
"Makin hari makin cinta deh sama istri."Goda Jansen pada Ganis.Ganis memdelik sudah sering ia dengar Jansen berkata seperti itu.
"Sayang"Panggil Jansen.anak-anak telah tidur bersama sodar-sodaranya di kamar lain.
Ganis duduk di tepi Ranjang setelah menyelesaikan rutinitasnya.ia menepuk-nepuk bantal sebelah Jansen.
"Pap"Panggil Ganis."Mama mau bawa Anak-anak ke jakarta dan tinggal bareng kita."Ucapnya seraya menunduk.Ganis merasa tak becus menjadi bibi bagi ketiga keponakannya.
Jansen menghela nafas lalu bangkit,ia menggenggam tangan Ganis "Kita sudah bahas ini dari setelah kita ambil mereka.kita tidak bisa memaksakan kehendak pada mereka dan mereka pun bilang jika mereka senang dan bahagia tinggal disini.Aku setuju jika kamu ingin mereka bersama kita tapi apa mereka mau?"
"Mereka harus mau aku Bibi nya,Aku Bibi kandung nya."
"Bahkan ayah mereka pun tak mampu meluluhkan hati mereka sayang,maka biarkan mereka dan Lagi Teh Hana tidak sendiri menjaga dan mengasuh mereka,Ada Frans dan para pembantu yang turut menjaga mereka."
"Tapi Pap....
"Sudah,Besok kita ajak mereka bicara."Ucapnya lalu kembali merebahkan tubuhnya."Ma,Kapan mau nambah lagi,Papap pengen Baby Girls"
Ganis mendelik."Pap,ingat umur lah.Udah tua juga."
"Ma,Papap masih sanggup biayai dan sanggung membuat Mama Hamil lagi,ya"Ucapnya"Dan lagi Mama masih muda kok belum 40 tahun."
Ganis menghela nafas pasrah,toh mau bagaimana pun suaminya berhak atas apa pun itu.
Ganis mengelus kepala suami tua nya"Cat Rambutnya lagi Pap,udah keliatan Ubannya"Ucap Ganis karena memang Jansen sering mengecat Rambut,dan warna nya selalu warna Coklat kesukaan istrinya.Istrinya tak melarang kecuali warna Hitam dan warna Pirang.meskipun Jansen berbadan Bagus dan memiliki nama kebule-bulean tapi ia tak suka Jika Jansen menggunakan cat warna Pirang.
Cup
Di kecupnya Tangan Ganis.
"Iya sayang ku,Cinta ku."
Ganis mengendus
"Kenapa aku selalu dan selalu cinta pada mu sih sayang?"
__ADS_1
Ganis menatap Jansen Tajam,"Kalau gak cinta sama Mama mau cinta sama siapa?mau sayang sama siapa?Papap mau nyari yang lain?atau udah ada yang lain?"
"Ma"Ucap Jansen pelan.
"Pap,kita udah terikat dengan yang namanya ijab kobul dan itu sakral.Mama wajib sayang Papap begitupun sebaliknya.kita punya peranan masing-masing.Mama menjadi madrasah buat anak-anak dan Papap menjadi Pelindung bagi kita.Pap,Sayang nya dan Cintanya Mama hanya Untuk Papap dan Mama harap Papap pun bergitu.Mama dan Papap memang bukan menikah karena saling mencintai tapi lihat sekarang rumah kita sudah ramai dengan Anak hasil Cinta kita,hasil keringat kita.Papap masih tanyakan itu?Cinta dan Sayang itu pitrahnya manusia Pap."
"Sayang jangan salah Paham"
"Papap yang harusnya paham,Setiap hari kita bertemu dari bangun tidur hingga tidur lagi Mama yang Papap lihat.Wajar jika rasa itu tumbuh terus,yang gak wajar itu rasa Bosan.dan Mama harap gak akan ada rasa Bosan di antara kita."Ucap Ganis.
Jansen memeluk Ganis dari Samping"Papap Tau,dan Papap gak akan mungkin bosan pada Mama."
