
Pagi-pagi sekali Loni telah memasuki mansion dengan tertatih karena sisa alkoholnya semalam yang membuat ia sedikit mabuk, dan saat ia membuka pintu kamarnya ia tidak menemukan Brian di sana,
"Breng**k kamu di mana Brian !!! aku pulang buat kamu tapi kamu gak peduliin aku!!!"
Ia berteriak-teriak memaki Brian karena tak menemui suaminya itu, sampai Loni pun tertidur di kamarnya.
Tak berapa lama Brian mulai masuk ke kamar mereka untuk mandi dan berganti baju, namun tiba-tiba ia di kejutkan dengan kehadiran Loni di sana,
"Sayang ini benaran kamu??" seketika Brian mendekat dan memeluk tubuh Loni yang sedang tertidur,
"sayang kamu minum???"
"sayang??"
"sayang!!"
Brian menggoyang-goyangkan tubuh Loni yang masih pulas, karena baru tertidur,
tak berapa lama Loni tersentak dari tidurnya,
"Bri?? ini kamu??"dengan muka bantal dan perasaan rindu yang membuncah, Loni langsung menghempaskan tubuhnya ke pelukan sang suami.
"Iya sayang ini aku memang kamu lihat aku ini siapa yang?" sambil terus membelai rambut sang istri.
"Bri aku kangen sama kamu,, kangen banget.."
__ADS_1
"Chup..chup..chup"
Loni menciumi semua bagian wajah Brian hingga menjalar ke leher Brian dan berlama-lama di bibir Brian yang sudah lama dia rindukan,sampai mereka hampir kehabisan nafas Brian melepaskan ciuman itu.
Dengan tak sabar Loni mulai melecuti baju yang di pakai Brian dan mereka sama-sama ingin melepaskan hasrat yang sudah memuncak, namun dengan cepat Loni tersadar, saat Brian mulai membuka gaun yang ia pakai.
"STOP" !!!
"kenapa sayang??"
Brian yang tak sabar lagi karena sudah lama menahan hasrat nya, harus berhenti karena teriakan sang istri.
"Maaf sayang aku tiba-tiba hmm-mm**"
" Aku tiba-tiba sangat lapar sayang, lapar banget dan aku juga ingin mandi dulu karena tadi malam aku minum di apartment Sandra, dan aku merasa gerah", Loni dengan cepat beranjak dari kasur king size itu dan masuk ke kamar mandi, dan menutupnya.
"BRAK"
"Huft ..kenapa kau tega sayang!!"
Dengan frustasi Brian memakai kembali pakaiannya dan melangkah ke kamar tamu untuk menyelesaikan misi yang tak sempat tersalurkan.
Hampir memakan waktu 1 jam kini Brian pun telah siap kembali dengan jas yang berwarna hitam dan di padukan dengan kemeja berwarna biru laut, terlihat sangat pas di tubuh atletisnya.
Brian mencoba membangunkan Loni yang ternyata kembali tertidur di kasurnya yang nyaman.
__ADS_1
"Sayang..sayang bangunlah kau belum makan kan? ayo temani aku makan",
Brian terus menggoyang tubuh Loni, namun Loni tak mau membuka matanya yang mengantuk berat, akhirnya Brian meninggalkan kamar itu, dan langsung berangkat kerja tanpa menyentuh makanannya.
Sepanjang perjalanan menuju kantor Brian merasa ada yang mengganjal dengan tingkah istrinya itu, sehingga sampai nya di kantor ia ingin mencari tahu tentang perubahan istrinya itu melalui Vino, di kantor Brian langsung menyuruh Vino masuk ke ruangannya.
"Vin Lo tadi malam benar udah mencari letak keberadaan Loni melalui alat lacak lu dengan benar??"
"Iya bos, gue udah pastiin posisinya dengan benar, dan memang alat itu terlacak berada di rumah mertua anda".
"Gue gak yakin"jawab Brian ketus
"karena Lo tahu tadi pagi pas gue masuk ke kamar, dia udah tertidur di kamar dan tas yang biasa dia pakai juga ada di rumah, dan lebih parahnya dia kembali mabuk" tampak kekecewaan dari wajah Brian setelah mengetahui Loni kembali minum, minuman keras.
"Memang apa yang aneh tuan? bukankah memang selama ini nyonya biasa minum minuman keras",
Vino yang sudah merasa tidak asing dengan semua kehidupan malam yang dicintai oleh wanita bosnya itu merasa heran dengan raut kekecewaan yang di perlihatkan sang bos.
"Lo tahu Vin, beberapa bulan sejak istri gue di ketahui hamil dia udah gak pernah lagi minum, bahkan Lo tahu dia udah rajin banget sholat"
WHAT!!!
Sesaat di ruangan itu menjadi hening ....
Bersambung...😴😴
__ADS_1