
Tepat pukul 8 Ardi, Alfi dan Sigit sampai di rumah setelah ikut mengaji di mesjid dekat rumah.
Mereka di suguhi Bau Harum ikan bakar yang di pasak Pita yang bahkan sebelum sampai rumah pun sudah tercium wangi, membuat para tetangga yang tengah duduk di teras bertanya pada Ardi, Alfi dan Sigit saking Harumnya
Sigit dan Alfi yang sudah tak sabar pun segera menyerbu dapur sedangkan Ardi masuk ke dalam kamar untuk mengganti pakaiannya sebelum dia mendapatkan teguran dari istri tercinta nya.
"Ngapain?" tanya Ardi saat melihat Sigit membawa Pisau dan berjalan ke arah depan.
"Mau Ambil Daun pisan.Buat Alas makan" Ucap Sigit sambil berlalu.
Ardi pun berjalan ke arah ruang TV disana sudah Ada ke dua adik nya yang baru saja duduk meletakan Rice cooker, satu piring lalapan,satu piring tahu goreng dan satu mangkuk sambel kecap.
"Teteh mana?" tanya Ardi
"Masih masak, katanya bentar lagi mateng" Jawab Alfi.
Ardi pun mengangguk, lalu berjalan ke arah dapur sesampainya di sana ia melihat Pita yang tengah memindahkan Ikan ke piring.ia juga melirik ke arah Kompor bisa di lihat disana ada wajan namun bukan wajan tapi pemanggangan yang bentuknya sekilas menyerupai wajan.
"Udah selesai?" Tanya Ardi.
Pita pun tersenyum, lalu berjalan ke arah wastafel dan mencuci tangannya sebelum meraih tangan Ardi dan menciumnya.
"Aa mau makan?" tanya Pita.
"Hem" Jawab Ardi dengan segelas Air yang masih di bibirnya.
Pita pun mengeluarkan Bolu Ketan yang di buatnya"Pisangnya Abis jadi tadi teteh bikin ini deh"Ucap Pita sambil menunjukan Bolu ketan Hitam buatannya.
Ardi pun mengangguk"Tapi Aa pengen ikan, kayanya enak"Jawab Ardi.
"Ya udah yuk kita makan di depan" Ajak Pita, Ardi pun mengekor istrinya dengan tangan membawa Bolu yang sang masih sedikit Hangat karena Memang baru saja selesai di buat bersamaan dengan memasak yang lainnya.
Sesampainya di ruang TV pita dan Ardi pun melihat sudah ada nasi lipet di atas Daun Pisang dengan Tahu dan Lalapan.
Ardi yang Jijik dengan Nasi pun segera menutup Hidungnya dengan bantal sofa
"Aa mau ikannya" Ucap Ardi lirih "Uuweekkk"
"Muntahnya di dapur sana" Ucap Sigit.
__ADS_1
"Uuuuuweeeek"Ardi yang sudah tak kuat pun segera ke dapur.
Pita menghela nafas panjang" Kasihan Aa"
"Gak papa teh, mungkin itu nasib aa harus ngerasain apa yang namanya Ngidam." Jawab Sigit.
"Ya udah yuk makan" Ajak Alfi.
"Bentar A" Ucap Alma sambil memukul tangan kakak laki-lakinya yang akan mrngambil ikan di pangkuannya."Aa tadi bilang mau ikannya kan?"tanya Alma"Yang ini buat Aa aja satu yang dua buat kita ber 4" Ucap Alma karena Pita memang membakar 3 ikan atas permintaan Alfi yang sangat doyan dengan yang namanya Ikan melebihi adik dan kakak-kakaknya yang lain, dan ia pun tak pernah protes ikannya di pasak bagaimana atau ikan apa aja yang penting ikan air tawar dan rasanya enak.namun jika sudah berhubungan dengan ikan laut ia hanya makan Cumi, Kepiting, Udang dan Kerang hijau saja, sedangkan ikan kembung,atau lainnya ia sangat menghindari bahkan sarden pun ia tak suka.
"Yang sedeng aja jangan yang besar, yang besar biar di makan Aa sigit sama A Alfi" Ucap Pita dan Alma pun mengangguk.
"Biar aku yang anterin sama bolunya ke belakang" Ucap Sigit.Pita pun mengngguk lalu memberikan dua Pirinh pada Sigit.
Sigit Pun berlalu namun tak lama ia pun ikut bergabung makan.sedangkan Ardi pun makan ikan di dapur sendiri di temani teh manis buatannya.
"Ya Alloh mudah-mudahan setelah nanti usia kehamilan istri 4 bulan aku bisa kembali makan nasi dan lain nya." Ucap Ardi sambil memisahkan daging ikan dari tulangnya."Makan ini tuh enak banget tapi gak kenyang kalau gak pake nasi."Keluh Ardi"Tapi setiap lihat nasi rasanya jijik"
"Jangan ngeluh A" Ucap Alfi yang datang untuk mengambil Air "Teh sinta kemarin Bilang Alhamdulillah Teh Pita gak ngerasain hal yang akan membuatnya kesusahan.Aa masih ingat gak saat Kak Dewi hamil ia sampai harus di Bantu dengan infus-an karena dehidrasi dan juga kekurangan asupan saking gak ada yang masuk kedalam perutnya.Jadi menurut Alfi Aa harus bersyukur karena Aa yang ngerasain ngidam bukan teh Pita."
"Tapi gak enak banget dek" Keluhnya
"A, Nikmatin aja.isya'alloh kalau Aa nikmatin semuanya akan terasa nikmat...Ciat ciat ciat aku ngomong apa ya barusan" Ucap Alfi sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Iya kamu bener." Jawab Ardi "Cepet sana nanti kehabisan ikan baru tau rasa kamu"
Alfi pun kicep lalu bergegas masuk dengan membawa satu teko kecil berisi Air teh.
