
Tidak memakan banyak waktu Brian telah sampai di kamarnya. dengan tidak sabarnya untuk bertemu sang istri Brian langsung masuk kedalam kamar yang telah di hias sangat indah khusus untuk malam pertamanya sebagai pasangan baru tersebut.
" ceklek...."
Sayang Loni aku datang, kau sungguh membangunkan singa yang sedang lapar sayangku.."
Seketika jantung Brian berdetak lebih cepat saat melihat sang pujaan hati yang dia pikir itu Loni istrinya, dengan lingeri **** yang sedang berada di atas kasur dan memperlihatkan bagian tubuhnya yang putih dan mulus.
Sesaat Brian mendekat kan dirinya sembari membuka satu persatu pakaian yang melekat di tubuh atletisnya.
Cukup lama Brian memandangi wajah cantik Luna dan hati nya merasa aneh dan lebih bergejolak, di depan matanya Luna yang dia anggap Loni istrinya tampak berbeda dari biasanya, terlihat lebih cantik dan lebih berisi dari Loni yang iya lihat selama ini.
Terlihat wajah wanita nya yang lebih cantik natural di banding dengan make up tebal yang biasa Loni selalu pakai selama ini.
__ADS_1
Brian merasa bahwa Loni nya menjadi orang yang berbeda malam ini, tapi Brian sangat menyukai Loni yang seperti ini, sama dengan Loni yang beberapa tahun dulu saat pertama kali iya bertemu dengan sang bidadari penyelamatnya itu.
" Ukh.. kenapa dengan tubuhku tiba-tiba kepalaku terasa berat dan pandangan ku mulai berkabut aku merasa sangat gerah dan panas aku haus .. sangat haus.." batin Luna berkata.
"Kemana kak Loni dan kak Sandra kenapa aku ditinggal di sini dan kenapa dengan pakaian ku"Luna terus berbicara di dalam hatinya.
Luna hanya bisa menggeliat kan tubuh nya untuk mengurangi rasa gerah di dalam tubuhnya yang semakinbergejolak hebat.
Tiba-tiba naik ke atas kasur dan mendekat ke arahnya dan Luna pun merasakan sesuatu yang kenyal menyentuh bibirnya, dan terus berubah semakin dalam menyerang bibirnya, dan seketika tubuh Luna bereaksi hebat,
Dia yang belum pernah berciuman sebelumnya, mencoba untuk membalas setiap ciuman yang laki-laki berikan, bahkan Luna melingkarkan tangannya di tengkuk si lelaki yang selalu memanggil nama Loni.
Hingga iya merasakan sesuatu yang menyakiti bagian bawahnya namun ia tak mampu menolak rasa sakit itu hingga hal yang seharusnya tidak terjadi terjadi kepada Luna.
__ADS_1
Brian terus menggempur Luna entah sampai berapa kali iya melakukannya, Brian merasa hal baru yang sangat menyenang kan untuknya sungguh Brian merasa seperti di awang-awang.
Brian terus menggempur Luna sampai Luna mulai hilang kesadarannya karena kelelahan dan hal itu di dukung Luna yang belum makan apa-apa sejak sore kemarin.
Saat Brian sudah merasa puas dengan kegiatan nya, ia pun mulai terlelap sambil memeluk Luna.
Setelah memastikan Brian dan Luna terlelap dalam tidurnya, kemudian Loni mulai melancarkan aksinya secara diam-diam ia dan Sandra membawa Luna keluar dari hotel itu, dan memasukan nya ke dalam mobil Sandra, lalu Sandra mulai melajukan mobilnya menuju apartment nya.
Karena ia tidak mau sampai bi Marni tahu apa yang telah mereka lakukan terhadap Luna.
Sedangkan Loni mulai masuk kedalam kamar dan membaringkan tubuhnya di samping sang suami tampannya, dengan senyuman licik iya meminta maaf kepada Brian di dalam hatinya.
Bersambung....🧐🧐
__ADS_1