Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
part 16


__ADS_3

"BUNDAAA"


Luna merasa rapuh dan saat ini ia hanya ingin terus berlari, berlari dari kenyataan pahit hidup ini.


"AWAAASS....."


Tiba-tiba Luna merasa terdorong ke samping dan ia melihat ayahnya sedang memeluk nya,


"Ayah??? benarkah ini ay...ah ??atau hanyaaa...aa...mim..Pi...."


sedetik kemudian Luna pun pingsan di pangkuan sang ayah.


"Luna ..Luna sadar nak ini benar ayah nak.. tolong jangan tinggalkan ayah nak maafkan ayah nak..ayah mohon maafkan ayah bangunlah nak".


Saat itu juga ayah Luna membawa Luna ke RS terdekat.


Flash back on..🌼🌼


Hari itu saat mendengar keributan di kamar Luna, tuan Bram Sanjaya memutuskan untuk melihat apa yang terjadi di sana, namun saat ia berada di depan pintu kamarnya dia kaget melihat putri sulungnya sedang Manarik paksa sang adik keluar menuju pintu utama.


Seketika dia menjadi panik dan ingin menolong Luna lepas dari Loni, tapi rasa ego dan keras hatinya memaksa ia untuk berhenti mengejar sang putri ia mencoba menahan air mata yang mulai menetes keluar.


" Luna maafkan ayah, karena ayah belum bisa memaafkan mu tapi ayah sakit nak melihat kau tersakiti seperti saat ini".


Tuan Bram bermonolog di dalam hatinya, ia memutuskan untuk melihat melalui jendela kepergian kedua putrinya itu.

__ADS_1


"Semoga kau selalu di lindungi di manapun kau berada nak".


Tuan Bram memutuskan untuk masuk ke kamar nya kembali, dari luar tuan Bram mendengar ketukan dari pintu kamarnya, ternyata itu dirman pembantu rumahnya, iya meminta izin untuk membawa istrinya ke RS karena shock dan pingsan ketika ingin melepaskan Luna dari tarikan Loni. dan akhir nya tuan Bram pun ikut mengantar Marni ke RS.


Setelah membantu mengurus administrasi RS Bram memutuskan untuk pulang kembali ke rumahnya dan mencoba beristirahat. namun ia tetap tidak bisa memejamkan matanya, ia teramat bersalah dengan kejadian tadi. dan saat ia akhirnya dapat tertidur, ia kembali bermimpi tentang alm istri tercintanya yang tampak sedang bersedih, di mimpi nya sang istri sama sekali tidak mau berbicara kepada nya hanya terus menangis, dan mimpi itu bukan hanya malam ini namun sudah beberapa malam sejak putri sulung nya memutuskan menikah.


Sudah 3 hari iya mencoba mencari informasi keberadaan Luna namun iya tidak menemukannya, hingga suatu malam Bram melihat Loni di bantu Sandra memasukan beberapa koper besar kedalam mobilnya, ia pun memutuskan untuk bertanya langsung kepada sang putri dan menyusul nya ke kamar.


" San, gue minta sama elo buat mengurus Luna dulu di sini baru nanti Lo nyusul gue ke negara L.."


" Siip bos.... tapi gimana kalau Luna gak mau dan mencoba kabur".


" Tenang aja dia gk bakalan kabur, mana mungkin dia bisa khianati gue".


Tiba-tiba


"DUARRR"


Suara bantingan pintu yang menggema di seluruh rumah...


" Apa yang kau katakan Sandra??? apa aku tidak salah dengar!!!".


"AYAH??? apa yang ayah dengar yah??..mungg...kinnn ayah salah dengar tadi".


"Kemari kau Loni, dengan membabi buta ayah menampar wajah Loni".

__ADS_1


"Stop..stop..stop ayah aku mohon ...sakit yah."


"Phak..phak ".


"Ayah mau aku seperti dulu lagi!!! ayah mau aku mengakhiri hidup ku kaya dlu!!!".


Ayah menghentikan pukulannya dan mencoba mendekati Loni kembali.


"Apa yang kau lakukan terhadap adikmu, LONII?? ayah minta kau jujur saat ini!!!",


Karena takut dan tekanan dari sang ayah Loni menceritakan semua yang ia lakukan terhadap adiknya, karena dia pikir ayah nya akan memaafkannya, karena dia tahu se benci apa ayah nya terhadap Luna sejak kejadian bunda nya meninggal.


Setelah Loni menyelesaikan ucapannya tiba-tiba ayah nya merosot kelantai, dia merasa menjadi ayah yang sangat jahat dan bukan panutan yang baik untuk kedua putrinya. "menyesal" satu kata itu yang terpatri di hatinya saat ini.


Ia pun mencoba bangkit, dan kembali menampar wajah cantik Loni.


"Kenapa kau tega loni?? dia adik kandung mu sendiri kau tega menjebaknya hingga ia harus mengandung anak dari suamimu sendiri!!!sudah cukup aku menghukumnya selama ini, tapi yang kau lakukan telah membuat bundamu bersedih Loni aku tak akan menganggap mu anak ku lagi Loni".


Tiba-tiba tuan Bram merasakan sakit pada dada nya dan ambruk ke lantai.


" Ayah ..."


Loni pun membawa ayahnya ke RS, dan ia menutup semua informasi tentang keadaan ayahnya, ia tidak mau hal ini sampai masuk berita dan otomatis akan di ketahui oleh sang adik, dan ia takut hal itu akan menghancurkan rencananya. Loni pun menyuruh Sandra untuk mengurus ayahnya sampai ayahnya sehat kembali.


Dan ia meminta om Rey adik ayah untuk mengurus pekerjaan ayah selama ayah nya sakit, Loni memberitahukan fakta ayah nya sakit hanya kepada om Rey, karena ia tahu om Rey orangnya tidak banyak bicara.

__ADS_1


__ADS_2