"Pap,Anak adalah titipan mereka akan memiliki dunia mereka masing-masing.Dan kita akan tinggal kembali berdua sama seperti sebelum memiliki mereka.Apa Papap tau,Mama rasanya ingin mereka terus kecil seperti sekarang berlarian kesana kemari,membuat kegaduhan,Tertawa terpingkal tanpa rasa beban dan menangis menjerit karena hal sepele."Ganis menitikan Air matanya."Pap,Sering kali papap Bilang kenapa?itu membuat Mama kesal.mengapa Mama kesal karena Mama sudah mengukir Nama Papap di hati terdalam Mama,Mama sudah ikhlas Ridho atas kehendak Alloh berjodoh dengan seorang pak Tua"Ucap Ganis tanpa Beban.
Jansen melotot mendengar itu tapi ada rasa bahagia pula menggelitiki hati dan pikirannya.ia tak menampik kata Tua itu karena memang itu lah adanya.
"Sudah lah Mama kesal pada Papap"Ucap Ganis seraya menepis tangan Jansen.Ganis segera mengambil selimbut karena meski di dalam Rumah tapi hawa kota Bandung terutama Lembang sangat membuat orang malas beraktifitas dan Mandi karena Dingin yang amat sangat menusuk.
Jansen menghela nafas besar,namun ikut merebahkan Diri.
"Mama tau itu"Jawab Ganis yang tidur membelakangi Jansen
Jansen tertawa kecil"Ma,Mama itu Cahaya di kehidupan Papap,Papap bukanlah orang yang baik tapi setelah menikah dengan Mama Papap Rasa khadijah bukan apa-apa di bandingkan Mama.Mama wanita Hebat,Hebat dalam memaafkan dan Hebat dalam bermain Perasaan.Papap bangga memiliki Mama.Meski awal Rumah tangga kita dulu Rumit lebih Rumit dari Vinsen dan Tania tapi Papap salut pada Mama yang selalu diam menyembunyikan kerumitan itu di hadapan banyak orang.bahkan kebanyakan Wanita yang kesana kemari berbicara ini malah Papap yang selalu minta pendapat Mahreen."Jansen tertawa "Papap kekanak-kanakan ya?"
"Sekarang pun masih begitu"Ucap Ganis.
Jansen tak menampik itu,karena itu adanya."Ma,Temani Papap sampai kesurga ya.Tunggu Papap bila Papap belum datang,jangan melirik laki-laki lain."
"Papap"Tegur Ganis saat mendengar suara Jansen berdengung seperti ingin menangis.Ganis membalikkan tubuhnya lalu mendekap suaminya.
"Papap Lelaki hebat Mama,Papap teman Terbaik Mama,Papap Ayah terbaik bagi Mama dan Anak-anak,Pap mau bagaimana pun Papap akan menua bersama Mama.Mama janji itu."
"Ma,Papap gak bisa Janji karena Sejatinya Hanya Alloh lah yang tau Umur manusia."
"Mama ingin seperti Bunda dan Ayah."Ucap Ganis.
__ADS_1
"Tapi Papap Harap kita seperti Mamih dan Deddy,Pulang kehadapan Alloh bersama tanpa merasakan kehilangan satu sama lain."
Ganis tersenyum"Itu lebih baik."
"Kita serahkan kepada tuhan.Dan Papap berharap kita bisa membesarkan anak-anak kita hingga ia mampu untuk berdiri tegak tanpa di topang siapa pun.Papap gak mau mereka merasakan hidup seperti Papap."
"Pap udah yuk tidur,Dingin"Keluh Ganis.Ganis takut menangis jika itu terjadi ia akan di berondong pertanyaan oleh anak-anaknya
"Papap ingin Baby Girls.
"Pap Tidur...
"Mama....
"Pap"Ucap Ganis Dingin,Jansen pun seketika Dingin
Ganis tersenyum lalu sedikit bangkit dan mencium tepat di bibir suaminya
Cup
Jansen menahan tengkuk istrinya.
"Maaf Papap sudah gak kuat"Ucap Jansen
💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟
Menurut kalian apa yang terjadi pada mereka?????
apa akan ada Baby Girls atau Baby Boy kembali??????
Lanjut gak nih?????
Serius nih....
Lanjut Jangan??????
__ADS_1