kok..kalau kamu belum mau hamil dulu.. aku bakal sabar menunggu kamu siap yang!! kuliah kamu lebih penting yang !!" kembali Brian menampilkan senyum palsu di bibirnya.


" Makasih ya mas" Luna mengeratkan pelukannya di pinggang sang suami, sembari tersenyum senang.


"sekarang aku ngalah dulu yang.. tapi nanti kalau sampai bablas siapa yang tahu yang.." Brian kembali bermonolog di dalam hati sembari menampilkan senyum smirk nya.


Hampir 2 jam mobil yang mereka naiki akhirnya mulai memasuki pelataran mansion mewah milik mereka,


tampak di sana Azka yang sedang berada di gendongan bi Marni sudah menunggu. Dengan sigap Luna yang sudah sangat merindukan putra gembul nya itu langsung memeluk sang anak, dan ia pun kembali memeluk ibu angkatnya itu,


Namun Luna tampak aneh dengan wajah sang ibu angkat yang tampak berbeda,


seakan penuh dengan tanda tanya Brian dan Luna mulai memasuki rumah mereka dan di dalam rumah Brian dan Luna kembali di kejutkan dengan sambutan oleh dua orang wanita asing yang Luna belum pernah lihat sebelumnya!!!


Bersambung....😥😥

__ADS_1


__ADS_2