Sepeninggal Alfi Ardi pun mangut-mangut membenarkan apa yang di ucapkan Alfi.
Ia bersyukur bisa merasakan apa yang selalu jadi Momok bagi para perempuan saat awal kehamilan, karena Awal kehamilam bukan hanya akan mempengaruhi mood tapi pola makan pun hingga membuat para calon ibu kekurangan nutrisi.
Setelah menghabiskan ikan bakarnya, Ardi pun mencomot bolu ketan buatan istri tercintanya.
Sejenak ia berpikir sambil memperhatikan bolu yang baru beberapa gigit ia makan.Bolu yang ia makan adalah bolu ketan yang terbuat dari beras ketan tapi anehnya ia tak merasa mual.
ia pun melahap habis bolu di tangannya lalu mengetuk-ngetuk jari telunjuknya pada meja.dan terhenti saat Alma dan Alfi masuk ke dapur serta membawa piring dan gelas kotor.
"Cuci sekalian" Ucap Ardi.
__ADS_1
"Siap bos" Jawab Alma.sedang Alfi segera masuk kembali untuk mengambil keto dan rice cooker yang tadi di bawa ke depan.
"Kalian kan sekarang Libur." Ucap Ardi, Alma dan Alfi pun mengangguk begitupun Sigit yang baru masuk"Kalian belajarlah bertanggung jawab sama apa yang kalian pakai, seperti pakaian dan juga piring bekas makan.Nyuci, kalian bisa bahu membahu kan sekarang ada mesin Cuci jadi kalian gak perlu nyuci dengan tangan kaya Aa dulu, bekas makan sekiranya di wastafel ada cucian kalian harus inisiatif sendiri buat nyuci jangan bilang ini giliran Alfi,Sigit atau Alma.Teteh kalian lagi Hamil otomatis gak boleh kecapean makanya kalian harus sedikit meringankan bebannya ya."Ucap Ardi
"Iya A" Jawab mereka.
"Maaf bukan Aa mau nyuruh-nyuruh kalian, tapi kalian harus paham Aa sama teteh gak bisa harus hendel semuanya.dengan kondisi teteh seperti sekarang Aa gak mau membahayakan Anak Aa yang ada di rahim teteh kalian.Aa sayang sama kalian, Aa gak mau ngebebanin kalian tapi Aa gak bisa ngelakuin pekerjaan semuanya sendiri.dulu ada Hana dan Hani yang suka bantuin tapi sekarang Hana ada di Bandung, Hani sibuk dengan warungnya jadi..
" Kami paham A."Jawab Sigit "Ini juga untuk kebaikan kami kedepannya, Jika kami merantau seperti Teh Hana kami pun akan melakukan pekerjaan yang Aa selalu kerjakan."
"Ia A, da kami juga siap membantu teh Pita di rumah." Timpal Alfi.
"Jangan ngomong doank ya" Ucap Alma"Nanti ujung ujungnya Ama yang harus ngerjainnya bareng teh Pita "
"Gak dek, Insya'alloh."Ucap Sigit yang selalu mangkir dan memilih mengurusi Ayam peliharaan Ardi, ketimbang membantu adiknya beberes.
"Sigit mulai minggu nanti kamu bisa mulai ngambil Barang di dan menjualnya kepasar."
Sigit mengangguk"Sigit pinjam mobil Aa ya,"
"Tinggal pakai aja, Toh kamu juga sudah memiliki sim" Ucap Ardi.
Sigit mengangguk, Baru sebulan lalu ia belajar mobil karena ia merasa malu dengan kakak iparnya yang serba bisa bukan hanya bisa menggunakan segala jenis mobil dan motor tapi kakak iparnya juga sedikit tau tentang mesin sama halnya dengan kakak nya Ardi, jadi ia memutuskan untuk belajar mengendarai mobil dan hanya satu minggu ia pn telah lancar dan langsung di ajak kakak iparnya membuat Sim.
❤❤❤❤❤❤❤
**Maaf ya kalau ceritanya Gak jelas🙏
Dan Maaf Up nya lama karena biasa musim Hujan tlah tiba dan otomatis membuat Author seneng tarik selimut dan bergelung manja di bawang selimut saking cuacanya mendukung buat tidur terus😬 Dan itu gak patut di contoh ya🙈
Bener-bener seminggu ini Author bawaan nya nguap aja dan kalau udah nemu bantal + selimut bawaannya langsung Tidur apa lagi tidurnya di depan TV, bangun tidur di sediain goreng Pisang atau Singkingkong + teh Tawar anget udah lah tuh Handphone dan kerjaan rumah bakal terabaikan.
Udah ahhh Curhatnya😀
Jangan lupa like, komen dan kalau mau Vote juga boleh di tunggu seiklasnya, kalau enggak juga gak papa, Cuma like juga Author mah udah seneng😁 Apa lagi komen😂
Jaga selalu kesehatan ya, apa lagi cuaca sekarang yang lagi gak begitu bagus, jangan ujan-ujanan juga nanti Flu.lebih baik menjaga dari pada mengobati bukan?
Tetep jaga jarak Aman jangan lupa kalau keluar rumah pake Masker, Sekiranya gak penting jangan keluar Rumah.
__ADS_1
Dan juga kalau di rumah Harus benar-benar jaga kerbersihan karena musim hujan itu identik dengan Dingin yang mengakibatkan badan jadi kurang nyaman dan pengembang biakan nyamuk jadi jaga kebersihan.
Oke Papay❤**