Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
part 47


__ADS_3

Luna masih menyusui Azka di nursery room, hingga beberapa menit bayi gembul itu mulai memejamkan matanya, dan terlelap,


Luna kembali memperbaiki bajunya yang terbuka dan berjalan keluar membawa Azka di gendongannya,


Dengan terburu-buru tanpa sengaja Luna bertabrakan dengan seseorang...


"BUGH"


Benturan yang cukup keras itu membuat Luna yang sedang menggendong Azka hampir terjatuh, dan dengan cekatan orang yang Luna tabrak menahan Luna agar tidak terjatuh,


"Terima kasih..... maaaf saya tidak senga..."


tiba-tiba kata kata Luna terpotong saat melihat orang yang berada di depan nya saat ini,


"Mas Bri" lirih Luna dalam hati


Detak jantung Luna mulai tak karuan sesekali ia menelan ludah nya, menahan kegugupan yang ia rasa kan saat ini


"KAMU" Sesaat waktu seakan terhenti.....


Brian merasa beruntung bisa menemukan Luna di tempat ini, ketika detektif suruhannya, memberi kabar bahwa saat ini Luna telah berada di kota P dan sekarang berada di taman bermain anak, dengan segera ia langsung meluncur ke tempat ini.


Seketika Luna lalu berlari pergi meninggal Brian, " Jangan sampai ketemu, aku harus lari" Luna bersembunyi di dalam kerumunan orang untuk menghindari Brian,


Brian terus berlari sambil melihat ke segala arah, hingga ia dapat melihat Luna kembali ia pun mulai mengejar Luna,


"Tunggu..tunggu, ku mohon jangan lari,

__ADS_1


Dengan cepat Brian ingin menggapai Luna, namun Luna yang melihat Brian semakin dekat, kembali berlari, dan ia menyembunyikan diri nya di balik sebuah cafe yang lumayan rame,


"Jangan temukan aku..jangan temukan aku,..kata-kata itu terucap beberapa kali dari bibir Luna,


"maaf kan aku mas, gak seharusnya kita bertemu lagi, aku bukan kak Loni mas, aku Luna, yang kau cintai kak Loni bukan aku..." Luna berucap pelan sambil menenangkan Azka yang mulai gelisah dalam tidurnya, dan tiba-tiba


" GRAB"


Brian langsung mendekap wanita yang memebelakanginya itu, sambil memejamkan matanya menikmati kehangatan tubuh wanita yang selama ini iya rindukan,


Luna terdiam saat seseorang tiba-tiba memeluknya dari belakang, dia berusaha untuk lepas dan melihat seseorang yang memeluknya itu,


"MAS"


Luna menatap dalam ke arah Brian,


Luna yang juga sangat merindukan Brian tak kuasa menahan gejolak yang tertahan di dalam dadanya selama ini, untuk yang pertama dan terakhir Luna mengizinkan Brian memeluknya ia pun menikmati kehangatan yang dulu pernah ia rasakan, "maaf kan aku kak" Luna bermonolog di dalam hati.


Cukup lama mereka berpelukan, sampai sesuatu yang bergerak mengganggu kemesraan itu, Azka yang merasa engap saat berada di antara papa dan mamanya, mulai gelisah dalam tidurnya,


Brian pun melepas pelukan itu, dan ia melihat seorang bayi laki-laki sedang tertidur dalam dekapan wanita pujaannya,


Brian yang tak mampu berkata-kata hanya melakukan beberapa gerakan isyarat, ia terus memandang wajah lekat wajah bayi tampan itu dan tanpa ia sadari Brian mulai meneteskan air matanya,


Brian menunjuk ke arah wajah sang bayi


"dia sangat mirip dengan ku" sambil memandang wajah Luna berharap mendapat sebuah jawaban

__ADS_1


"He-em" tanpa sadar Luna menganggukkan kepalanya, ia seakan lupa akan identitasnya saat ini,


Brian kembali memeluk Luna, lebih renggang agar tidak mengganggu jagoannya yang tertidur, Dan tak berapa lama akhirnya wanita muda itu tersadar akan siapa dirinya di hadapan sang kakak ipar,


"Ini salah!!! ingat Luna yang dia cari itu kak Loni!! bukan kamu"


Luna yang sudah lebih aware dengan keberadaan mereka sekarang, memilih untuk melepaskan pelukan itu kembali.


"Maaf tapi aku harus pergi" Luna membalikkan badannya dan mulai melangkahkan kakinya,


"Jangan pergi lagi,....... ku mohon kembali lah kepada ku...." Brian menggenggam tangan Luna dengan kuat, berharap Luna tidak meninggalkannya,


"Maaf ta-pi kamu salah orang mas!!!" Luna kembali berusaha melepaskan genggaman itu,


"Tidak..tidak mungkin aku salah, memang kamu orang yang aku cari" Brian mengiba memandang wajah Luna


"Ta-pi....ki-ta tidak saling mengenal.. aku rasa mas salah orang" Luna kembali memberikan penjelasan kepada Brian,


"Aku mohon Aluna Sanjaya jangan pergi ,lagi dari ku, apa kau tahu...1tahun lebih aku mencari mu, sekarang KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB"


Melihat Luna hanya diam saja membuat Brian tidak membuang waktu dengan cekatan dia menarik tangan Luna dengan sedikit kuat dan menggiring Luna masuk ke dalam mobilnya yang terparkir tidak jauh dari tempat mereka berada sekarang,


"BRUK" Luna yang tersadar mencoba untuk melepaskan dirinya dari Brian, "Lepaskan aku mas, lepaskan, atau aku akan berteriak..."


"Maaf kan aku, sayang ....tapi aku menginginkan kamu" Brian tetap menjalankan aksinya, ia pun mulai menyalakan mobil nya dan mulai melaju kan mobilnya,


Bersambung....🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2