ARAH (Kiblat Cinta)

ARAH (Kiblat Cinta)
22


__ADS_3

"Teteh mau kemana?"tanya Ardi saat melihat Istrinya telah cantik


"Biasa A teteh mau ke lapangan mau ikut senam sama ibu-ibu pengajian dan tetangga lain, seperti minggu-minggu sebelumnya."


"Oh gitu" Ucapnya sambil kembali menarik selimutnya.


"Aa sakit?" tanya Pita khawatir.


"Cuma lemes aja." Jawab Ardi.


Pita pun mendekat lalu mengulurkan tangannya ke dahi Ardi untuk mengecek ke adaan Ardi.


"Gak panas kok A." Ucap Pita.


"Tapi Aa bawaannya lemes aja teh."


"Di buatin teh manis Mau?Aa juga belum makan.teteh bawaan ke kamar ya.makannya di kamar?" tawar Pita.


Ardi menggelengkan kepalanya"Tadi Aa udah ke dapur, dan udah ngabisin segelas teh manis tapi tetep."


"Makan?"


"Gak enak teh.gak selera"


Pita menghembuskan nafasnya kasar lalu meraih Handphonenya Untuk mengabari Grup senam jika ia berhalangan Hadir.


"Teteh mau kemana?" Tanya Ardi saat melihat Pita beranjak.


"Ke WC A, Mau ikut?"Goda Pita


Ardi menggeleng, ia masih sangat canggung dan malu meski kita telah melakukan hal lebih bersama Pita" Apa-an sih teh."


"Aku cuma ke WC aja A.gak akan kemana-mana kok" Ucap Pita lalu mengecup Pipi Ardi.


Pita selalu memulai terlebih dahulu untuk menggoda Ardi karena memang Ardi orangnya begitu kaku.untuk Hal bersenggama Pun Ardi selalu gugup untuk memintanya.kadang Pita heran kenapa Ardi begitu Pemalu,sedangkan di luaran Ardi begitu Tegas dan berwibawa.namun saat dikamar meskipun ia suka bermanja namun ada kalanya ia jadi pemalu dan kaku dalam waktu bersamaan.


Agresif itu adalah salah satu sifat laki-laki menunjukan kesukaannya pada pasangannya namun Ardi selalu saja sungkan diiringi dengan ijin.

__ADS_1


Untuk makan dan minum pun bila ia di buatkan oleh pita selalu di akhiri dengan kata terimakasih dan Maaf merepotkan.kadang Hal itu membuat Pita kesal,karena pernikahannya yang sudah hampir bejalan setengah tahun tapi Ardi seperti masih menyisakan jarak diantara mereka.


"Teh mana Aa?" Tanya Dewi.


"Dikamar Dew."


"Aa sakit teh?"


"Gak tau, dia gak deman tapi katanya lemes"


Dewi mangut-mangut mengerti."Teteh mau buat apa, kan nanti bakal ada yang lain?"Tanya Dewi.


"Gak tau, Memang nya kamu pengennya di bikinin apa?" Tanya Pita.


"Bikin Bakso kayanya enak teh.Aa juga paling suka tuh dia makan bakso, apa lagi yang ada tetelannya."


"Di kulkas gak ada daging."keluh Pita karena ia memang sangat jarang menyetok daging akhir-akhir ini karena ia jarang ikut suaminya ke Cikurubuk untuk menyetor sayur.jika ia ikut ia selalu menyempatkan untuk berbelanja ikan laut, daging dan bumbu-bumbu yang jarang ada di warung atau di pasar dekat rumahnya.


"Ya beli Atuh teh, sekalian aku mau ke Pasar nanti aku beliin apa aja yang gak ada" Ucap Dewi.


"Ya udah nanti Teteh WA.bentar teteh Ambil dulu uangnya di dalam"Ucap Pita sambil berlalu, sedangkan Dewi hanya menganggukan kepala.


" Pesenan teteh nya bakal banyak loh.gak papa?"


"Gak papa teh." Jawab Dewi.


"Mau bikin Apa?" tanya Sinta.


"Pengen bikin bakso"


"Wihhh aku pesen baksonya donk.buat di rumah "


"Ya udah sekalian aja tambah untuk beli dagingnya sekilo lagi Dew"


"Mana uangnya?" Ucap Dewi pada Sinta setelah menolak Uang yang di berikan Pita"Gak udah dari teh Pita terus."


"Nih aku tambahin, sekalian beli Mie,sayur, telur dan bumbu-bumbu." Ucap Sinta sambil memberikan uang 500.000."Beli dagingnya jangan cuma satu kilo beli 2 atau 3 kilo karena teteh pengen minta di bikinin Dendeng sama Pita agar anak sama suami teteh gak makan Mie dan telur terus"Lanjutnya.

__ADS_1


"Ya udah nanti teteh WA kamu.lebih baik kamu sekarang berangkat dan ini bawa uang yang dari teteh.Uang ini khusus teteh minta kamu beliin teteh Mangga, Semangka dan jambu Kristal." Ucap Pita, Dewi pun mengangguk lalu bergegas keluar mengajak serta anak dan suami nya untuk mengantarnya ke pasar.


"Pit, Ardi mana?" tanya Sinta.


"Di kamar teh?"Jawab Pita sambil menyiapkan Nasi dan sayur yang akan di bawanya ke kamar.


" Kenapa dia sakit?"


"Gak tau teh katanya lemes"


"Oh, kecapean mungkin.suruh istirahat aja nanti sore teteh bawa alat periksa kesini biar teteh Periksa."Pita pun mengangguk sebelum pamit untuk memberikan makanan yang dia siapkan untuk Ardi.


Dengan Ogah-ogahan Ardi pun makan makanan yang di bawakan istrinya.karena memang dia benar-benar tak mau makan dan hanya ingin bermanja di atas tempat tidur.


" Aa pengen jeruk"Ucap Ardi setelah meminum air yang di ulurkan Pita.


"Ya udah nanti aku WA Dewi biar dia beliin"Ardi pun mengangguk.


" Aa boleh minta tolong?"tanya Ardi.


Pita memutar bola matanya malas"Gak usah sungkan A, Aa itu udah nikah sama aku bukan hanya satu dua minggu."


Ardi tersenyum "Aa pengen di bikinin royi sobek, Sama jus jeruk kaya waktu itu"


"Oh ya udsh nanti Teteh bikinin ya"


"Sama Aa pengen kacang Almond dan Kurma yang waktu itu di kirim Ruli." Ucap Ardi, Pita terdiam karena ia masih ingat saat Ardi menolak memakan kurma Muda kiriman Ruli karena rasanya yang menurutnya kurang enak.


"Yakin?"


"Iya"


"Ya udah nanti aku Hubungi Mira buat kirim."


"Yang banyak ya Pesannya?Aa gak mau nanti rebutan sama Alma dan Alfi.karena mereka juga suka jeruk, kurma juga Kacang almond" Ucap Ardi.Pita hanya mengangguk pasrah lalu segera meraih Handphonenya untuk mengirim pesan pada Dewi dan Mira sekertaris Nya Dulu tak tanggung ia pun meminta Mira mengirim satu peti Jeruk dari Bandung.karena setahunya jeruk yang di jual di Pasar dekat rumahnya tak ada yang sebagus dan semanis Jeruk yang biasa ia konsumsi di Bandung jika ada pun sangat jarang dan Harganya sangatlah mahal.Jadi Pita pun langsung memesannya pada Mira untuk mengirimi semua yang di ingin kan Ardi.


❤❤❤❤❤

__ADS_1


Assalamu'alaikum Readers jangan lupa like dan komennya Ya👌


__ADS_2