
Mobil Lamborghini seri Aventador SVJ, telah terpakir di sebuah vila mewah di pinggiran kota P.
Dari dalam mobil itu Brian keluar dan memanggil salah satu ART yang bertugas menyambutnya di sana untuk membantunya menggendong Azka, dengan perlahan Brian mengambil Azka dari gendongan Luna, lalu ia memberikan Azka yang masih tertidur kedalam gendongan ART nya itu, kemudian Brian memperbaiki baju Luna yang masih terbuka, dan membawa Luna ke dalam gendongannya.
Karena sangat kelelahan, Luna sama sekali tidak menyadari apa yang Brian lakukan kepadanya. Brian membawa Luna ke lantai dua di mana kamar utama milik Brian berada, dan di sana juga sudah tersedia sebuah box bayi yang cukup besar, dengan sistem keamanan yang canggih, sehingga aman dan nyaman untuk di tiduri Azka jagoan kesayangannya itu.
Setelah meletakan Luna di atas ranjang king size miliknya, Brian bergegas ke kamar mandi untuk mengerjakan ritual mandinya, hampir setengah jam Brian membersihkan dirinya,
dan tiba-tiba
"hiks..hiks... hi..hiih..hii mimiimmii mi" terdengar suara tangisan Azka yang menggema di dalam ruang kedap suara itu.
" Azka.. tunggu sebentar sayang!!!..papa datang!!!.." Brian yang masih berendam di dalam bathub segera membilas badannya di bawah shower, lalu dengan handuk berukuran sedang yang hanya menutupi bagian bawahnya, Brian mulai keluar dari kamar mandi itu dan langsung mengambil Azka dari box nya berpindah ke gendongannya,
" cup..cup..cup sayang papa kenapa menangis, cup..cup... " Brian masih kaku menggendong Azka, membuat Azka tidak nyaman berada di dalam dekapan sang papa sehingga membuat nya tambah menangis..
"Hiiihiiihii....hi,.....hi..." Brian pun mulai panik mendengar tangis anak nya semakin kencang,
"Sayang nak..sayang .. cucp...cupp.. diam dulu ya jagoan... mama masih bobok . kasihan mama...jagoan sama papa dulu ya" Brian menggendong Azka ke kiri dan ke kanan, namun Azka tak kunjung berhenti menangis.
Luna yang terganggu dengan suara tangis Azka langsung terjaga dari tidurnya, dengan langkah seribu Luna langsung berdiri dan mengambil Azka dari gendongan Brian,
"GRAB" saat Azka berpindah ke dekapan Luna. Namun tiba -tiba handuk yang Brian pakai tersangkut bersamaan kaki Azka, hingga membuat handuk putih itu meninggalkan sarangnya.
__ADS_1
"AAAAAAA" Luna yang kaget langsung menutup kedua matanya dan berbalik menghadap dinding, "kamu apa-apaan sih mas!!"
Ha
Ha
Ha
Brian terbahak melihat kelakuan Luna itu,
***
Luna selesai membersihkan Azka dan memberikannya makan semua baju dan makanan instan untuk bayi 10 bulan itu telah di persiapkan oleh Brian dengan bantuan Vino. Luna pun membawa Azka duduk di sofa yang terletak di ruang tengah,
"Huft.. andai kami bisa pulang !!mana udah gerah banget, dan aku melewat kan sholat hari ini.." Luna masih setia bermonolog di dalam hati,
Sedangkan Brian yang sedari tadi tanpa Luna sadari sedang memperhatikan gerak gerik Luna dari atas tangga, terbit sebuah senyuman di bibir pria tampan itu,
"Sayang kenapa kamu duduk di sini??"Brian mulai berjalan menuruni anak tangga satu persatu kaki panjang nya melangkah,
"Eh..em..mm.. mas " Luna kembali di Landa kegugupan akut, " aku sedang bermain sama Azka mas" irama jantung Luna mulai tak beraturan dan keringat jagung mulai keluar dari setiap pori kulitnya,
"bawa sini Azka nya!!! dan pergilah membersihkan diri!! ini rumah kita sayang. buat lah dirimu nyaman disini.
Brian mengangkat kedua tangan nya untuk mengambil Azka. Luna yang masih shok masih mempertahankan Azka di pelukannya, "sayang berikan Azka kepadaku". dengan sedikit keberanian Luna melihat wajah Brian yang tepat berada di depan nya, "Oh, my
__ADS_1
God"Luna tambah kelimpungan setelahnya, "Ha..ha..ha kamu kenapa sayang??? Brian mulai tergoda untuk mengerjai calon istrinya yang ternyata pemalu itu, ia mulai membelai pipi Luna yang bersemu merah,
"PLAK"
Reflek mama beranak satu itu langsung memukul lengan kokoh itu,
"Awww, sayang tega banget nyakiti suami!! Brian kaget melihat tindakan reflek dari calon istrinya itu, ia pun lebih mendekatkan wajah nya di depan wajah Luna,
" Kamu tu terlihat lembut seperti seekor kelinci🐰 yang manis sayang. tapi ternyata dalamnya singa🦁.
"CHUP"
Brian tiba-tiba mencuri ciuman dari dirinya.
Luna kembali memberikan pukulan telaknya,
"PLAK"
Ha
Ha
Brian terbahak setelahnya. Brian sungguh gemes melihat kelakuan ibu satu anak itu yang ternyata lumayan bar..bar..
bersambung ....🤓🤓
__ADS_1