
Sigit menatap Punggung mungil itu yang mulai menjauh.beberapa kali ia menghela nafas panjang untuk menetralkan kesesakannya.
"Bunda" Ucapnya Lirih setelah melihat pesan masuk di Handphonenya.Ia pun beranjak Untuk Pulang dan menemui kakak iparnya yang sudah ia anggap seperti Ibunya sendiri.
Untungnya Hari Ini ia memutuskan Untuk tak berjualan karena ia harus pergi ke kampus menyerahkan laporan yang di minta dosennya.
Banyak yang mengusulkan untuknya agar tidak melanjutkan Kuliah karena Usahanya telah membuahkan Hasil.namun saat ia menceritakan kepada Pita tentang hal itu Pita menolak dengan keras usulan dari luar.Pita menjelaskan jika ia tak setuju karena bagi nya Pendidikan adalah prioaritas utama sedangkan Bisnis adalah Penunjang.
Sigit belajar banyak dari kakak iparnya itu saat Pita menceritakan Jika ia pun memiliki Bisnis yang nilainya sangat Cukup untuk mencukupi Hidupnya tanpa harus bekerja keras, namun tetap ia bekerja keras, Bekerja dengan orang lain dan juga ia tetap memprioritaskan Pendidikan.Karena ilmu itu seberapapun banyaknya tak akan membuat nya kesulitan dalam melangkah, melaikan sebaliknya.Hingga ia pun memutuskan untuk tetep kuliah dan tetep berjualan meski harus lelah karena berburu dengan Waktu.
Ceklek
Pita yang tengah memakan Bakwan menoleh Mendapati Sigit.Ia pun tersenyum senang karena melihat Sigit membawa pesanannya.
"Bun" Ucap Sigit seraya memeluk Pita, membuat si empunya terlonjak kaget, Begitupun Ardi yang duduk di sebalahnya.
"Sigit, Are you oke?" Tanya Pita tanpa membalas pelukan Sigit, Ia melirik Suaminya yang menatap Tak suka.
Sigit menggeleng dan Pita Tau Sigit Butuh masukan.
"Mau Cerita" Sigit Mengangguk tanpa melepaskan pelukannya, Terlihat jelas jika saat ini Sigit tengah menangis karena Pita merasakan Jika tubujadik iparnya itu bergetar, Pita pun meraih Handphonenya lalu mengetikan sesuatu.
Sigit butuh Ruang,Ayah bawa Anak-anak ke atas Duku.Nanti bunda ceritain ke ayah.
seperti itulah yang tertulis di pesan yang Pita perlihatkan pada Ardi, Ardi pun mengendus.Mau tak mau ia harus menuruti apa mau istrinya.kalau tidak irstrinya akan mengamuk, apalagi mood ibu hamil itu naik turun.sekalinya Naik sudahlah habis Ia tak akan mendapat jatah..hehe
Ardi pun beranjak mengajak serta adik dan Putri pertamanya yang sudah sangat aktif karena sudah bisa berjalan.
"Why?" Tanya Pita.
Sigit pun melepaskan pelukannya lalu membenarkan posisi duduknya.
__ADS_1
"Apa jika aku melangkahi Teh Hana Aa dan yang lainnya akan marah?" Tanya Sigit penuh kehati-hatian.
"Jelasin yang bener." Ucap Pita tegas.
Sigit Diam seraya menunduk.
"kamu Suka sama seseorang?" Sigit tetep Diam Pita menghela nafas Panjang"Rasa Suka dan Cinta itu kadang langsung di barengi dengan ingin memiliki.itu Wajar Sigit, tapi untuk menuju ke jenjang selanjutnya akan lebih baik kamu pikirkan masak-masak."Jelas Pita
"Kenapa?"
"Karena Menikah itu bukanlah hal yang mudah,kamu jangan menganggap kata Menikah Itu hal yang mudah terlaksana dan Mudah Di jalankan."
"Tapi aku melihat Bunda dan Ayah selalu...
" Bohong"Potong Pita."Gak selamanya jalan itu lurus dan datar tanpa lubang."
Sigit Diam.
"Cerita donk, Biar nyari solusinya Gampang."
