Anakku Anak Suami Kakak Ku

Anakku Anak Suami Kakak Ku
Part 76


__ADS_3

"Shit..shit.." Brian memasuki kamar nya dengan emosi yang masih berkobar. Tak bisa ia bayangkan jika semalam Luna tidak mengetahui jebakan yang Rossa buat, mungkin ia akan kembali kehilangan istri tercinta nya itu lagi.


Dari belakang sambil berlari kecil Luna terus mengikuti sang suami hingga masuk ke dalam kamar mereka.


Luna mulai mendekati sang suami sambil memeluk tubuh sang suami dengan penuh kasih sayang


"Mas..sabar..jangan terus emosi seperti ini mas.."


"Sayang...aku takut kehilangan kamu Luna.. aku gak mau sayang..."


sambil membalas pelukan sang istri Brian mulai membelai lembut rambut panjang Luna yang tergerai.


"Mas..semua sudah berlalu .... Rossa gak bisa merebut kamu dari aku mas...dan siapa pun tidak ada yang bisa merebut kamu dari aku mas"


"Benarkah?? apakah sebesar itu cinta kamu untuk aku sayang..??"


"Lebih mas..aku mencintai mu lebih dari apapun"


kedua pasang suami istri itu kembali saling mengerat kan pelukan Meraka, dan di tutup dengan sebuah ciuman yang menenangkan.


"I Love you sayang"

__ADS_1


"I Love You to mas"


Luna kembali memeluk mantan kakak iparnya itu dengan erat.


***


Sore ini Papa Rossa telah mempersiapkan koper yang akan ia bawa kembali ke negara J, ia berjalan ke ruang tengah bersama sang anak dan mantan istirnya. Mama Rossa akan ikut kembali ke negara J, walaupun papa Rossa sudah mentalaknya, namun dia masih berharap untuk rujuk kembali dengan sang mantan suami, sehingga ia memutuskan untuk ikut pulang hari itu juga ke negara J bersama sang mantan suami yang baru saja mentalaknya.


Sedangkan Rossa masih keras dengan keinginan nya untuk menetap di negara I, walau sang ayah sudah memaksanya untuk ikut pulang bersama, namun Rossa tetap dengan pendiriannya tetap tinggal di negara I.


"Rossa, ayo kita pulang!!"


"Gak pa..Rossa akan tetap tinggal di sini!!"


"Gak..pa Rossa mohon biar kan Rossa tetap di sini!!"


"Tidak..kau tidak boleh tetap di sini Rossa..kau harus pulang ke negara J saat ini juga!! Brian berdiri di atas tangga sambil menatap Rossa dengan tatapan membunuh.


"Hiks..hiks.. kak aku mohon biar kan aku tetap di sini.."


"Tante bantu aku tan.. bukankah Tante berjanji akan menikahi kan Rossa dengan kak Bri??" Rossa mencoba mengiba di depan nyonya Brata yang masih diam seribu bahasa.

__ADS_1


"Maaf Rossa mungkin aku akan ikut campur jika ini menyangkut suami aku.. aku minta a kamu dengar baik-baik Rossa kalau sampai kapanpun aku "Luna" tidak akan pernah mengizinkan kamu untuk menikah dengan mas Brian, sampai kapan pun!!"


"Kau!! DIAM perempuan jalang.. kau tidak pantas bicara di sini..."


"Plak"


Tiba-tiba terdengar bunyi suara tamparan yang keras,dari sang mami kepada Rossa, dengan amarah yang telah memuncak nyonya Brata langsung menampar wajah sang ponakan yang telah bertindak kurang ajar kepada menantu nya.


"Tan-te...Tante menampar Rossa??"


"Maafkan Tante Rossa..Tapi kau tidak pantas mengatakan Luna jalang!! dia adalah kakak ipar mu!! dan Tante harap ikut lah pulang bersama papa dan mamamu"


Nyonya Brata langsung pergi menuju kamarnya, dan meninggalkan Rossa dan keluarganya di ruang tengah.


"Tan..Tante.. jangan tinggalkan Luna Tan....hiks..hiks.."


Rossa menangis sejadi-jadinya, ia pun terkulai lemah di lantai sambil meratap pilu.


"AKU TIDAK AKAN MENYERAH LUNA...KAU DENGAR..MUNGKIN SEKARANG AKU MENGALAH..TAPI NANTI AKU PASTIKAN AKAN MENIKAH DENGAN KAK BRI..HAHAHAH"


Akhirnya setelah membereskan semua barang bawaan mereka, Rossa dan kedua orang tuanya mulai meninggalkan kediaman Brian menuju bandara.

__ADS_1


Bersambung....🤓🤓


__ADS_2