
Jam menunjukan pukul 11:00 siang, Luna telah selesai menata makan siang untuk Brian, iya membuat rolade telur dan daging serta sayuran dan buah.
" Pak yan maaf sebelumnya karena telah merepotkan ya.. ".
Luna memberikan bekal yang akan di antar oleh pak yan ke kantor Brian.
" Sama sekali tidak merepotkan nyonya, ini sudah menjadi tanggung jawab saya".
Pak yan pun mengambil bekal tersebut dan mengantarnya segera, iya tidak mau sampai membuat majikannya itu menunggu.
***
Saat ini Luna sedang berada di taman belakang rumah Brian, ia mencoba untuk bisa bersantai sejenak. Sejujurnya Luna sudah tidak sanggup dengan kepura-puraan ini, ia sangat merindukan ayah dan bi Marni, walau ayah nya masih tidak menghiraukan nya namun hati kecil nya masih sangat menyayangi ayahnya itu.
Dan beberapa waktu yang lalu memang Luna telah beberapa kali menghubungi bi Marni di RS, hal itu sesuai yang di janjikan Loni, namun beberapa kali bi Marni meminta Luna untuk mengunjunginya karena ia tidak ingin Luna kesepian sendiri di rumah, namun Luna meyakinkan ia sedang baik-baik saja dan mencoba meyakinkan ibu angkatnya tersebut. Dan dari foto-foto yang dikirim orang suruhan Loni tampak bi Marni sudah mulai membaik.
***
3 bulan sudah umur kandungan Luna saat ini, dan itu berarti sudah 2 bulan Luna tinggal di rumah kakak iparnya itu, hari itu pula untuk pertama kalinya Luna mengajak Bayi di dalam perutnya untuk berbicara.
" Baby maafkan mama selama ini ya... karena mama tidak mengharapkan mu, maafin mama karena sudah pernah berniat untuk membunuh mu, setelah hari ini mama janji tidak akan menyia-nyiakan mu lagi sayang, mama baru sadar kalau mama telah membuat kamu sama dengan posisi mama saat ini.... kehilangan kasih sayangi dari kakek mu dan kakak mama sendiri.... mama tidak mau kamu bernasib sama dengan mama, mama akan membawa mu sayang .."
Sambil terus mengusap perutnya yang sudah mulai membuncit itu Luna memutuskan untuk tidak memberikan Bayi nya kelak kepada sang kakak, walaupun ia tidak tahu dari mana datangnya kehamilan yang ia rasakan saat ini dan ia tidak mengetahui siapa ayah dari Bayi yang ia kandung namun rasa cinta itu telah tumbuh untuk sang baby.
Dari depan jendela kamar tempat Luna duduki saat ini tiba-tiba Luna melihat beberapa orang datang mendekat dengan membawa sebuah gitar, dan beberapa lainnya membawa beberapa kado berwarna pink serta balon-balon berbentuk hati menuju ke arahnya.
💕💞
Kau begitu sempurna
__ADS_1
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujimu
Di setiap langkahku
Ku kan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Reff:
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..
Kau genggam tanganku
__ADS_1
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku...
Dari belakang tiba-tiba Brian datang memeluk tubuh Luna sambil menyodorkan sebuah kotak berbentuk hati.
"Selamat hari ulang tahun sayang, ... terimakasih telah membawa kebahagiaan ke dalam kehidupanku...".
Seketika tubuh Luna bergetar hebat iya tak mampu berkata apa-apa, ini untuk pertama kali nya sejak 13 tahun yang lalu seseorang kembali memberikannya surprise dihari ulang tahunnya itu, sungguh Luna tersentuh dengan rasa cinta dan perhatiaan yang begitu besar yang diberikan oleh kakak ipar nya tersebut.
Sesaat Luna lupa bahwa ia hanya wanita sementara seorang Brian V Subrata. Luna pun mulai berbalik dan membalas pelukan Brian ..
"Huhu..huhu..hu..hu.. te..rrr... terr...terimakasihhhh ... terimakasihhhh... huhu..huhu ..."
Dengan tubuh bergetar dan tangisan yang pecah, Luna dengan erat memeluk Brian, ia menumpahkan semua rasa rindu yang mendalam terhadap alm bundanya rasanya Luna ingin terus seperti ini, ingin merasa terus di cintai ...
"I Love U nyonya Loni Subrata ..".
"DUARRRRR"
Serasa di sambar petir, dengan ucapan brian membuat Luna sadar siapa dirinya, bagaikan bunga yang di tiup angin, perasaan yang tadinya sangat senang berubah menjadi kesedihan yang mendalam untuk Luna .
Dengan sekuat tenaga ia mencoba melepaskan diri dari Brian, dan berlari meninggalkan Brian yang terdiam dan mematung karena kaget atas respon yang Luna berikan atas surprise yang ia buat.
Brian sangat merasa bersalah ia berfiikir bahwa Luna pergi karena tidak bisa mencium bau tubuhnya.
Sedangkan Luna??
jangan di tanya ia berlari tanpa arah dengan bertelanjang kaki, ia berlari keluar dari rumah besar milik Brian ia terus berlari dengan air mata yang membasahi wajah cantiknya.
__ADS_1
" BUNDAAAAAAAAAA"...
Bersambung...ðŸ˜ðŸ˜