"Kalau Jodoh gak akan kemana" Jawab Pita seraya menepuk pundak Sigit"Meskipun kamu sekarang, esok dan lusa akan masih merasakan sakit akan kehilangan tapi kamu harus ingat sebelum datangnya Bahagia akan ada duka sebagai pelengkapnya begitupun sebaliknya.Duka mu saat ini bukan lah Duka yang patut kamu ratapi, kenapa?dia milik Alloh bukan milik kita, dia masih milik ibu dan ayahnya bukan milik Kita.Kita hanya apa, hanya Orang asing yang mengasihinya, menyayanginya."
"Bun, tapi...
" Apakah pernah kamu melakukan hal di luar batas?"Sigit menggeleng."Sigit Seru dia dalam Do'a"
"Apa...
" Perbaiki Diri dan mintalah yang terbaik untuk mu kedepannya.Bunda gak larang kamu mengharapkannya, Namun mengikhlaskannya itu menurut Bunda lebih baik.Karena yang menurut manusia baik belum tentu menurut Alloh itu baik, Namun yang menurut Alloh baik itu adalah yang terbaik.biarlah yang pergi tetap pergi, jangan disesali dan diratapi biarkan saja karena itu keputusannya."
"Intinya Bunda gak mau jika aku Menikah Muda?"
__ADS_1
"Siapa Bilang?" Tanya Pita"Bunda Cuma Bilang kamu harus Pikir masak-masak jangan terburu-buru karena apa yang di lakukan dengan terburu-buru bukanlah hal baik tapi hal yang di campur tangani Setan.jikalau akhirnya itu mengharusmu dan dia berpisah berarti itu adalah hal yang baik menurut Alloh."
"Dan lagi, lebih baik kamu mikirin masa depan mu dulu Sigit.Jangan Mikirin yang gituan Dulu, Pokus pada Satu, satu dulu jangan segalanya kamu raup memangnya otakmu gak panas?badanmu gak lelah" Sambung Ardi.
"Ikh nguping" Ucap Pita setelah Ardi mendaratkan kecupan di Pipi Gembul sang Istri.
"Mungkin dulu Hana menikah karena desakan dari Ayah,dan Ayah gak memilah karena memang menurut ayah Erik orang baik dan pekerja keras namun nyatanya sebaliknya.kamu akan memikul beban sebelum beban itu di Pikul kamu harus mempersiapkannya dulu, kamu itu baru belajar bekerja dan berbisnis.kamu gak tau kan esok lusa bakal kaya gimana?belum lagi kamu masih mahasiswa.kakak-kakak kamu semua menikah setelah sarjana masa kamu anak laki-laki belum aja sarjana dan masih nampan sama Kakak ingin menikah?" Ucap Ardi.
Sigit diam menunduk, apa yang kakaknya Bilang itu benar.Bukan waktunya ia memikirkan Cinta-cintaan yang harus di tata terlebih dahulu itu adalah masa depannya.Benar jodoh tak akan kemana.
"Apa kabar Teh Hana?" Ucap Sigit.
"Hah?"
"Hana baik, Gusti juga baik" Jawab Pita "Kata Gusti ia ingin mempercepat pernikahannya Yah, menurut ayah bagaimana?" tanya Pita pada Suaminya.Gusti adalah salah satu karyawan yang mengurus bisnis Pita yang ada di Bandung.
"Suruh datang aja" Jawab Ardi.
"Ya udah nanti aku Chat deh.
" Syukurlah, mudah-mudahan hal yang dulu tak terulang lagi."
"Insya'alloh, dia orang nya baik Git, jadi Bunda gak khawatir lagipula dia juga adalah orang yang sangat mengerti tentang agama."
"Mengerti Agama, Hafiz atau apapun menurut Ayah gak menjamin bisa melaksakan ibadah terlama dengan baik Bun."
"Tapi setidaknya dia memiliki pondasi dan dia mengerti tentang halal dan Haram dalam hidupnya.Agama itu yang terpenting yah."
"Iya Bun.
πππππππ
__ADS_1
Maaf baru bisa Up karena Authornya gak ada kuotaπ jadi gak bisa bika Aplikasi.
jangan lupa tinggalin Jejakπ