Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
part 25


__ADS_3

Malam ini suasana kediaman Bram Sanjaya terasa panas, dimana saat ini Loni sedang bersujud di kaki sang ayah untuk meminta maaf, setalah menerima dua tamparan yang di berikan sang ayah,


"Yah tolong maafin Loni, Loni menyesal yah, Loni janji ini yang terakhir yah"


Loni terus memegang kaki sang ayah sembari menangis pilu.


"Berdiri Loni .. berdiri lah!!"


ayah mencoba mengangkat tangan Loni membantunya untuk berdiri.


"ay-ahhhhh.."


seketika ayah memeluk hangat putrinya itu,


" ayah sangat kecewa kepada mu sangat karena kau rela menumbalkan adik mu sendiri, tapi ayah akan memberikan mu satu kesempatan lagi"


"Dan ayah minta tolong bebaskan Luna dari suami mu"


dan ayah pun mulai menceritakan apa yang telah terjadi Luna dan semua di sebabkan oleh Loni putri sulung nya itu.


***


Saat ini Brian sedang tertidur di ranjang king size nya sambil memeluk sang pujaan hati yang telah membuat ia seperti orang gila, Brian telah memindahkan Luna yang sedang tertidur lelap ke dalam kamarnya, ia melihat lucu kea arah luna dengan pakaian daster coklat nya dan di tambah perut Luna yang sudah lumayan besar.


"Andai yang kau kandung itu benar anak ku, aku akan menjadi ayah yang paling bahagia di dunia ini sayang!! tapi maafkan aku jika kelak aku akan memisahkan kalian sayang",


Brian memeluk Luna dengan erat dan menciumi semua bagian wajah Luna dengan gemasnya,


" I Love You sayang , maaf untuk selama ini"


namun tiba-tiba Luna terbangun dari tidurnya karena merasa engap.


"Mas??? ini ka-mu mas??"


Luna yang sudah sangat merindukan Brian langsung memeluk Brian dengan erat.


"Ehh ma-aaf aku gak sengaja meluk kamu"


"Hmm sayang aku gak marah kamu meluk aku"

__ADS_1


Brian kembali mengeratkan kembali pelukan mereka.


"Mas ini benaran kamu? ? aku.."


"Chup" Brian mengecup bibir sang istri yang sangat di rindukannya itu.


"Chup". Brian tak berhenti menciumi semua wajah sang istri


"Maafkan aku sayang ..maaf kan aku..maaf.."


Luna membekap bibir Brian dengan jarinya


"aku udah maafin kamu mas"


, air mata nya pun perlahan turun ke pipi cantik Luna ,


"aku senang kamu kembali seperti dulu mas"


Luna menangis dengan kencang dan air mata yang tadi nya pelan seketika membanjiri wajahnya, sambil terisak dia mengeratkan pelukan kepada suami kakak nya itu.


Akhirnya setelah lelah menangis Luna dan Brian tertidur sambil berpelukan.


"Selamat pagi nyonya??"


"Selamat pagi pak yan dengan senyuman yang kembali terbit di wajah cantiknya"


"Ada yang bisa saya bantu nyonya??"


"Tidak terimakasih pak yan, aku mau membuat makanan spesial untuk mas bri"


Pak yan tersenyum mendengar paggilan baru dari sang istri majikannya itu, akhirnya rumah ini di penuhi cinta kembali, lirih pak Yan di dalam hati.


"Sayang..sayang kamu di mana ??"


Brian yang sedang menuruni anak tangga terus memanggil nama istrinya itu,


"maaf tuan? ada yang bisa saya bantu?"


pak yan berjalan ke arah majikannya itu, dan langsung menunduk tanda memberi hormat kepada sang majikan.

__ADS_1


"Pak yan lihat istri saya gak??"


"Owh nyonya? beliau berada di dapur tuan, perlu saya panggilkan?"


"Tidak perlu pak Yan saya akan menyusulnya'


Brian mulai melangkah ke dapur dan


"Grrep"


Brian memeluk Luna dari belakang sambil mencium aroma shampo yang Luna pakai.


"Mas Bri,, kamu ngapain ke dapur??"


"Aku kangen sayang, kita kembali ke kamar aja yuk??"


Brian membalikan tubuh Luna menghadapnya.


"Mas malu tahu!!!"


Luna melepaskan pelukan Brian dan memindahkan hasil masakannya ke piring yang sudah ia siapkan.


"Kalau malu ayo kita balik ke kamar yang!! mas??"


"Kamu gak kerja, ini udah jam 7 lho"


Luna berjalan meninggalkan Brian di belakang.


"Aku gak kerja yang, aku ambil cuti buat bisa berdua sama kamu terus"


Brian mengikuti langkah Luna dan menarik Luna duduk di pangkuannya.


"Aww, mas " plak"


Luna mendadak menepuk tangan Brian dengan kuat karena kaget dan malu.


"Aduh sakit tahu yang kamu tega nih sama suami!!"


Luna langsung menangkup kedua pipi Brian dan meminta maaf, pagi ini menjadi pagi yang membahagiakan untuk Brian dan Luna.

__ADS_1


Bersambung....😜😜


__ADS_2