Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
Part 60


__ADS_3


Sebuah kapal pesiar mewah telah menunggu kedatangan pasangan pengantin baru itu, dengan menggunakan pakaian kasual dengan warna senada Brian dan Luna baru saja memasuki kapal mewah nan elegan.


tampak beberapa pelayan berjajar menyambut kedatangan kedua pasangan yang sedang kasmaran.


Brian tak lepas terus menggandeng tangan istri tercintanya,


hingga sampai lah mereka di kamar nan indah dengan interior yang elegan yang mengarah langsung ke lautan lepas, Brian yang sudah tidak sabar menunggu momen berdua dengan sang istri tercinta langsung melancarkan aksinya, ciuman- ciuman yang ia lancarkan kepada sang istri membuat Luna tak dapat berkutik dengan serangan dari sang suami,


saat pergulatan itu hampir terjadi tiba-tiba hape yang Brian bawa mulai berdering,


"Mas..stop dulu..hape nya angkat dulu"


"dirt..dirt.."


Brian yang sudah merasa di ubun-ubun tidak mengindahkan permintaan sang istri, dan sekali lagi


"dirt..dirt.."


"SHIT"


"HALO... LO ngapain telp gue Reno!!!"


"Sorry bro anak Lo kangen bapak nya!! Reno dan Vino yang sengaja mengerjai Brian Mulai melancarkan aksi mereka, dengan memperlihatkan wajah Azka yang gembul membuat Luna seketika merindukan buah hatinya itu.


"Azka sayang!!" Luna mulai mengambil alih hape sang suami guna melihat wajah tampan sang putra tercinta,

__ADS_1


terdengar suara tangis dari bibir sang bayi gembul setelah mendengar suara sang mama,


seketika hal itu membuat Brian bertambah frustasi, dengan cekatan dia mengambil kembali hape dari tangan Luna, dan langsung menutup panggilan itu.


Luna yang merasa kaget, dengan tindakan Brian langsung menatap Brian dengan tajam


"Maaf sayang.. tapi aku mohon beri waktu untuk bulan madu yang berkesan untuk kita berdua." dengan wajah yang memelas Brian berharap penuh kepada Luna,


Luna yang merasa kesal dengan tindakan Brian membiarkan suaminya itu sendirian di kamar, dengan langkah pasti Luna mulai melangkahkan kakinya keluar kamar, dan mulai melangkahkan kakinya menuju kolam berenang yang tersedia di kapal itu.


"Brengsek Lo Ren!!! karena ulah Lo, gue gagal lagi!!!" dengan menendang ujung kasur Brian meluapkan emosinya.


***


Luna bersantai sambil meminum air kelapa yang sudah ia pesan,


"Sayang..ini untuk kamu sebagai tanda permintaan maaf ku" Brian memeluk tubuh sang istri dari belakang dengan erat, "Aku gak bermaksud untuk menutup panggilan Azka tadi, maafkan aku sayang, aku janji tidak akan mengulanginya lagi"


"kenapa kamu tutup panggilan Azka mas, aku masih rindu sama anak aku mas" Luna yang tak pernah meninggalkan Azka sendiri, merasa sangat merindukan putra gembul nya itu,


"anak kita sayang...anak kita.. maaf!! aku tadi terbawa emosi karena ulah Reno, aku yakin yang Reno sengaja ingin mengganggu bulan madu kita," Brian menatap wajah sang istri yang tampak masih terlihat bersedih.


"Tapi aku harap kamu jangan kaya gitu lagi mas, jujur aku gak bisa kalau Azka gak ada" Luna mulai mengeluarkan air mata yang sedari tadi ia tahan.


"Iya sayang aku janji, besok kalau kita udah pulang bulan madu, kemana pun kita pergi kita bakal bawa Azka," Brian kembali memeluk tubuh sang istri.


Dan setelahnya mereka berdua memutuskan untuk melanjutkan dengan berenang sembari menikmati suasana sore di kapal pesiar, dengan matahari yang mulai berwarna oranye, yang hampir tenggelam.

__ADS_1


Senja telah berganti malam, di bawah sinar rembulan tampak dua pasang anak manusia yang sedang menikmati makan malam romantis mereka, dengan di iringi alunan musik serta makanan yang mengunggah selera membuat malam itu menjadi malam milik Brian dan Luna, sesekali Brian mengecup lembut tangan sang istri sambil mengucapkan kata romantis kepada sang istri tercinta,


"Mas, ada satu hal yang ingin aku sampaikan sama mas!!" dengan wajah serius Luna mulai memandang intens Brian,


"Apa yang!! " Brian mulai mengeratkan tangannya.


"Apa boleh aku melanjutkan kuliah mas??" Luna yang sedari awal ingin melanjutkan cita-cita memang masih berharap untuk melanjutkan mimpinya itu.


"Kamu ingin kuliah sayang??"


"Ehem mas, dulu sebenarnya aku kembali ke kota ini, karena ingin melanjutkan kuliah ke Negara UK mas, tapi aku malah menikah sama kamu mas,


Brian yang mendengarkan curhatan sang istri mulai merasa khawatir dengan permintaan sang istri.


"UK yang?? itu kan jauh yang, mana sanggup mas kalau harus berjauhan sama kamu dan Azka,"


"Jadi mas!! kamu gak setuju aku lanjut kuliah??" tampak Luna kecewa dengan jawaban yang Brian


"bukan sayang ..aku setuju aja kalau kamu melanjutkan kuliah, tapi aku harap kamu lanjut kuliah di sini, jangan keluar negri yang"


Luna menatap dalam wajah sang suami tampak gurat kekhawatiran di sana, dengan lembut Luna kembali mengelus lembut tangan sang suami sambil menganggukan kepaanya,


"makasih sudah mau mengerti aku yang" Brian mulai menggendong tubuh sang istri dan membawanya masuk kedalam kamar mereka.


Dan apa yang harusnya terjadi akhirnya terjadi, Brian berhasil mendapatkan pepaya mengkal yang sudah lama ia idam idamkan,


"maafkan papa sayang.. tapi malam ini pepayanya jadi milik papa" monolog Brian di dalam hati, sambil terus memompa ban mobil yang tak kunjung usai...

__ADS_1


Bersambung....😎😎


__ADS_2